Selain itu, ucap Denny, turnamen ini menjadi wadah silahturahmi sekaligus menjaring bakat-bakat muda di ajang masing-masing.
“Turnamen ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antar pecinta olahraga dan game, sekaligus menjaring atlet-atlet muda berbakat di Kabupaten Ende. Ini juga menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat mereka,” ujar Denny Surya Dharma (22/03).

BACA JUGA
Keikutsertaan para atlet dalam turnamen Ende Baru Cup tahun ini cukup signifikan, sambungnya. Untuk cabang billiard tercatat 30 peserta dari berbagai daerah di Flores, termasuk Kota Kupang. Sementara itu, e-football diikuti 30 tim, kemudian Mobile Legends 20 tim, Free Fire 20 tim, dan PUBG Mobile 10 tim.
“Para peserta berasal dari berbagai daerah di Nusa Tenggara Timur, ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap turnamen ini,” jelasnya.

BACA JUGA
Dirinya berharap Ende Baru Cup dapat menghidupkan kembali ekosistem turnamen e-sport di Ende yang sempat vakum beberapa tahun terakhir. Selain itu, turnamen ini diharapkan dapat mendorong pembentukan organisasi Persatuan Olahraga Bililard Seluruh Indonesia atau POBSI di Kabupaten Ende.
Sementara itu, Ketua Divisi Biliar, Dimas Jayadiningrat, berharap pemerintah dapat memberikan perhatian lebih terhadap perkembangan olahraga biliar di Ende. Ia menilai banyak talenta muda potensial yang mampu bersaing dengan daerah lain, meskipun saat ini belum berada di bawah naungan organisasi resmi. (ARA/EN)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.






