Ende  

Bayi Perempuan Ditemukan Di Depan Panti Asuhan Nauangan Kasih

Avatar photo
Bati perempuan tanpa identitas ditemukan di depan Kapela Panti Asuhan Naungan Kasih, Kota Ende (25/06/24)
Bati perempuan tanpa identitas ditemukan di depan Kapela Panti Asuhan Naungan Kasih, Kota Ende (25/06/24)

Seorang bayi perempuan ditemukan di depan Panti Asuhan Naungan Kasih, Kota Ende, Selasa 25 Juni 2024.

Bayi perempuan yang diperkirakan berusia 20 hari tersebut ditemukan oleh Kepala Panti Asuhan Naungan Kasih, Suster Inosensi. Bayi tersebut ditemukan sekira pukul 04:30 Wita waktu setempat.

Advertisement
melki laka lena
Scroll kebawah untuk lihat konten

“Sekitar pukul 04:00 Wita, saya bersama dengan suster lainnya menuju ke depan Pintu Kapela Panti Asuhan Naungan Kasih dan melihat seorang bayi perempuan tanpa identitas masih dalam keadaan hidup,” ungkapnya (25/06).

Penuturan Suster Inosensia, sebelum menemukan si bayi, dirinya mendengar suara anjing mengonggong persis didepan Kapela Panti Asuhan. Mendengar itu ia pun langsung membangunkan para suster dan anak-anak panti asuhan.

Tak disangka mereka ditempat itu telah tergeletak seorang bayi. “Saya bersama dengan suster lainnya menuju ke depan Pintu Kapela Panti Asuhan Naungan Kasih dan melihat seorang bayi perempuan tanpa identitas masih dalam keadaan hidup,” tuturnya.

Setelah itu Suster Inosensia menyuruh salah seorang anak panti asuhan menggendong bayi malang tersebut untuk diantar ke panti asuhan untuk dilakukan perawatan.

Suster Inosensia juga langsung menghubungi Bhabinkamtibmas Kelurahan Paupire, Kota Ende.

Aipda Leonardus Dae, Bhabinkamtibmas Kelurahan Paupire, lantas melaporkan informasi tersebut sehingga Kepolisian bergerak menuju lokasi.

Hingga saat ini identitas orangtua bayi tersebut belum diketahui. Kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait pelaku dan motif dari penelantaran bayi.

Saat ini bayi perempuan yang ditemukan tersebut dalam perawatan pihak Panti Asuhan Naungan Kasih. Pihak panti asuhan juga telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Ende sambil menunggu keluarga dari bayi perempuan tanpa identitas itu. (ARA/EN)