Ende  

Bupati Ende Paparkan Program 100 Hari Kerja Saat Pidato Perdana

Avatar photo
Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda saat menyampaikan pidato perdana dalam Rapat Paripurna Penyampaian Pidota Perdana di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Ende, Kamis 6 Maret 2025.
Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda saat menyampaikan pidato perdana dalam Rapat Paripurna Penyampaian Pidota Perdana di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Ende, Kamis 6 Maret 2025.

Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda memaparkan secara rinci program 100 hari kerja yang akan dijalankan oleh pemerintah kabupaten Ende.

Paparan program 100 hari kerja dijelaskan oleh bupati Ende ketika menyampaikan pidato perdana dalam Rapat Paripurna Penyampaian Pidato Perdana di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ende, Kamis 6 Maret 2025.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Ingin Punya Website?  Klik Disini!!!

BACA JUGA

Terdapat sebanyak 11 program prioritas yang akan dikerjakan dalam 100 hari pertama masa kepemimpinannya. Karena itu bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda mengharapkan dukungan dari lembaga dewan beserta seluruh masyarakat kabupaten Ende.

“Untuk menyukseskan kegiatan 100 hari kerja ini tentunya kami tidak bisa bekerja sendiri, kami membutuhkan dukungan dari pimpinan dan anggota DPRD serta seluruh masyarakat kabupaten Ende,” kata bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda, Kamis 6 Maret 2025.

Dalam pidato perdana tersebut, bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda memaparkan sebanyak 11 agenda kegiatan yang akan dilakukan dalam program 100 hari kerja. Ke-11 program tersebut merupakan penjabaran dari 6 misi utama kepemimpinannya bersama Wabup Dominikus Minggu Mere.

Ke-11 program yang dilaksanakan dalam 100 hari kerja akan mencakup berbagai bidang mulai dari urusan intern birokrasi hingga aspek-aspek pembangunan masyarakat.

“kami mengagendakan kegiatan pada 100 hari pertama, antara lain, satu, penegakan Perda penertiban di area pasar, kedua, perbaikan dan penataan lampu jalan dalam program Ende Terang, ketiga, evaluasi manajemen Rumah Sakit Ende maupun Rumah Sakit Tanali,” papar bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda.