<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Dekranasda Ende &#8211; Ende News</title>
	<atom:link href="https://endenews.com/tag/dekranasda-ende/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://endenews.com</link>
	<description>Berita &#38; Budaya Kabupaten Ende</description>
	<lastBuildDate>Tue, 23 Nov 2021 12:29:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://endenews.com/wp-content/uploads/2023/10/cropped-512-100x75.png</url>
	<title>Dekranasda Ende &#8211; Ende News</title>
	<link>https://endenews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dari Hulu ke Hilir, Dekranasda NTT Pacu Tenun Kaum Milenial di Ende</title>
		<link>https://endenews.com/dari-hulu-ke-hilir-dekranasda-ntt-pacu-tenun-kaum-milenial-di-ende/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[EndeNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Nov 2021 12:12:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Bunda Julie]]></category>
		<category><![CDATA[Dekranasda Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Dekranasda NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Disperindag Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Julie Sutrisno Laiskodat]]></category>
		<category><![CDATA[Tenun Milenial di Ende]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://endenews.com/?p=3963</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Propinsi NTT tengah menggalakkan program menenun di kalangan milenial Kabupaten...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/dari-hulu-ke-hilir-dekranasda-ntt-pacu-tenun-kaum-milenial-di-ende/">Dari Hulu ke Hilir, Dekranasda NTT Pacu Tenun Kaum Milenial di Ende</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Propinsi NTT tengah menggalakkan program menenun di kalangan milenial Kabupaten Ende. Program Dekranasda NTT akan menjangkau dari hulu ke hilir mulai dari pelatihan, penyediaan alat tenun, hingga membeli tenun kaum milenial.</p>
<p>Program bernama Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) merupakan kerjasama antara Kemendikbud RI, Dekranasda NTT, Dekranasda Ende, dan Disperindag Kabupaten Ende. Sasaran PKW adalah remaja usia 15 tahun hingga 25 tahun yang putus sekolah atau tidak dapat melanjutkan pendidikan.</p>
<p>Ketua Dekranasda NTT, Julie Sutrisno Laiskodat saat mengunjungi pelatihan (22/11/21), mengatakan, program PKW merupakan hasil perjuangannya di pusat sebagai anggota DPR RI. Program ini ditujukan bagi kaum milenial dimana mereka dilatih dan akan diberikan peralatan tenun setelahnya. Namun, lanjutnya, program PKW tidak sampai ke hilir atau menyiapkan pasar sehingga sebagai inisiator, Dekranasda NTT akan menjadi hilir atau pasar bagi tenunan kaum milenial.</p>
<p>“Kalau kami bikin program, dari hulu ke hilir. Kemendikbud di hulu karena memfasilatasi pelatihan dan peralatan tenun, tetapi <em>kan</em> mereka tidak mempunyai hilir. Dekranasda NTT akan menjadi hilir untuk membeli tenunan mereka,” kata Julie Sutrisno Laiskodat (22/11).</p>
<p>“Makanya mesti dihitung, harga jual berapa yang bisa bersaing, nanti Dekranasda NTT yang beli sehingga mereka sudah mempunyai perputaran uang”.</p>
<p>Lanjut isteri Gubernur NTT tersebut, di seluruh Nusa Tenggara Timur terdapat seribu orang remaja yang tercatat mengikuti PKW tahun ini. Kabupaten Ende sendiri mendapatkan kuota sebanyak 45 orang. Dalam program PKW para milenial akan dilatih selama 200 jam dengan rincian latihan 8 jam per hari.</p>
<p>Setiap peserta dalam program PKW mendapatkan anggaran sebesar Rp 6 juta, kata Julie Laiskodat. Dari nominal tersebut sebesar 60 persen digunakan untuk pelatihan selama 200 jam, mulai dari transport, makan, membayar pelatih, <em>dll.</em> Sedangkan sisa 40 persen digunakan untuk menyiapkan peralatan bagi para peserta.</p>
<p>Dengan program ini diharapkan muncul penenun-penenun baru dari kalangan milenial sebagai penerus budaya. Memang, diakui Julie Laiskodat, era digital telah membawa kaum milenial mengenal budaya asing seperti <em>western</em> atau <em>k-pop</em>, tetapi hal tersebut tidak mesti meninggalkan budaya daerah.</p>
<p>Budaya lokal merupakan warisan leluhur yang dapat bersaing dengan kemajuan zaman. Melalui modifikasi dan promosi yang tepat, budaya NTT mampu memasuki pasar dan tentu saja akan memberikan peningkatan ekonomi, jelasnya.</p>
<p>Di tempat yang sama, Wakil Bupati Ende terpilih, Erikos Emanuel Rede mengatakan, pelatihan menenun bagi milenial amat dibutuhkan guna menjawab tuntutan zaman. Karena itu dirinya mengapresiasi tekad para peserta meneruskan budaya lokal. Kata Erikos Rede, dirinya akan berupaya menambah anggaran dari APBD II untuk kegiatan tersebut.</p>
<p>Pendidikan Kecakapan Wirausaha dilaksanakan sejak tanggal 26 Oktober dan berakhir pada 27 November 2021. Menurut kepala seksi industri dan kerajinan Disperindag Ende, Yulia Yasinta Mbuka, setiap hari para peserta dilatih selama 8 jam dari hari Senin hingga Sabtu.</p>
<p>Beberapa peserta mengaku senang mengikuti PKW. Sharina Subhan Nga’a, salah satu peserta dari Kota Ende mengatakan, dia mengikuti PKW karena ingin meneruskan budaya daerah. Sharina berharap, ke depan, tekadnya mempertahankan budaya tenun bisa mendatangkan penghasilan tetap baginya. <strong>(ARA/EN)</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/dari-hulu-ke-hilir-dekranasda-ntt-pacu-tenun-kaum-milenial-di-ende/">Dari Hulu ke Hilir, Dekranasda NTT Pacu Tenun Kaum Milenial di Ende</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bupati Ende Lantik Pengurus Tim Penggerak PKK dan Dekranasda</title>
		<link>https://endenews.com/bupati-ende-lantik-pengurus-tim-penggerak-pkk-dan-dekranasda/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[EndeNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Jan 2021 06:00:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Dekranasda Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Djafar Achmad]]></category>
		<category><![CDATA[Tim Penggerak PKK Kabupaten Ende]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://endenews.com/?p=2084</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bupati Ende, Drs. H. Djafar H. Achmad, MM, melantik pengurus Tim Penggerak PKK dan pengurus...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/bupati-ende-lantik-pengurus-tim-penggerak-pkk-dan-dekranasda/">Bupati Ende Lantik Pengurus Tim Penggerak PKK dan Dekranasda</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Bupati Ende, Drs. H. Djafar H. Achmad, MM, melantik pengurus Tim Penggerak PKK dan pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Ende, periode 2020-2024. Pelantikan pengurus PKK dan Dekranasda berlangsung di Aula Rumah Jabatan Bupati Ende (6/1/21).</p>
<p>Dalam pelantikan, Hj. Mastuti Djafar selaku istri Bupati Ende Djafar Achmad, secara otomatis menjadi ketua dua organisasi tersebut. Hj. Mastuti akan mengemban jabatan hingga tahun 2024.</p>
<p>Kepada pengurus PKK dan Dekranasda yang dilantik, Bupati Djafar mengingatkan agar mengemban kepercayaan yang diberikan dengan penuh tanggungjawab.</p>
<p>&#8220;Kalian yang dipilih menjadi pengurus adalah orang-orang pilihan dan dianggap mampu jalankan amanah ini. Dedikasikan semua kemampuan kalian agar ditangan kalian, baik itu PKK maupun Dekranasda dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,&#8221; ujar Bupati Djafar (6/1/21).</p>
<p>Mencermati peran strategis Tim Penggerak PKK terutama dalam hal pemberdayaan keluarga, Bupati Djafar berjanji, akan memberikan dukungan sepenuhnya pelaksanaan program PKK terutama intervensi anggaran.</p>
<p>Bupati Djafar secara khusus meminta Badan Pemberdayaan dan Masyarakat Desa (BPMD) mengawal peran Kepala Desa mengalokasikan anggaran dana desa untuk program Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Ini dalam rangka upaya pemerintah menekan angka stunting, sambungnya.</p>
<p>Lalu, kepada pengurus Dekranasda, Bupati Djafar meminta kepada pengurus memberikan pendampingan lebih optimal kepada kelompok seni dan pelaku UKM. Diharapkannya kehadiran Dekranasda benar-benar memberi manfaat bagi individu maupun kelompok dalam pengembangan usaha. <em><strong>(ARA/EN)</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/bupati-ende-lantik-pengurus-tim-penggerak-pkk-dan-dekranasda/">Bupati Ende Lantik Pengurus Tim Penggerak PKK dan Dekranasda</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
