Pemerintah daerah kabupaten Ende akhirnya menanggapi polemik terkait hasil lelang jabatan eselon II pada tahun 2024 yang belum dilantik hingga saat ini.
Disampaikan oleh kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pemkab Ende, Fransisco Versailes Siga, keputusan hasil lelang jabatan eselon II pemerintah kabupaten Ende menunggu keputusan bupati Ende, Yosef Badeoda.
BACA JUGA
Fransisco Versailes juga memastikan bahwa keputusan yang diambil nantinya akan sesuai dengan ketentuan berlaku.
“Untuk sementara kita menunggu arahan atau petunjuk Kepala Daerah. Yang pasti sesuai ketentuan,” ungkap Fransisco Versailes Siga.
Seperti diketahui, bupati Ende Yosef Benediktus Badeoda saat ini tengah mengikuti ret-ret nasional kepala daerah usai dilantik pada 20 Februari 2025. Berdasarkan jadwal yang diterima media ini, bupati Badeoda diagendakan tiba di Ende pada 3 Maret 2025 untuk menjalankan roda pemerintahan kabupaten Ende.
BACA JUGA
Diberitakan sebelumnya, lelang jabatan eselon II di lingkup pemerintah kabupaten Ende telah dilakukan sejak awal tahun 2024 dan menggunakan anggaran sebesar Rp 400 juta.
Anggaran Rp 400 juta dipakai melelang sebanyak 7 posisi pimpinan OPD yang masih lowong hingga saat ini. Pada 2 Oktober 2024, Badan Kepegawaian Daerah Pemkab Ende mengeluarkan hasil seleksi terhadap para kandidat. Dalam surat bernomor, BKPSDM.860/4365/PANSEL-JPTP/X/2024, diumumkan hasil seleksi terhadap para kandidat.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.






