Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda, secara resmi launching Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih pertama di Ende, bertempat di Desa Wolotopo, Kecamatan Ndona. Selasa, (28/10/25).
Acara launching tersebut dihadiri oleh Asisten 1 Setda Ende, Pimpinan OPD, Kejaksaan Negeri Ende, Bank Mandiri, Para Camat Se-kabupaten Ende, dan Para Kepala Desa sewilayah Kecamatan Ndona.
Kegiatan launching ini merupakan bentuk dukungan terhadap program strategis nasional yang mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui koperasi desa
Pengurus Kopdes Merah Putih Wolotopo, Amandus Paga menjelaskan, pendirian koperasi desa merah putih Wolotopo didasari oleh berkat kerja sama dan kerja bersama dari berbagai pihak mulai dari proses pendirian hingga pelaksanaan launching pada hari.
Amandus merincikan, Kopdes Merah Putih akan menjalankan 5 jenis gerai usaha, diantaranya gerai kearifan lokal berupa kerajinan tangan tenun, gerai alat tulis berupa penjualan enceran alat tulis kantor, gerai laku pande berupa ATM Mini Bank Mandiri, gerai simpan pinjam, dan gerai pergudangan.
BACA JUGA
Hingga saat ini, lanjut Amandus, jumlah anggota koperasi desa merah putih yang ada di Wolotopo sebanyak 200 orang yang terdata salam data base koperasi merah putih Wolotopo dan jumlah aset sebesar Rp. 3.085.000 yang pungut dari simpanan pokok Rp. 50.000 dan simpanan wajib Rp. 5.000. dari masing-masing anggota.
“Kami berharap dukungan dari pemerintah kabupaten Ende khususnya dinas kesehatan dalam pembuatan gerai usaha obat murah karena usaha ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat Desa Wolotopo”, Ujar Amandus.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dan mendukung hingga Koperasi Desa Merah Putih Wolotopo bisa berdiri dan beroperasi hari ini.
Amandus menambahkan, Kopdes Merah Putih Wolotopo memulai dari hal kecil, menjalankan yang ada, dan terus mengukur proses serta hasil setiap minggu
“Kami boleh berbangga dari 278 Desa/Kelurahan Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Ende, kami lah yang pertama kali beroperasi”, Tuturnya.
Sementara, Kepala Desa Wolotopo, Kosmas Leda Se dalam sambutan menyampaikan ucapan terima kasih banyak kepada segenap pihak yang telah mendukung dalam pembentukan dan pendirian Kopdes Marah Putih Desa Wolotopo sehingga menjadi pilot project Koperasi Desa Merah Putih kabupaten Ende.
BACA JUGA
Kades Kosmas juga mengajak semua masyarakat Desa Wolotopo agar dalam nuansa kebersamaan yang harmonis untuk sama-sama membangun Desa Wolotopo menuju perubahan.
“Jayalah Wolotopo, jayalah kabupaten Ende, jayalah Indonesia menuju nusantara baru Indoensia maju”, tuturnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan Nomor Induk Perusahan (NIB), penyematan oleh Bupati Ende kepada pengurus Kopdes Merah Putih, penandatangan kerja sama antara Bank Mandiri dengan pengurus Kopdes Merah Putih Wolotopo, dan pengguntingan pita
Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda, usai pengguntingan Pita, kepada media menyatakan bahwa Kopdes Merah Putih Wolotopo adalah Koperasi Desa Merah Putih yang pertama di kabupaten Ende yang resmi beroperasi
Ia menegaskan, Kopdes Merah Putih merupakan salah satu program strategis pro rakyat yang di gagas oleh pemerintah pusat dan ditindaklanjuti oleh seluruh kabupaten/kota termasuk kabupaten Ende.
Karena itu, ia berkomitmen Kopdes Merah Putih lainnya akan segera menyusul untuk dilaunching. Sebab, program ini, kata dia, yang nantinya akan mendukung ketahanan pangan sosial ekonomi masyarakat.
“Saya minta semua kecamatan, desa, dan kelurahan segera mengoperasikan Kopdes Merah Putih untuk tahun ini. Kita tidak tinggu-tunggu, kita harus segera mengoperasikan dan targetnya harus semua”, tandas Bupati.
Untuk mendukung operasional awal koporasi, Bupati menjelaskan bahwa Bank akan memberikan pinjaman demi mempermudah para pengurus Kopdes Merah Putih dalam menjalankan usaha, nantinya para pengurus akan diberikan bekal lewat pelatihan-pelatihan, sementara saat ini Dinas koperasi sedang mengupayakan itu.
“Kepada para pengurus koperasi saya menghimbau dan berpesan, mari kita bekerja dengan baik. karena jaminanannya adalah dana desa. Kalau koperasi nya macet, maka dana desa akan di potong. sekali lagi mari kita bekerja dengan baik dan penuh tanggung jawab”, Tutup Bupati.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.






