Seorang Lansia di Ende Meninggal Akibat Covid-19

  • Bagikan
Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ende, dokter Aries Dwi Lestari

Seorang pria Lanjut Usia (Lansia) di Kabupaten Ende meninggal dunia setelah terpapar Covid-19. PW, Lansia berumur 73 tahun meninggal dunia pada Senin (01/02/21).

Sebelum meninggal dunia PW sempat mendapat pertolongan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ende. Penuturan Direktur RSUD Ende, dokter Aries Dwi Lestari, pasien menjalani perawatan sejak tanggal 18 Januari.

Dalam masa perawatan, dilakukan pengambilan sampel swab PCR terhadap pasien sebanyak dua kali, yakni pada tanggal 24 dan 25 Januari.

Tanggal 26, lanjut dokter Aries, sampel tersebut dikirim ke Surabaya. Surabaya menjadi tempat pemeriksaan lantaran Kupang mengalami kelebihan kuota, tambahnya.

“Jadi tanggal 24 (Januari) hari pertama, tanggal 25 hari kedua, kita swab untuk dilakukan PCR. Tanggal 26 kita kirimkan ke, karena Kupang sudah overload, kita kirim ke Surabaya,” kata dokter Aries Dwi Lestari (01/02).

Namun, hasil swab PCR dari Surabaya tak kunjung keluar. Papar dokter Aries, syukurnya pihak RSUD Ende menerima sebagian cartridge Tes Cepat Molekuler (TSM) yang dipesan sebelumnya sehingga pemeriksaan dapat dilakukan.

“Tapi syukur Alhamdulilah, kami punya  cartridge TSM datang sebagian kecil kemarin malam. Jadi langsung kami TCM pakai cartridge yang baru datang itu”.

“Hasilnya positif (Covid-19). Jadi kita sudah bisa bilang bahwa ini terkonfirmasi (karena), TCM itu sama dengan PCR,” tandasnya. (ARA/EN)

  • Bagikan