Ende  

Yosef Badeoda Sebut Ingin Jadi Bupati Bukan Untuk Cari Uang

Avatar photo
Bakal calon bupati Ende, Yosef Badeoda memberikan sambutan saat meminang Dominikus Mere sebagai calon wakil bupati Ende (29/06/24)
Bakal calon bupati Ende, Yosef Badeoda memberikan sambutan saat meminang Dominikus Mere sebagai calon wakil bupati Ende (29/06/24)

Bakal calon bupati Ende, Yosef Badeoda menandaskan, niatnya untuk menjadi bupati Ende bukan dilatarbelakangi untuk mencari uang.

“Saya ini bukan seseorang yang datang mau jadi bupati karena untuk mau cari uang, tidak,” tandas Yosef Badeoda (29/06/24).

Advertisement
melki laka lena
Scroll kebawah untuk lihat konten

BACA JUGA 

Hal tersebut disampaikan Yosef Badeoda saat saat meminang Dominikus Mere menjadi bakal calon wakil bupati Ende mendampinginya, Sabtu 29 Juni 2024.

Tutur Yosef Badeoda, niatnya mencalonkan diri sebagai bupati Ende tidak didasari untuk mencari uang, melainkan sebaliknya, ia ingin menghasilkan uang bagi pembangunan kabupaten Ende.

“Saya ini bukan seseorang yang datang mau jadi bupati karena untuk mau cari uang, tidak,” tutur Yosef Badeoda (29/06). “Saya mau menghasilkan uang,” sambungnya.

TONTON YOUTUBE KAMI

Pembangunan kabupaten Ende membutuhkan anggaran, kata Yosef Badeoda, karena itu dirinya akan berupaya menghasilkan uang bagi pembangunan apabila terpilih sebagai bupati Ende.

Dengan relasi yang ia miliki selama berkarir di Jakarta, Badeoda menjanjikan akan mencari kebutuhan anggaran di Jakarta bagi pembangunan kabupaten Ende.

“Bagimanana bapak-mama kita mau bangun Ende kalau kita tidak punya uang,” lanjutnya. “Saya kenal banyak orang di Jakarta jadi wajar saya ini tugasnya nanti cari uang buat bangun Ende”.

BACA JUGA

Mengenai visi Ende Baru yang menjadi jargon utama paketnya bersama Dominikus Mere, tandas Badeoda, visi Ende baru hanya akan terwujud apabila kepemimpinan Ende terlepas dari berbagai persoalan terdahulu.

Kata Badeoda, itu juga alasan dirinya memilih Dominikus Mere sebagai bakal calon wakil bupati sebab dinilainya terlepas dari berbagai persoalan terdahulu.

“Kenapa saya bilang Ende Baru,” ucap Badeoda. “Karena saya ingin bahwa saya maupun dokter Domi adalah pemimpin baru yang tidak terlibat dalam persoalan lama yang ada di kabupaten Ende”.

“Jadi bagaimana kita bisa bangun Ende ini kalau kita masih terjebak di dalam persoalan lama,” ucapnya lagi.

Dirinya berkomitmen, apabila terpilih sebagai bupati Ende, ia akan menghasilkan uang bagi pembangunan dan merancang budaya kepemimpinan baru yang terlepas dari berbagai persoalan. (ARA/EN)