Proyek geothermal yang masuk ke dalam kategori bagus akan diteruskan, sedangkan untuk proyek geothermal yang memiliki kekurangan namun bisa dibenahi, akan dibenahi. Sementara untuk proyek geothermal yang masuk ke dalam kategori merusak akan ditutup oleh pemerintah, ucap Gubernur NTT.
“Jadi ada tiga kategori ya, yang bagus jalan terus, yang belum bagus tapi bisa dibenahi nanti kita perbaiki supaya bagus, yang sama sekali tidak bisa diperbaiki lagi ya kita tutup,” jelasnya.
BACA JUGA
Diberitakan sebelumnya, Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena telah mengambil keputusan untuk menghentikan sementara rencana pengembangan proyek geothermal di seluruh NTT yang telah direncanakan.
Keputusan tersebut diambil usai melakukan pertemuan dengan Uskup Agung Ende, Mgr Paulus Budi Kleden pekan lalu.
BACA JUGA
Pengembangan proyek geothermal di NTT, kata Gubernur NTT, akan dilanjutkan setelah aspirasi-aspirasi masyarakat khususnya terkait kerusakan lingkungan yang ditimbulkan, diperbaiki oleh pihak-pihak terkait.
“Untuk semua yang akan dibangun, yang sudah direncanakan, kami sepakat tadi untuk dipending dulu, jangan dulu dikerjakan, sambil seluruh yang menyangkut dengan kerusakan lingkungan itu dipastikan aman,” tuturnya. “Kalau tidak aman jangan ada pembangunan geothermal di propinsi NTT,” ucap Gubernur NTT (04/04). (ARA/EN)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.






