Dalam upaya meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat lokal, PT Sokoria Geothermal Indonesia (SGI) menyelenggarakan pelatihan UMKM pembuatan keripik berbahan dasar labu jipang dan labu kuning yang berlangsung di Desa Sokoria dan Universitas Flores (Uniflor).
Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 100 peserta dari masyarakat, mahasiswa, dan pelaku UMKM.
BACA JUGA
Pelatihan ini menghadirkan pemateri Ir. Ngalim, Community Development Coordinator KS Orka Renewables, serta didampingi oleh Adi Gunawan, Wakil Kepala Teknik Panas Bumi PLTP Sokoria, yang turut memberikan pembekalan teknis serta motivasi kepada peserta dalam mengembangkan potensi usaha berbasis bahan lokal.
“SGI berkomitmen untuk menghadirkan program pemberdayaan yang relevan dengan potensi lokal dan kebutuhan masyarakat. Pelatihan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata dalam membuka peluang usaha baru berbasis bahan pangan lokal dan membangun ekosistem ekonomi sirkular yang berkelanjutan,” ucap Agung Iswara, Corporate Communications Manager PT SGI.
BACA JUGA
Desa Sokoria dan Uniflor dipilih sebagai lokasi karena keduanya memiliki peran yang saling melengkapi. Desa Sokoria merupakan wilayah sekitar operasi PT SGI dengan potensi pertanian salah satunya labu jipang yang produksinya cukup besar.
Namun, selama ini labu jipang sebagian besar hanya dimanfaatkan sebagai pakan ternak, sehingga nilai ekonominya masih rendah. Sementara itu, UNIFLOR memiliki kapasitas akademik dan pendampingan kewirausahaan yang mampu memperkuat proses pembelajaran bagi masyarakat dan mahasiswa.
Kolaborasi ini diharapkan menciptakan alur pengembangan yang lengkap, mulai dari potensi desa hingga inovasi di lingkungan kampus.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.






