Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Ende  

Polres Ende Tangkap Pelaku Pembobolan Kotak Amal Masjid Simpang Lima

Avatar photo
Kapolres Ende, AKBP Albertus Andreana dan Kasat Reskrim, AKP Laurensius saat press release kasus pembobolan Kotak Amal Masjid Simpang Lima (16/11/20)
Kapolres Ende AKBP Albertus Andreana dan Kasat Reskrim AKP Laurensius, saat press release kasus pembobolan Kotak Amal Masjid Simpang Lima (16/11/20)

Kepolisian Resort Kabupaten Ende berhasil menangkap pelaku pembobolan kotak amal di Masjid Darul Taqwa. Penangkapan pelaku terjadi pada hari Minggu, 15 November 2020, waktu dini hari.

Sebelumnya, Peristiwa pembobolan kotak amal Masjid Darul Taqwa, Kota Ende, sempat menghebohkan warga. Pasalnya, aksi pelaku terekam CCTV dan tersebar di Medsos.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Dalam press release yang digelar Polres Ende, hari ini (16/11/20), Kasat Reskrim AKP Laurensius kepada awak media mengatakan, pelaku pembobolan adalah AHR alias Hendra, pemuda berusia 24 tahun.

Mengenai kronologis, dijelaskan AKP Laurensius, peristiwa tersebut terjadi di Masjid Darul Taqwa atau lebih dikenal Masjid Simpang Lima, pada Sabtu 14 November 2020.

Mengetahui kejadian tersebut Polres Ende langsung bergerak cepat. Dari informasi yang dikumpulkan, lanjut AKP Laurensius, didapati ciri-ciri atau identitas pelaku. Dari situ pihaknya melakukan pengejaran.

AHR alias Hendra akhirnya diringkus di tempat pelarian. Penangkapan Hendra berlokasi di Kelurahan Magepanda, Kabupaten Sikka. Penangkapan ini tergolong cepat karena tidak sampai 24 jam dari waktu kejadian.

Dalam peristiwa ini diamankan sejumlah barang bukti, diantaranya, satu buah kotak amal dan uang tunai sebesar Rp 5.194.00.

Atas perbuatannya pelaku terancam pidana Pasal 363 Ayat (1) ke-3 dan 5 KUHP sub Pasal 362, dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (ARA/EN)