Akper, Uniflor, dan SMAN 1 Ende, Masuk Kawasan Hutan Produksi

  • Bagikan
Peta atau gambar citra satelit yang diterima oleh Lurah Onekore Yohanes Hami dari BPN Ende, wilayah di dalam garis hijau adalah kawasan Hutan Produksi

Gedung Prodi D3 Keperawatan Ende, gedung Universitas Flores (Uniflor), dan gedung SMA Negeri 1 Ende, termasuk dalam kawasan Hutan Produksi. Masuknya 3 gedung itu dalam kawasan Hutan Produksi terkonfirmasi dalam gambar citra satelit yang dikeluarkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Ende.

Dalam peta atau gambar yang diterima media ini, bentangan wilayah Hutan Produksi mencakup dua kelurahan, yakni Kelurahan Onekore dan Kelurahan Paupire, Kecamatan Ende Tengah. Setelah diamati, ternyata 3 gedung itu berada di dalam garis yang ditandai sebagai kawasan Hutan Produksi.

Penetapan itu berdasarkan SK Menteri Lingkungan dan Kehutanan Nomor SK.357/Menlhk/Setjen/PLA.0/5/2016 Tanggal 14 Mei 2016.

BACA JUGA : Aneh, Pemukiman Warga Onekore Ditetapkan Sebagai Hutan Produksi

Mengenai hal tersebut, Yayasan Perguruan Tinggi Flores (Yapertif) sebagai pihak yang mengelola Uniflor, mengaku terkejut dan tidak mengetahui penetapan tersebut.

Ketua Yapertif, Laurensius Gadi Djou, yang dihubungi media ini (30/9/20) mengatakan, selama ini pihaknya tidak pernah dihubungi oleh instansi terkait.

“Saya tidak tahu. Saya tidak pernah dengar itu,” kata Lauresius Gadi Djou (30/9/20). Ditambahkannya, keberadaan Uniflor di wilayah itu sudah sejak lama dan telah bersertifikat.

Di tempat berbeda, Kepala Prodi D3 Keperawatan Ende, Aris Wawomeo juga mengatakan hal yang sama. Ditemui Ende News (1/10/20), Aris Wawomeo merasa tidak pernah dihubungi oleh instansi terkait, sejak pra hingga penetapan wilayah Hutan Produksi.

Begitu pun dengan SMA Negeri 1 Ende. Menurut Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Ende, Yohanes Albinus Minggu (1/10/20), pihak sekolah belum pernah dihubungi oleh instansi terkait. Yohanes bahkan heran dengan penetapan tersebut.

BACA JUGA : Ternyata, Kawasan Hutan Produksi Terbentang Dari Onekore Hingga Paupire

Untuk diketahui, selain 3 gedung tersebut, gedung Susteran CIJ yang berlokasi di Kelurahan Onekore, juga termasuk dalam kawasan Hutan Produksi.

Di luar gedung publik, terdapat pula pemukiman-pemukiman warga di 2 kelurahan tersebut, yang berada di dalam wilayah Hutan Produksi.

Hingga berita ini diturunkan, pihak UPT Kehutanan Ende sebagai instansi dibawah Kementrian LHK, belum dapat dihubungi. (ARA/EN)

  • Bagikan