<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sakim Umat Katolik Pertama Cigugur &#8211; Ende News</title>
	<atom:link href="https://endenews.com/tag/sakim-umat-katolik-pertama-cigugur/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://endenews.com</link>
	<description>Berita &#38; Budaya Kabupaten Ende</description>
	<lastBuildDate>Sun, 07 Mar 2021 04:04:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://endenews.com/wp-content/uploads/2023/10/cropped-512-100x75.png</url>
	<title>Sakim Umat Katolik Pertama Cigugur &#8211; Ende News</title>
	<link>https://endenews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sejarah, Inilah Umat Katolik Pertama di Cigugur, Jawa Barat</title>
		<link>https://endenews.com/sejarah-inilah-umat-katolik-pertama-di-cigugur-jawa-barat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[EndeNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Mar 2021 04:04:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[Ende News]]></category>
		<category><![CDATA[Sakim Umat Katolik Pertama Cigugur]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah Katolik Cigugur]]></category>
		<category><![CDATA[Umat Katolik Cigugur]]></category>
		<category><![CDATA[Umat Katolik Pertama Cigugur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://endenews.com/?p=2846</guid>

					<description><![CDATA[<p>Keuskupan Bandung merilis sejarah awal perkembangan agama Katolik di Kabupaten Cigugur, Jawa Barat. Melalui video...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/sejarah-inilah-umat-katolik-pertama-di-cigugur-jawa-barat/">Sejarah, Inilah Umat Katolik Pertama di Cigugur, Jawa Barat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Keuskupan Bandung merilis sejarah awal perkembangan agama Katolik di Kabupaten Cigugur, Jawa Barat. Melalui video yang terbitkan oleh youtube milik Komisi Komsos Keuskupan Bandung (24/02/21), diketahui bahwa umat Katolik pertama di Cigugur bernama Sakim.</p>
<p>Sebelum masuknya agama Katolik, warga Cigugur memeluk Agama Djawa-Sunda atau disingkat ADS. Agama yang didirikan oleh Pangeran madrais.</p>
<p>Namun, perjalanan ADS banyak sekali mendapat rintangan bahkan hingga awal kemerdekaan. Dan hal itu dialami juga oleh salah satu warga bernama Sakim.</p>
<p>Sakim, seorang PNS pada masa itu, mengalami kesulitan terkait masalah perkawinannya yang dianggap tidak sah. Keabsahan perkawinan Sakim dipertanyakan lantaran dilakukan secara ADS.</p>
<p>Ditengah kebingungannya, Sakim memutuskan berangkat ke Cirebon hendak bertemu dengan pangeran Tedja Buana, yang merupakan pemimpin ADS saat itu.</p>
<p>Tiba di sana, sang pangeran kemudian menyarankan Sakim untuk menemui pastor Hidayat Sasmita, OSC. Sakim pun menemui pastor Hidayat.</p>
<p>Dalam pertemuan dengan pastor Hidayat, atas segala pertimbangan, pastor Hidayat akhirnya menerima permintaan Sakim untuk pindah ke agama Katolik. Sakim kemudian diberi pengajaran tentang iman Katolik sebagai syarat sebelum dibabtis.</p>
<p>Sakim menerima Sakramen Pembabtisan pada tanggal 29 Juli 1964, dan tercatat sebagai umat Katolik pertama di Cigugur.</p>
<p>Namun, apa yang terjadi dengan Sakim ini menimbulkan kesalah-pahaman antara pengikut ADS dan pemerintah.</p>
<p>Ditengah ketegangan, pangeran Tedja Buana diberikan kesempatan untuk melakukan titirah di Pastoran Santo Yosef, Cirebon, oleh pastor Hidayat. Saat itulah pangeran Tedja Buana, diceritakan, menemukan pemaknaan yang membuatnya masuk Katolik.</p>
<p>Tanggal 21 September 1964 pangeran Tedja Buana menulis surat pernyataan berdasarkan pengalaman batinnya itu. Ia menyatakan dirinya membubarkan ADS dan memutuskan masuk agama Katolik.</p>
<p>Hal itu ternyata memiliki efek yang luar biasa terhadap pengikutnya di ADS.</p>
<p>Karena kesetiaan terhadap pemimpin mereka, sebagian besar pengikut ADS ikut pangeran Tedja Buana masuk Katolik. Jumlah mereka terhitung sekitar 1.600 kepala keluarga. Mereka juga membuat surat pernyataan untuk siap dibaptis.</p>
<p>Mereka lalu dibaptis setelah menerima pembinaan dan pengajaran tentang iman Katolik. Sejak saat itu umat Katolik di Cigugur bertumbuh hingga saat kini. <strong>(Y/ARA/EN)</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/sejarah-inilah-umat-katolik-pertama-di-cigugur-jawa-barat/">Sejarah, Inilah Umat Katolik Pertama di Cigugur, Jawa Barat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
