Soal Proyek Geothermal, Gubernur NTT Penuhi Aspirasi Keuskupan Agung Ende

Avatar photo
Uskup Agung Ende, Mgr Paulus Budi Klede, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, anggota DPRD Ende fraksi partai Golkar, Megi Sigasare dan Martinus Tata usai melakukan pertemuan di Keuskupan Agung Ende (04/04/25)
Uskup Agung Ende, Mgr Paulus Budi Klede, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, anggota DPRD Ende fraksi partai Golkar, Megi Sigasare dan Martinus Tata usai melakukan pertemuan di Keuskupan Agung Ende (04/04/25)

Gubernur NTT mengaku telah melakukan pembicaraan dengan Kementrian terkait untuk menyelesaikan persoalan dampak lingkungan dari proyek geothermal. Dalam waktu dekat ini, kata Gubernur NTT, Kementrian ESDM akan mengutus dirjen terkait melakukan pembicaraan secara detail untuk menangani persoalan dampak proyek geothermal.

Di tempat sama, Uskup Agung Ende, Mgr Paulus Budi Kleden mengungkapkan bahwa pembicaraan dengan rombongan Gubernur NTT menyangkut keberadaan proyek geothermal yang mendapat penolakan dari umat di Keuskupan Agung Ende.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Ingin Punya Website?  Klik Disini!!!

BACA JUGA

Dirinya mengaku senang sebab Gubernur NTT telah meneruskan aspirasi masyarakat lokal dan para Uskup tersebut kepada pemerintah pusat.

“Seperti yang dikatakan tadi kami membicarakan banyak hal, juga tentang energi terbarukan di wilayah Keuskupan ini. Sikap Keuskupan sudah disampaikan, sudah saya sampaikan, saya jelaskan kepada Gubernur. Sikap kita berdasarkan apa yang kami dengar dari umat Keuskupan Agung Ende ini,” kata Uskup Agung Ende, Mgr Paulus Budi Kleden.

“Dan saya senang bahwa pak Melki sudah meneruskan apa yang menjadi aspirasi umat, yang sudah disampaikan sebagai sikap Keuskupan Agung Ende dan juga menjadi sikap para Uskup di provinsi gerejawi Ende ini, (Keuskupan) Denpasar, Labuan Bajo, Ruteng, Ende, Maumere, Larantuka”. (ARA/EN)