<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Juara Piala Bupati Ende PS Detusoko &#8211; Ende News</title>
	<atom:link href="https://endenews.com/tag/juara-piala-bupati-ende-ps-detusoko/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://endenews.com</link>
	<description>Berita &#38; Budaya Kabupaten Ende</description>
	<lastBuildDate>Sat, 12 Nov 2022 09:53:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://endenews.com/wp-content/uploads/2023/10/cropped-512-100x75.png</url>
	<title>Juara Piala Bupati Ende PS Detusoko &#8211; Ende News</title>
	<link>https://endenews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ini Strategi PS Detusoko yang Bikin Lawan “Langga Ndate”</title>
		<link>https://endenews.com/ini-strategi-ps-detusoko-yang-bikin-lawan-langga-ndate/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[EndeNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Nov 2022 09:29:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Perse Ende]]></category>
		<category><![CDATA[bupati ende cup 2022]]></category>
		<category><![CDATA[Juara Piala Bupati Ende PS Detusoko]]></category>
		<category><![CDATA[Laskar Pere Lio Langga Ndate]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Bupati Ende 2022]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://endenews.com/?p=5663</guid>

					<description><![CDATA[<p>Yel-yel Laskar Pere Lio, PS Detusoko bergemuruh di Stadion Marilonga, Kota Ende, saat tim itu...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/ini-strategi-ps-detusoko-yang-bikin-lawan-langga-ndate/">Ini Strategi PS Detusoko yang Bikin Lawan “Langga Ndate”</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Yel-yel Laskar Pere Lio, PS Detusoko bergemuruh di Stadion Marilonga, Kota Ende, saat tim itu menjuarai turnamen Piala Bupati Ende 2022. “Pere Lio, Sele Talo, Langga Ndate” terus diteriakan oleh para suporter, pengurus dan tentu saja para pemain PS Detusoko hingga akhir seremonial penutupan turnamen.</p>
<p>Yang menarik dari yel-yel PS Detusoko ialah adanya istilah “Langga Ndate” (tak bisa dilewati-<em>red</em>) yang disematkan untuk menunjukkan jati diri mereka. Yel-yel “Langga Ndate” jadi sesuatu yang menarik karena istilah itu benar-benar terbukti di sepanjang perjalanan PS Detusoko di Piala Bupati Ende tahun ini. Tim ini sungguh tak bisa dilewati hingga akhir turnamen.</p>
<p>Pertahanan PS Detusoko merupakan yang terkuat pada turnamen Piala Bupati tahun ini bahkan ketika berhadapan dengan tim favorit juara yang memiliki pemain Liga 3 seperti PS Ende Timur, PS Ndona, PS Ende Utara atau PS Wolowaru. Sekuat apapun tim-tim tersebut berusaha tetap saja pertahanan PS Detusoko berat untuk dilewati.</p>
<p>Pembuktian istilah “Langga Ndate” ini tidak dapat dipungkiri sebab PS Detusoko merupakan satu-satunya tim yang tidak pernah terkalahkan di turnamen Piala Bupati Ende tahun ini. Skuad ini juga tercatat sebagai tim dengan jumlah kebobolan paling sedikit selama turnamen.</p>
<p>Kuatnya pertahanan PS Detusoko membuat publik penasaran terhadap strategi dan cara mereka memainkan sepabola negatif yang dikenal pecinta sepabola dengan istilah “parkir bus”. Istilah yang merujuk pada formasi bertahan pelatih Inter Milan, Jose Mourinho, saat membawa timnya menjuarai Liga Champions tahun 2010. Strategi bertahan semacam itu kembali terlihat di Piala Bupati Ende diperagakan oleh PS Detusoko.</p>
<p>Pecinta sepakbola di Ende yang mengikuti Piala Bupati Ende tahun ini tentu sudah mengetahui, kunci sukses PS Detusoko bukan pada pemain bintang, bukan penguasaan bola dan juga bukan karena permainan terbuka melainkan strategi bertahan yang mereka terapkan. Sejak laga perdana yang dijalani, strategi tim ini melulu menumpuk pemain di belakang, bertahan, dan menunggu lawan melakukan kesalahan.</p>
<p>Pelatih PS Detusoko, Herman Vendy Lamba, membenarkan bahwa PS Detusoko memang memainkan strategi bertahan dengan menumpuk pemain di tengah lini pertahanan dan menunggu tim lawan melakukan kesalahan.</p>
<p>Ada satu alasan kuat, kata Vendy, yang membuat timnya memainkan strategi tersebut, yakni kualitas pemain. Diakuinya, kualitas pemain PS Detusoko secara individual jauh dibawah tim-tim lain. Skuad PS Detusoko hanyalah anak SMA, kuliah, dan anak-anak petani yang belum berpengelaman di turnamen besar.</p>
<p>“Rata-rata pemain di sini, pemain kerja kebun, kerja sawah yang punya harapan main di stadion saja,” tuturnya (10/11).</p>
<p>“Ada yang SMA, ada yang sudah kuliah, dan ada yang tidak sekolah, kerja kebun, bajak sawah, ini saksinya (sambil menunjuk orangtua salah satu pemain) anaknya bajak sawah. Anak kebun semua, kami tidak ada pemain elit”.</p>
<p>Karena itu, sebagai pelatih, Vendy memilih menyesuaikan strategi yang diterapkan dengan kemampuan para pemain yang dimiliki. Setelah mengotak-atik formasi, Vendy akhirnya menentukan strategi yang cocok untuk PS Detusoko ialah memainkan sepakbola negatif, bukan sepakbola terbuka.</p>
<p>Selain itu, trategi tersebut dinilai tepat mengingat turnamen Piala Bupati Ende merupakan kompetisi pendek tidak seperti liga yang memakan waktu sangat lama sehingga yang dibutuhkan hanyalah bermain aman di setiap laga.</p>
<p>“Saya berpikir ini bukan liga. Ini turnamen <em>kan</em> tidak butuh waktu panjang, dia <em>kan</em> main singkat bukan satu tahun, jadi saya maksimalkan pemain sistem gaya permainan yang <em>simple</em>, satu peluang satu gol, selesai”.</p>
<p>PS Detusoko memainkan formasi dinamis dengan menyatukan skema 4-3-3 saat keluar menyerang dan berganti skema 6-3-1 disaat bertahan.</p>
<p>Formasi 4-3-3 ini sering terlihat diawal pertandingan saat para pemain berdiri menunggu peluit dimulainya pertandingan. Skema yang sama juga akan nampak ketika PS Detusoko keluar menyerang ke pertahanan lawan.</p>
<p>Namun, skema 4-3-3 ini akan berganti secara kilat ke skema 6-3-1 ketika PS Detusoko bertahan dari serangan lawan. Kecepatan perpindahan skema ini sangat dinamis yang bahkan tanpa bisa disadari oleh tim lawan.</p>
<p>“Polanya sederhana saja, kalau pakai pola 4-3-3 saat bermain awal, saat berdiri awal 4-3-3. Tapi saat bermain berubah-ubah, dinamis dia. Kalau menyerang bisa 5 muncul dari sayap begini (sambil memperagakan), tapi saat bertahan bisa 6 (pemain). Belakang 6 tambah tiga pemain tengah, selesai”.</p>
<p>Saat bertahan PS Detusoko menumpuk pemain di tengah lini pertahanan termasuk para penyerang. Fungsinya, kata Vendi, memutus permainan satu-dua tim lawan dan memaksa mereka melakukan <em>crossing</em> atau umpan jarak jauh. Jika tim lawan terjebak dengan pola ini maka pekerjaan pemain PS Detusoko menjadi mudah, hanya tinggal membuang bola.</p>
<p>“Karena gawang di tengah jadi mereka (tim lawan) main dari mana saja pasti tujuannya tengah, jadi saya usahakan pemain sebanyak mungkin di lini tengah,” kata Vendy. “Kita main di zona saja (daerah pertahanan) paksa mereka <em>crossing</em>, jangan sampai mereka main satu-dua,” sambungnya.</p>
<p>Keyakinan Vendy itu mengingat permainan sepakbola di Ende tidak seperti di Eropa yang telah terbiasa mengoptimalkan umpan-umpan jauh. Umpan jarak jauh di sepakbola Ende cenderung terjadi hanya karena sebuah tim mengalami kebuntuan. Kebuntuan yang dialami tim lawan akan membuat mereka melakukan banyak kesalahan walaupun unggul penguasaan bola.</p>
<p>“Tim yang banyak pegang bola relatif bikin kesalahan,” kata Vendy, dan momen itulah yang paling ditunggu para pemain PS Detusoko melakukan serangan balik cepat ke pertahanan lawan.</p>
<p>Kendati strategi tersebut terlihat sederhana, diakuinya, menjalankan strategi bertahan semacam itu membutuhkan pemain-pemain yang memiliki daya juang dan mampu berlari hingga akhir pertandingan. <strong><em>(ARA/EN)</em></strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/ini-strategi-ps-detusoko-yang-bikin-lawan-langga-ndate/">Ini Strategi PS Detusoko yang Bikin Lawan “Langga Ndate”</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Unik, Gelar Juara PS Detusoko Dipersembahkan Kepada Bunda Maria, Mengapa?</title>
		<link>https://endenews.com/unik-gelar-juara-ps-detusoko-dipersembahkan-kepada-bunda-maria-mengapa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[EndeNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Nov 2022 11:07:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Perse Ende]]></category>
		<category><![CDATA[bupati ende cup 2022]]></category>
		<category><![CDATA[Juara Piala Bupati Ende PS Detusoko]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Bupati Ende 2022]]></category>
		<category><![CDATA[PS Detusoko]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://endenews.com/?p=5656</guid>

					<description><![CDATA[<p>Gelar juara PS Detusoko sebagai pemenang turnamen sepakbola Piala Bupati Ende tahun 2022 dipersembahkan kepada...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/unik-gelar-juara-ps-detusoko-dipersembahkan-kepada-bunda-maria-mengapa/">Unik, Gelar Juara PS Detusoko Dipersembahkan Kepada Bunda Maria, Mengapa?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Gelar juara PS Detusoko sebagai pemenang turnamen sepakbola Piala Bupati Ende tahun 2022 dipersembahkan kepada Bunda Maria. Tutur <em>coach</em> PS Detusoko, Herman Vendy Lamba, persembahan kepada Bunda Maria disepakati oleh seluruh pengurus tim sebagai bentuk syukur atas pertolongan Tuhan melalui Bunda Maria selama mereka bertanding.</p>
<p>Hal tersebut diutarakan Vendy usai PS Detusoko memastikan gelar juara setelah berhasil mengalahkan PS Wolowaru pada laga final (10/11/22).</p>
<p>“Kemenangan ini kami sudah sepakat dari kemarin, kemenangan ini kami serahkan kepada Bunda Maria. Kami sepakat serahkan ke Bunda Maria karena ini kemenangan Bunda Maria. Karena kami hanya dengan Rosario kami bisa menang, ” kata pelatih Herman Vendy Lamba (10/11).</p>
<p>Persembahan gelar juara kepada Bunda Maria bukan ucapan belaka melainkan memiliki cerita panjang dari awal persiapan tim hingga PS Detusoko berhasil merebut gelar juara.</p>
<p>Cerita Vendy, awalnya saat mengetahui PS Detusoko berada di grup neraka bersama tim-tim kuat seperti Wolowaru, Ndona, Ende Timur dan Pulau Ende, dirinya mengaku nyaris kehilangan harapan. Pesimisme mereka mengingat kualitas pemain dan kondisi finansial tim.</p>
<p>Skuad PS Detusoko tidak memiliki pemain bintang melainkan hanya putra-putra asli kecamatan yang belum berpengalaman di berbagai kompetisi sepakbola. Pemain PS Detusoko terdiri dari anak SMA, kuliah, dan anak-anak petani yang kesehariannya di kebun. Para pemain ini hanya memiliki motivasi bisa bertanding di stadion Marilonga.</p>
<p>Pada gelaran Piala Bupati tahun ini PS Detusoko praktis hanya menggunakan satu pemain berpengalaman asal Kecamatan Ndona pada posisi penjaga gawang. Kondisi ini jauh berbeda dari tim-tim calon lawannya di grup D.</p>
<p>Masalah lain adalah kondisi kekuatan finansial tim yang jauh dibawah kata cukup. Kesulitan finansial PS Detusoko bukan saja untuk hal-hal besar seperti konsumsi selama turnamen melainkan sekedar perkara sederhana seperti kostum sekalipun tidak tersedia sejak awal.</p>
<p>Kostum para pemain PS Detusoko tak tersedia sejak awal melainkan dilengkapi secara bertahap. Kostum para pemain PS Detusoko didatangkan mulanya hanya 18 buah untuk beberapa laga pertama yang dijalani tim tersebut. Kostum pemain baru dilengkapi setelah lolos babak penyisihan begitupun kostum tandang yang dikenakan pada partai final.</p>
<p>Bahkan dalam beberapa peristiwa tim PS Detusoko pulang tanpa makan siang untuk mereka. “Saya mau menangis kalau ingat itu, makan saja susah, kadang-kadang mau makan siang tidak ada makan kami,” kenangnya.</p>
<p>Kondisi serba kekurangan yang dialami PS Detusoko membuat <em>coach</em> Vendy mengkhawatirkan perjalanan timnya itu sejak awal.</p>
<p>Kekuatan PS Detusoko, ujarnya, baru muncul disaat mereka menyerahkan perjalanan tim PS Detusoko kepada pertolongan Bunda Maria. PS Detusoko memilih menyerahkan seluruh kelemahan dan perjuangan mereka kepada Tuhan melalui perantaraan Bunda Maria.</p>
<p>“Saya bilang begini, mujizat itu pasti ada. Jadi kita semua, kelemahan kita dan kita tidak punya kemampuan apa-apa, kita berserah kepada Tuhan melalui Bunda Maria, saya yakin mujizat pasti ada,” ungkapnya.</p>
<p>Di PS Detusoko seluruh pemain bahkan juga pengurus diwajibkan berdoa setiap malam. Oleh karena gelaran Piala Bupati Ende tahun ini bertepatan dengan Bulan Rosario umat Katolik maka pemain dan pengurus diwajiban mengikuti doa tersebut.</p>
<p>Doa Rosario sendiri meruapakan doa khusus yang didaraskan selama satu bulan yakni pada bulan Oktober. Bagi umat Katolik, dikutip dari laman <span style="color: #000000;"><strong><a style="color: #000000;" href="https://www.katolisitas.org/unit/apakah-doa-rosario/" target="_blank" rel="noopener">Katoliksitas</a></strong></span>, doa Rosario merupakan <em>echo </em>dari doa Bunda Maria sendiri, yang memuji Tuhan atas karya Tuhan menyelamatkan manusia, yang dimulai dari Inkarnasi Kristus di dalam rahimnya. Dengan berdoa Rosario, umat Kristiani duduk dalam bimbingan Bunda Maria untuk memandang wajah Kristus dan mengalami kedalaman kasih-Nya.</p>
<p>“Anak-anak setiap malam hanya berdoa, berdoa, berdoa, berdoa, berdoa saja, buktinya mujizat pasti ada,” ujar pelatih Vendy.</p>
<p>“Selama bulan Rosario kemarin kami wajib doa, sampai hari ini kami hanya dengan doa bersama. Setiap pemain wajib bisa berdoa, setiap pengurus wajib berdoa,” sambungnya.</p>
<p>Kewajiban berdoa bagi para pemain dan pengurus dilakukan PS Detusoko hingga akhir turnamen Piala Bupati Ende.</p>
<p>Karena merasakan campur tangan Tuhan dalam perjalanan mereka itulah maka seluruh pemain dan pengurus PS Detusoko bersepakat mempersembahkan gelar juara yang mereka terima kepada Bunda Maria.</p>
<p>Selain kuasa doa, Vendy juga mengakui kerja keras para pemainnya. Pemain PS Detusoko diakuinya sangat disiplin, memiliki daya juang dan mengikuti seluruh instruksi. <strong>(ARA/EN)</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/unik-gelar-juara-ps-detusoko-dipersembahkan-kepada-bunda-maria-mengapa/">Unik, Gelar Juara PS Detusoko Dipersembahkan Kepada Bunda Maria, Mengapa?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PS Detusoko Rebut Gelar Juara Piala Bupati Ende Tahun 2022</title>
		<link>https://endenews.com/ps-detusoko-rebut-gelar-juara-piala-bupati-ende-tahun-2022/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[EndeNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Nov 2022 09:03:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[bupati ende cup 2022]]></category>
		<category><![CDATA[Juara Piala Bupati Ende PS Detusoko]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Bupati Ende 2022]]></category>
		<category><![CDATA[Vendy Lamba]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://endenews.com/?p=5650</guid>

					<description><![CDATA[<p>PS Kecamatan Detusoko berhasil merebut gelar juara Piala Bupati Ende tahun 2022 dari mantan juara...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/ps-detusoko-rebut-gelar-juara-piala-bupati-ende-tahun-2022/">PS Detusoko Rebut Gelar Juara Piala Bupati Ende Tahun 2022</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>PS Kecamatan Detusoko berhasil merebut gelar juara Piala Bupati Ende tahun 2022 dari mantan juara Kecamatan Ende Selatan. Gelar juara bagi PS Detusoko dipastikan setelah mengalahkan PS Wolowaru di partai final yang berlangsung pada Kamis, 10 November 2022.</p>
<p>Melawan tim unggulan di Piala Bupati tahun ini PS Wolowaru, skuad besutan <em>coach</em> Herman Vendy Lamba berhasil memenangkan laga dengan skor, 1-0. Gol bagi PS Detusoko tercipta pada babak pertama melalui sepakan pemain Yohanes Rickard Laka.</p>
<p>Sementara di sisi lain, PS Wolowaru yang menguasai alur bola dan serangan tidak berhasil menembus kokohnya pertahanan Detusoko. Berbagai upaya yang dilakukan untuk menyamakan kedudukan tak membuahkan hasil hingga wasit meniup peluit akhir pertandingan.</p>
<p>Dengan kemenangan tersebut maka PS Kecamatan Detusoko dipastikan merebut gelar juara yang dipegang PS Ende Selatan.</p>
<p>Sebagai juara turnamen PS Detusoko menerima trofi Piala Bergilir Bupati Ende, Piala Tetap, dan uang pembinaan sebesar Rp 30 juta. Hadiah bagi PS Detusoko diserahkan langsung oleh Bupati Ende Djafar Achmad.</p>
<p>Sementara lawannya di partai final, PS Wolowaru, menerima piala dan uang pembinaan sebesar Rp 25 juta sebagai pemenang kedua turnamen tersebut.</p>
<p>Pada final PS Detusoko memainkan fomasi <em>parkir bus</em> dan mengoptimalkan serangan balik yang selama turnamen menjadi ciri khas PS Detusoko. Kata Vendy, dirinya menyadari PS Detusoko kalah kualitas pemain apabila dibandingkan dengan lawan mereka PS Wolowaru sehingga timnya bermain sabar.</p>
<p>“Kalau wolowaru hari ini kami lebih bermain sabar karena kami tahu kualitas pemain mereka lebih bagus,” kata Vendy Lamba (10/11).</p>
<p>Strategi<em> parkir bus</em> yang digunakan PS Detusoko dengan memainkan formasi dinamis menyatukan skema 4-3-3 saat keluar menyerang dan skema 6-3-1 disaat bertahan.</p>
<p>Formasi 4-3-3 ini sering terlihat diawal pertandingan saat para pemain berdiri menunggu peluit dimulainya pertandingan. Skema yang sama juga akan nampak ketika PS Detusoko keluar menyerang ke pertahanan lawan.</p>
<p>Namun, skema 4-3-3 ini akan berganti secara kilat ke skema 6-3-1 ketika PS Detusoko bertahan dari serangan lawan. Kecepatan perpindahan skema ini sangat dinamis yang bahkan tanpa disadari oleh tim lawan.</p>
<p>PS Detusoko bersabar dan menunggu para pemain PS Wolowaru melakukan kesalahan. PS Detusoko bertahan di tengah memaksa PS Wolowaru melakukan <em>crossing</em> sehingga memudahkan mereka membuang bola. Intinya, kata Vendy, harus mampu mematahkan permainan satu-dua tim lawan dan memaksa lawan membuat kesalahan.</p>
<p>Alhasil, strategi jitu menahan serangan lawan-lawan mereka termasuk PS Wolowaru di laga final.</p>
<p>Mengenai kemenangan tersebut, ujarnya, gelar juara yang diterima oleh PS Detusoko telah disepakati oleh seluruh pengurus diserahkan kepada Bunda Maria. Vendy mengatakan, perjalanan PS Detusoko hingga ke partai final merupakan mujizat atas doa-doa mereka dan buah kerja keras para pemain, tanpa itu semua dirinya meyakini timnya tak dapat berbuat banyak.</p>
<p>“Kemenangan ini kami sudah sepakat dari kemarin, kemenangan ini kami serahkan kepada Bunda Maria”.</p>
<p>Hal itu dikatakannya mengingat  perjalanan PS Detusoko yang selalu menjadikan Bunda Maria sebagai penolong tim. Dia juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh pendukung khususnya warga Kecamatan Detusoko atas bantuan dan dukungan hingga turnamen tersebut berakhir. <strong>(ARA/EN)</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/ps-detusoko-rebut-gelar-juara-piala-bupati-ende-tahun-2022/">PS Detusoko Rebut Gelar Juara Piala Bupati Ende Tahun 2022</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
