Tak sampai di situ saja, momen sukacita keberagaman masih terlihat di beberapa titik lain yang dilewati Uskup Mgr Paulus Budi Kleden.
BACA JUGA
Ketika tiba depan markas Brimbob, giliran drum band dari Madrasah Aliyah Negeri Ende menyambut sang Uskup dengan alunan nada yang menggetarkan semangat para penyambut.
Para pelajar tersebut hadir mengenakan simbol agama Islam dan berjalan persis di depan mobil yang ditumpangi sang Uskup. Drum band Madrasah Aliyah Negeri Ende mengiringi kendaraan sang Uskup hingga diterima oleh parah tokoh agama.

Sekira 50 meter di depan, persis di depan patung Marilonga, sang Uskup telah dinanti oleh para tokoh agama di kabupaten Ende. Momen keberagaman pun kembali terlihat dan menyejukan terik yang menyengat siang itu.
Di sini, Uskup Paulus Budi Kleden mendapat pengalungan dari para tokoh agama yang diwakili oleh ketua Majelis Ulama Islam (MUI) kabupaten Ende. Sang Uskup kemudian membalas dengan senyum hangat seraya menjabat tangan para tokoh agama satu per satu.
Momen emosional ini menjadi tontonan menyejukkan bagi ribuan masyarakat yang mengikuti rangkaian acara penjemputan.

Momen keberagaman semacam itu muncul lagi ketika tiba di depan istana Keuskupan Agung Ende, Kecamatan Ndona. Bedanya, keberagaman yang ditonjolkan kali ini bernuansa budaya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.






