Hal unik terjadi dalam Sidang Paripurna Penyampaian Pidato Perdana Bupati Ende di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ende, Kamis, 6 Maret 2025.
Pasalnya, Bupati Ende Yosef Benediktus Badeoda dan ketua DPRD Ende Fransiskus Taso berbalas pantun diakhir sidang paripurna. Isi pantun pun tak sekedar kelakar saja melainkan mengisyaratkan kesiapan kolaborasi diantara kedua lembaga.
Sidang Paripurna Penyampaian Pidato Perdana Bupati Ende di Gedung Dewan dibuka oleh ketua DPRD Ende Fransiskus Taso, yang langsung memberikan kesempatan kepada bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda menyampaikan pidato perdana.
BACA JUGA
Diakhir pidato, tak disangka, bupati Ende membacakan sebuah pantun yang berisi ajakan untuk berkolaborasi menuju Ende baru.
“Mohon maaf saya tambahkan lagi, ini pantun,” ujar bupati Ende, disambut tepuk tangan hadirin.
“Jalan-jalan ke Pantai Ippi, bertemu gadis cantik berbaju biru. Terimakasih untuk komitmen dan janji-janji, berkolaborasi untuk Ende baru,” ujar bupati Ende, membacakan pantun.
Pantun dari bupati Ende ternyata dibalas oleh ketua DPRD Ende Fransiskus Taso. Kata ketua dewan tersebut, lembaga DPRD juga punya pantun untuk bupati Ende.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.






