Ende  

Tahun Ini Seluruh Desa di Ende Dipastikan Teraliri Listrik

Avatar photo
General Manager PT PLN Persero Wilayah Nusa Tenggara, Eko Sulistyona bersama bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda meresmikan penambahan daya listrik di Masjid Al Anshor, Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende (19/20/24)
General Manager PT PLN Persero Wilayah Nusa Tenggara, Eko Sulistyona bersama bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda meresmikan penambahan daya listrik di Masjid Al Anshor, Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende (19/20/24)

Sejauh ini tingkat elektrifikasi kabupaten Ende telah mencapai 98,9 persen, menyisahkan 3 desa yang belum teraliri listrik. Karena itu dengan diselesaikannya elektrifikasi di 3 desa tersebut maka tingkat elektrifikasi kabupaten Ende akan mencapai 100 persen.

“Itu clear, kita sudah siapkan perencanaannya,” kata Eko Sulistyono. “Tahun ini 3 desa itu sudah masuk program dan akan kita selesaikan tahun ini”.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Ingin Punya Website?  Klik Disini!!!

BACA JUGA

Mengenai adanya dusun-dusun yang belum teraliri listrik, Eko Sulistyono menjelaskan, ukuran elektrifikasi secara nasional memang berpatokan pada listrik desa atau Lisdes. Instalasi listrik desa nantinya memudahkan pemasangan instalasi hingga sampai ke dusun-dusun.

Target pemasangan instalasi hingga ke dusun-dusun dilakukan secara bertahap setelah instalasi listrik terpasang di desa-desa.

“Itu memang step(tahap)nya, yang paling penting jaringan listrik di desa-desa harus sudah siap dulu. Setelah desa selesai baru dusun kita selesaikan semua,” ucap Eko Sulistyono.

BACA JUGA

PLN Wilayah Nusa Tenggara Timur menargetkan pemasangan instalasi hingga ke dusun-dusun dilakukan pada tahun 2026 hingga tahun 2027. PLN berupaya agar pada tahun 2028 seluruh instalasi listrik di kabupaten Ende telah terpasang hingga ke dusun-dusun.

“Kemudian mulai tahun depan, tahun 2026- 2027, kita pusatkan ke dusun agar bisa diselesaikan semuanya. Kita harapkan tahun 2028 nanti semua desa dan dusun di Ende ini sudah terlistriki semua”. (ARA/EN)