Ende  

Rekayasa Lalin, Unit Jibom, Begini Pengamanan Tahbisan Uskup Agung Ende

Avatar photo
Kapolres Ende AKBP Ngurah Joni Mahardika ditemui di ruangannya, Selasa 20 Agustus 2024
Kapolres Ende AKBP Ngurah Joni Mahardika ditemui di ruangannya, Selasa 20 Agustus 2024

Setelah memarkir kendaraan, umat dapat berjalan kaki menuju Gereja Katedral yang berjarak sekira 30 meter dari lokasi parkir.

“Nanti pasti ada beberapa jalan yang dilakukan penutupan dan ruas-ruas tersebut berada di sekitar Gereja Katedral. Misalnya di Lapangan Pancasila kita akan gunakan sebagai tempat parkir kendaraan roda empat, kemudian di Jalan Soekarno kita akan gunakan sebagai tempat parkir kendaraan roda dua”.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Ingin Punya Website?  Klik Disini!!!

Nantinya akses masuk menuju Gereja Katedral dilakukan pemisahan antara akses jalan yang digunakan oleh umat dengan akses yang digunakan para Imam. Karena itu ruas-ruas jalan menuju ke Gereja Katedral Kota Ende akan ditutup untuk umum.

BACA JUGA

Memasuki area Gereja Katedral, Ende, disiapkan security door atau pengamanan di pintu-pintu masuk menggunakan metal detector. Karena itu, jelasnya, Polres Ende menghimbau agar peserta Misa tidak membawa barang-barang yang tak semestinya.

“Itu semata-mata kami lakukan hanya untuk mencegah dan menjaga bahwa umat yang datang memang umat yang akan melakukan ibadah,” sambungnya.

BACA JUGA

Polres Ende juga menyiapkan 3 pos pengamanan di sekitar lokasi Misa Tahbisan. Pos-pos pengamanan ini dapat digunakan oleh umat apabila membutuhkan bantuan.

Selain itu para personil Polres Ende juga akan sebar di seluruh titik untuk memantau kelancaran Misa Tahbisan. (ARA/EN)