Edo Septiawan yang ditanyakan mengenai partai final tersebut mengatakan, dirinya memang telah menduga bahwa partai final akan berlasung alot. Dalam beberapa final yang dijalani sebelumnya, kata dia, laga final selalu berisi persaingan.
“Kalau final itu pasti, selama saya ikut turnamen 2,3 kali, semua seperti itu, “baku gigit” (persaingan-red) itu sudah pasti,” ucap Edo Septiawan (24/03/26).

Sementara lawannya, Nevan Timoty Lay, mengaku ikhlas menerima tempat kedua meskipun menargetkan juara. Nevan, siswa kelas 10 SMAK Syuradikara ini, mengatakan enggan memikirkan kekalahan pada partai final dan ingin maju terus dalam kompetisi selanjutnya.
“Namanya pertandingan ya mau bagaimana, sudah harus ikhlas saja. Kalau tidak, bakal nyangkut terus tidak maju-maju,” ucap Nevan.
Tak lupa, ia pun mengucap terimakasih atas dukungan orangtua serta kepala sekolah SMAK Syuradikara Ende yang telah memberikan kesempatan untuknya mengembangkan bakat dan minat di bidang olahraga billiard.

Final turnamen billiard Ende Baru Cup 2026 ditutup dengan penyerahan hadiah. Sebagai juara pertama, Edo Septiawan alias mas Edo menerima trofi, uang pembinaan Rp 3,1 juta dan stick billiar.
Sementara Nevan Timoty Putra, sebagai juara kedua menerima trofi, uang pembinaan sebesar Rp 2,2 juta. Selanjutnya untuk juara 3 atas nama Deltris, menerima trofi dan uang pembinaan sebesar Rp 1,3 juta. (ARA/EN)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.






