Warga Ende, Ini 5 Jenis Bantuan Pemerintah Untuk Anda

  • Bagikan
(Kepala Dinas Sosial Kabupaten Ende, Marmi Kusuma)

Penanganan pandemi virus Corona kian berdampak kepada perekonomian masyarakat.

Pembatasan sosial yang diberlakukan pemerintah menyebabkan warga tidak dapat bekerja seperti sedia kala, pendapatan menurun drastis, bahkan ada juga yang terpaksa kehilangan pekerjaan.

Menyadari realitas ini, pemerintah, baik pusat maupun daerah menyiapkan skema jaringan pengaman sosial. Skema ini intinya pemberian bantuan bagi warga yang terdampak penanganan virus Covid 19.

Dan inilah 5 jenis bantuan yang akan diterima. Bantuan ini diluar Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan Sembako yang selama ini diterima sebagian masyarakat.

  1. Bantuan Sembako Pemda Ende

Pemerintah Kabupaten Ende sebelumnya berencana memberikan bantuan Sembako warga wilayah Kota Ende. Namun kelanjutan bantuan ini masih simpang siur hingga saat ini.

Menurut Kepala Dinas Sosial Kabupaten Ende, Marmi Kusuma (20/04/20), mulanya pihak Dinsos telah mendata 4.000 Kepala Keluarga penerima bantuan.

Namun, beberapa hari setelahnya, nama-nama penerima bantuan ini dialihkan ke jenis bantuan lain yakni Bantuan Sosial Tunai.

Kepala Dinas Sosial yang dihubungi kembali tanggal 29 April 2020, menjelaskan, nama-nama yang terdata dialihkan karena besaran yang diterima dalam Bantuan Sosial Tunai oleh Kementrian Sosial, lebih besar ketimbang Bantuan Sembako.

Lalu, terkait kelanjutan program bantuan Sembako oleh Pemda Ende, dirinya belum dapat memastikan. “Kita masih menunggu arahan pak Bupati,” kata Marmi.

  1. Bantuan Sosial Tunai

Program ini akan memberikan bantuan sebesar Rp 600 ribu per bulan kepada masyarakat selama tiga bulan.

Bantuan Sosial Tunai merupakan program pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial. Bantuan Sosial Tunai diberikan kepada 9 juta Kepala Keluarga di Indonesia.

Dari total tersebut kuota Kabupaten Ende diberikan jatah 17 ribu Kepala Keluarga.

Namun, menurut kepala Dinas Sosial Marmi Kusuma (29/04/20), warga Kabupaten Ende yang terdata mengikuti program ini sekitar 15 ribu Kepala Keluarga.

Kadis Marmi beralasan, waktu pendataan diberikan pemerintah pusat terlalu singkat yakni hanya dua hari. Karena itu pihaknya hanya mampu mendata sekitar 15 ribu Kepala Keluarga.

  1. Kartu Prakerja

Kartu Prakerja merupakan bantuan dari pemerintah pusat. Anggaran yang disiapakan pemerintah pusat dalam program ini sebesar Rp 20 triliun.

Program ini berupa insentif pasca pelatihan sebesar Rp 600 ribu per orang, diberikan selama empat bulan.

Kuota program ini diperuntukan bagi 5,6 juta orang di seluruh Indonesia.

Mengenai kuota bagi Kabupaten Ende, kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Ende, Kapitan Lingga tidak dapat memastikan.

Dihubungi Ende News (20/04/20), Kadis Nakertrans hanya dapat menyampaikan kuota bagi Provinsi NTT yakni sebanyak 450 ribu orang.

  1. Pulsa Listrik Gratis

Ini merupakan program pemerintah pusat melalui Kementrian Ekonomi dan Sumber Daya Manusia.

Pemerintah memberikan tarif listrik gratis selama tiga bulan (April, Mei, Juni 2020) kepada 24 juta pelanggan PLN, pengguna daya 450 VA.

Selain itu pemerintah juga memberikan diskon tarif listrik sebesar 50 %, selama tiga bulan, untuk 7 juta pelanggan 900 VA bersubsidi.

  1. Dana Desa

Dana Desa juga dapat diberikan kepada masyarakat di Desa yang terdampak virus Covid-19. Hal tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Desa Nomor 6 Tahun 2020.

Dalam Permendes diatur bahwa, Desa dengan alokasi Dana Desa dibawah Rp 800 juta, dapat mengalokasikan 25 % dari total Dana Desa. Desa dengan alokasi Rp 800 juta hingga 1 miliar mengalokasikan 30 %, sedangkan Desa dengan alokasi diatas Rp 1,2 miliar, dapat mengalokasikan 35 % dari total Dana Desa.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Ende, Albert Yani, yang diwawancarai Ende News (27/04/20) menuturkan bahwa sekarang ini sedang dilakukan evaluasi APBDes.

Dirinya menjanjikan seluruh proses Dana Desa hingga pencairan akan selesai pada bulan Mei 2020.

Itulah 5 jenis bantuan pemerintah kepada masyarakat di Kabupaten Ende yang kami rangkum hingga saat ini. (ARA/EN)

  • Bagikan