Ende  

PT SGI Dorong Anak Muda Ende Kuasai Teknologi Panas Bumi

Avatar photo
Servinus Seko Poa, teknisi operasi PLTP Sokoria asal Ende dan Erlina Remi, staf Community Development PLTP Sokoria
Servinus Seko Poa, teknisi operasi PLTP Sokoria asal Ende dan Erlina Remi, staf Community Development PLTP Sokoria

PT SGI secara konsisten berkomitmen membangun putra-putri daerah. Komitmen ini tercermin dari fakta bahwa 100% Operator PLTP Sokoria merupakan tenaga kerja lokal, serta lebih dari 70% karyawan PT SGI dan kontraktornya juga berasal dari masyarakat sekitar.

Perusahaan menempatkan pengembangan SDM lokal sebagai fondasi utama keberlanjutan operasi dan kemandirian energi daerah.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Ingin Punya Website?  Klik Disini!!!

Untuk memastikan standar kompetensi yang tinggi dalam kegiatan operasional, PT SGI melaksanakan program Technicians Trainee secara komprehensif selama enam bulan. Program ini meliputi pembelajaran di kelas (in-class training) serta pelatihan langsung di lapangan (on the job training) di pembangkit PLTP Sorik Marapi.

BACA JUGA

Seluruh operator PT SGI kini telah memenuhi standar kompetensi SKK-TK minimal Level 3, sebagai bukti keseriusan perusahaan dalam menjamin kualitas dan profesionalisme tenaga kerja lokal.

Corporate Communications Manager PT SGI, Agung Iswara, menegaskan komitmen perusahaan terhadap pengembangan SDM lokal.

“Kami percaya pembangunan industri panas bumi berawal dari manusianya. PT SGI ingin memastikan masyarakat Ende menjadi pelaku utama dan ahli dalam pengembangan energi panas bumi,” ujar Agung Iswara.

BACA JUGA

Melalui langkah ini, PT SGI berharap talenta muda Ende dapat menjadi motor penggerak energi bersih Indonesia, membawa perubahan positif bagi masa depan energi nasional, serta berkontribusi dalam mewujudkan Flores yang mandiri energi.

Sebagai bagian dari KS Orka Renewables Pte. Ltd., PT SGI berkomitmen untuk mendukung program pemerintah menuju Net Zero Emission 2060 melalui pengembangan energi panas bumi yang berkelanjutan.

Keterlibatan generasi muda lokal diharapkan menjadi fondasi penting bagi kemandirian energi daerah serta penguatan kapasitas SDM nasional di sektor energi terbarukan.