Penuturan perwakilan Basarnas Sikka di Ende, Abdulrahman, pihaknya bersama tim SAR segera turun ke lokasi melakukan pencarian setelah menerima laporan mengenai hilangnya Zahran.
Pencarian terhadap korban pun dilakukan namun kondisi arus yang kuat membuat pencarian menjadi sangat sulit. Pencarian terhadap korban Zahran Haryadin, bocah 5 tahun yang terseret arus selokan, berlangsung hingga malam hari.
BACA JUGA
Meskipun pencarian dilakukan dalam kondisi gelap dengan penerangan yang terbatas, tim SAR tetap berupaya keras untuk mencari bocah tersebut. Kendati demikian korban Zahran belum ditemukan.
“Upaya pencarian terus kami lakukan dengan menyisir jalur darat dan laut di sekitar lokasi kejadian. Namun hingga malam ini, kami belum berhasil menemukan korban,” jelas Abdulrahman, salah satu perwakilan Basarnas Sikka di Ende.
BACA JUGA
Basarnas bertekad untuk melanjutkan pencarian keesokan harinya, sambung Abdurahman.
Atas kejadian tersebut, pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap bahaya banjir dan arus deras, terutama saat musim hujan. (REY/EN)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.






