<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Satgas Covid Ende &#8211; Ende News</title>
	<atom:link href="https://endenews.com/tag/satgas-covid-ende/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://endenews.com</link>
	<description>Berita &#38; Budaya Kabupaten Ende</description>
	<lastBuildDate>Sun, 19 Sep 2021 08:06:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://endenews.com/wp-content/uploads/2023/10/cropped-512-100x75.png</url>
	<title>Satgas Covid Ende &#8211; Ende News</title>
	<link>https://endenews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tracing Covid-19 di Ende, Rata-rata 500 Sampel per Hari</title>
		<link>https://endenews.com/tracing-covid-19-di-ende-rata-rata-500-sampel-per-hari/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[EndeNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Aug 2021 10:52:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19 di Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Dandim Nelson Paedo Marpaung]]></category>
		<category><![CDATA[Satgas Covid Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Tracing Covid di Ende]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://endenews.com/?p=3132</guid>

					<description><![CDATA[<p>Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Ende melakukan tracing terhadap warga. Tracing yang dilakukan secara random ini...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/tracing-covid-19-di-ende-rata-rata-500-sampel-per-hari/">Tracing Covid-19 di Ende, Rata-rata 500 Sampel per Hari</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Ende melakukan tracing terhadap warga. Tracing yang dilakukan secara random ini menggunakan Swab Antigen. Tracing telah dimulai sejak tanggal 15 Agustus dan rencananya akan berakhir pada 23 Agustus 2021.</p>
<p>Setiap hari, rata-rata 500 sampel diperiksa oleh anggota Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Ende.</p>
<p>Tracing dilakukan guna menekan penularan Covid-19, selain itu tracing merupakan konsekuansi dari Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level IV sejak 9 Agustus 2021.</p>
<p>Menurut Wakil Ketua Satgas, Dandim 1602 Ende Letkol Inf. Nelson Marpaung, tracing tidak saja dilakukan di wilayah Kota Ende tetapi hingga ke desa. Per hari, rata-rata 500 sampel Swab diperiksa oleh Satgas. Kendati demikian, angka tersebut belum memenuhi standar protap PPKM Level IV.</p>
<p>“Sejauh ini rata-rata per hari 500 sampel Swab diperiksa oleh Satgas. Namun angka itu belum memenuhi target,” kata Letkol Inf. Nelson Paedo Marpaung (16/8/21).</p>
<p>Dalam protap PPKM Level IV, lanjutnya, Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Ende diharuskan melakukan tracing sebanyak 1.379 per hari. Namun target tersebut terbentur beberapa kendala di lapangan.</p>
<p>Dandim Nelson Paedo Marpaung menguraikan, kesadaran masyarakat masih menjadi tantangan serius di lapangan. Mayoritas warga cenderung menghindari tim yang melakukan tracing. Kendala lain, Satgas belum dapat melakukan tracing di pusat-pusat ekonomi seperti pasar karena pertimbangan vitalnya sektor itu.</p>
<p>Mengenai hasil tracing, lanjutnya, angka positif Covid-19 dapat dikatakan mulai melandai. Hingga saat ini hanya terdapat puluhan sampel yang dinyatakan positif.</p>
<p>Pantauan media ini, Senin 16 Agustus 2021, Satgas melakukan penyekatan dan tracing di ruas jalan Eltari, Kota Ende. Di lokasi ini, tracing terhadap warga cukup mendapat tantangan dimana mayoritas warga menghindari tracing. <strong><em>(ARA/EN)</em></strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/tracing-covid-19-di-ende-rata-rata-500-sampel-per-hari/">Tracing Covid-19 di Ende, Rata-rata 500 Sampel per Hari</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>RSUD Ende Tepis Hoax Meng-Covid-kan Pasien</title>
		<link>https://endenews.com/rsud-ende-tepis-hoax-meng-covid-kan-pasien/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[EndeNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Jul 2021 12:14:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Aries Dwi Lestari]]></category>
		<category><![CDATA[Covid di Ende]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Satgas Covid Ende]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://endenews.com/?p=3101</guid>

					<description><![CDATA[<p>Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ende akhirnya menepis kabar bohong atau &#8220;hoax&#8221; terkait pihak Rumah...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/rsud-ende-tepis-hoax-meng-covid-kan-pasien/">RSUD Ende Tepis Hoax Meng-Covid-kan Pasien</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ende akhirnya menepis kabar bohong atau &#8220;hoax&#8221; terkait pihak Rumah Sakit meng-Covid-kan pasien. Selain membantah, pihak RSUD Ende juga mempertanyakan pendasaran hoax yang dirasa tidak masuk akal.</p>
<p>Selama ini beredar hoax RSUD Ende meng-Covid-kan pasien. Hoax tersebut telah menyebabkan fatalitas dimana menurunnya kepercayaan masyarakat atas perawatan medis. Akibatnya, sekarang ini, mayoritas pasien terpapar Covid-19 diantar ke RSUD Ende dalam kondisi kritis.</p>
<p>Menurut direktur RSUD Ende, dokter Aries Dwi Lestari (27/07/21), fenomena yang terjadi akhir-akhir ini, sering sekali pasien terlambat mendapat pertolongan medis akibat dibawa dalam kondisi kritis.</p>
<p>“Trend sekarang, pasien itu cenderung takut masuk Rumah Sakit, karena dengan hoax-hoax yang beredar bahwa terjadi meng-Covid-kan (pasien). Akhirnya, Isolasi Mandiri di rumah sudah satu minggu, sudah sesak sekali, baru dibawa ke Rumah Sakit,” kata dokter Aries Dwi Lestari (27/07)</p>
<p>“Ya jelas, besoknya, walaupun dengan sekuat tenaga atau dengan oksigen yang maksimal, kita gagal (menyelamatkan pasien),” sambungnya.</p>
<p>Disampaikan dalam diskusi mingguan Ende News bertema, <span style="background-color: #ffffff; color: #000000;"><em><strong><a style="background-color: #ffffff; color: #000000;" href="https://www.youtube.com/watch?v=gV8VVdWyqdg&amp;t=2651s" target="_blank" rel="noopener">Kontroversi Selama Pandemi</a></strong></em></span>, beredar hoax di masyarakat bahwa RSUD Ende meng-Covid-kan pasien karena alasan dana. Dirinya pun mempertanyakan hal tersebut.</p>
<p>“Jadi kalau meng-Covid-kan (pasien), saya dengar <em>kan</em> karena dana. Dana yang mana sebenarnya dimaksud?”</p>
<p>Mengenai dana, dijelaskannya, Pemerintah Pusat memang menyediakan <em>claim</em> atau pengembalian biaya perawatan pasien Covid. Namun, dana tersebut belum pernah diterima oleh RSUD Ende hingga saat ini. RSUD Ende bersama beberapa rumah sakit lain bahkan belum menerimanya sejak awal pandemi.</p>
<p>“Dari tahun 2020, awal Covid sampai sekarang claimnya tidak bisa keluar”. Kata dokter Aries, proses verifikasi yang amat panjang merupakan penyebab utama lambatnya pencairan. Pencairan claim atas pasien Covid mesti melalui verifikasi Pemerintah Pusat yang cukup panjang.</p>
<p>Hal itu berbanding terbalik dengan claim atas pasien non Covid. Claim atas pasien non Covid ditangani langsung oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) tanpa melalui verifikasi Pemerintah Pusat, karena itu selalu tepat waktu.</p>
<p>Oleh sebab itu, jika alasan dana menjadi pendasaran hoax maka dirinya merasa aneh dan tidak masuk akal.</p>
<p>Dirinya berharap, masyarakat Kabupaten Ende tidak termakan hoax dan mempercayakan penanganan Covid-19 pada para medis. Ia juga meminta masyarakat membantu Satgas saling memberikan pemahaman. <em><strong>(ARA/EN)</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/rsud-ende-tepis-hoax-meng-covid-kan-pasien/">RSUD Ende Tepis Hoax Meng-Covid-kan Pasien</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
