Ditanyakan oleh sejumlah awak media, Djafar Achmad irit bicara mengenai persoalan itu. Djafar memulai jawabannya dengan mengatakan, bukan dirinya saja yang ditinggalkan, melainkan juga Yustinus Sani.
“Soal pertanyaan kenapa saya ditinggalkan (PDI Perjuangan), bukan saya saja yang ditinggalkan, pak Sani juga ini dua kali, tiga periode besarkan PDI Perjuangan,” kata Djafar Achmad (29/08).
BACA JUGA
Mengenai perasaanya ditinggalkan oleh PDI Perjuangan, Djafar hanya mengucapkan terimakasih kepada ketum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri dan sekjend Hasto Kristianto atas kebersamaan selama 5 tahun.
“Jadi teman-teman sekalian, saya ucapkan terimakasih banyak kepada ibu ketum Megawati Soekarnoputri dan pak sekjend Hasto, yang selama 5 tahun bersama saya,” tuturnya.
Sambung Djafar Achmad, dirinya tak mengetahui alasan PDI Perjuangan meninggalkannya dan Yustinus Sani. Djafar pun memberikan sentilan dengan mengatakan, hanya Tuhan yang tahu.
“Saya tidak tahu kenapa, biar Tuhan saja yang tahu, kenapa saja tidak (didukung), itu saja,” kata Djafar Achmad. “Saya tidak tahu, tapi kita punya Tuhan,” sambungnya.
BACA JUGA
Di tempat sama, Yustinus Sani juga memberikan penjelasan mengenai hal tersebut.
Sani menanggapi santai keputusan PDI Perjuangan tersebut dan tidak mempersoalkannya.
Sambung Yustinus Sani, dirinya tak bisa menjelaskan lebih jauh sebab pihak yang mengetahui persis adalah PDI Perjuangan.
“Kalau saya fine, fine (baik-baik) saja, kalau ditanya soal apa alasannya, jangan tanya pada diri ku,” ujar Sani. (ARA/EN)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.






