Ende  

Ende Baru Cup 2026 Pertandingkan Biliard dan E-Sport, Intip Kemeriahannya

Avatar photo
Pertandingan Billiard turnamen Ende Baru Cup tahun 2026 (22/03/26)
Pertandingan Billiard turnamen Ende Baru Cup tahun 2026 (22/03/26)

Selain itu, ucap Denny, turnamen ini menjadi wadah silahturahmi sekaligus menjaring bakat-bakat muda di ajang masing-masing.

“Turnamen ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antar pecinta olahraga dan game, sekaligus menjaring atlet-atlet muda berbakat di Kabupaten Ende. Ini juga menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat mereka,” ujar Denny Surya Dharma (22/03).

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Ingin Punya Website?  Klik Disini!!!
Antusiasme penonton pertandingan billiard turnamen Ende Baru Cup tahun 2026 (Minggu, 22/03/26)
Antusiasme penonton pertandingan billiard turnamen Ende Baru Cup tahun 2026 (Minggu, 22/03/26)

BACA JUGA

Keikutsertaan para atlet dalam turnamen Ende Baru Cup tahun ini cukup signifikan, sambungnya. Untuk cabang billiard tercatat 30 peserta dari berbagai daerah di Flores, termasuk Kota Kupang. Sementara itu, e-football diikuti 30 tim, kemudian Mobile Legends 20 tim, Free Fire 20 tim, dan PUBG Mobile 10 tim.

“Para peserta berasal dari berbagai daerah di Nusa Tenggara Timur, ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap turnamen ini,” jelasnya.

Pertandingan billiard turnamen Ende Baru Cup tahun 2026 (Minggu, 22/03/26)
Pertandingan billiard turnamen Ende Baru Cup tahun 2026 (Minggu, 22/03/26)

BACA JUGA

Dirinya berharap Ende Baru Cup dapat menghidupkan kembali ekosistem turnamen e-sport di Ende yang sempat vakum beberapa tahun terakhir. Selain itu, turnamen ini diharapkan dapat mendorong pembentukan organisasi Persatuan Olahraga Bililard Seluruh Indonesia atau POBSI di Kabupaten Ende.

Sementara itu, Ketua Divisi Biliar, Dimas Jayadiningrat, berharap pemerintah dapat memberikan perhatian lebih terhadap perkembangan olahraga biliar di Ende. Ia menilai banyak talenta muda potensial yang mampu bersaing dengan daerah lain, meskipun saat ini belum berada di bawah naungan organisasi resmi. (ARA/EN)