<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Satlantas Polres Ende &#8211; Ende News</title>
	<atom:link href="https://endenews.com/tag/satlantas-polres-ende/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://endenews.com</link>
	<description>Berita &#38; Budaya Kabupaten Ende</description>
	<lastBuildDate>Sat, 09 Jan 2021 07:07:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://endenews.com/wp-content/uploads/2023/10/cropped-512-100x75.png</url>
	<title>Satlantas Polres Ende &#8211; Ende News</title>
	<link>https://endenews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Laka Lantas di Ende Didominasi Anak-anak, 50 Persen Meninggal Dunia</title>
		<link>https://endenews.com/laka-lantas-di-ende-didominasi-anak-anak-50-persen-meninggal-dunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[EndeNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Sep 2020 13:00:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ende]]></category>
		<category><![CDATA[AKP Febryan Eko Putra]]></category>
		<category><![CDATA[Satlantas Polres Ende]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://endenews.com/?p=1596</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Ende didominasi oleh anak-anak atau usia dibawah 17 tahun. Mirisnya,...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/laka-lantas-di-ende-didominasi-anak-anak-50-persen-meninggal-dunia/">Laka Lantas di Ende Didominasi Anak-anak, 50 Persen Meninggal Dunia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Ende didominasi oleh anak-anak atau usia dibawah 17 tahun. Mirisnya, hampir 50 persen dari total kasus laka lantas menyebabkan korban jiwa.</p>
<p>Data tersebut dijelaskan oleh Kasat Lantas Polres Ende, AKP Febryan Eko Putra (17/9/20), saat <em>group discussion </em>dengan sejumlah pihak guna menekan angka kecelakaan. Hadir dalam <em>group discussion</em> ini, Dinas Perhubungan Ende, Dinas Pekerjaan Umum, dan Satuan Kerja (Satker) Pembangunan Jalan Nasional (PJN) IV Wilayah Flores.</p>
<p><em>Group discussion</em> digelar Satlantas menghadirkan beberapa pihak terkait, karena tingginya laka lantas di Ende berhubungan dengan kondisi jalan dan ketersediaan rambu lalu lintas sebagai salah satu penyebab.</p>
<p>Dikatakan Kasat Lantas Polres Ende, AKP Febryan Eko Putra, data angka pelanggaran lalu lintas di Kabupaten Ende bulan Januari hingga Agustus 2020, tercatat 1.987 pelanggaran. “Terdiri dari 1.462 tilang dan 525 teguran,” jelasnya (17/9/20).</p>
<p>Lanjutnya, khusus untuk tilang tercatat 75 persen terkait penggunaan helm. Sisanya merupakan penilangan karena ketidak-lengkapan surat kendaraan dan penggunaan knalpot. Para pelaku pelanggaran, kata AKP Febryan Eko Putra, didominasi oleh anak-anak usia dibawah 17 tahun.</p>
<p>Selain pelanggaran, dirinya juga memaparkan data angka laka lantas di Kabupaten Ende. Dalam data yang dihimpun Satlantas Polres Ende sejak bulan Januari hingga September 2020, terdapat 17 kasus laka lantas.</p>
<p>Angka kecelakaan itu menempati posisi kedua di seluruh NTT, setelah Kota Kupang. Sedangkan untuk wilayah Flores, angka kecelakaan di Kabupaten Ende paling menonjol.</p>
<p>Tingkat kefatalan laka lantas di Kabupaten Ende juga amat mengkhawatirkan. Menurut AKP Febryan Eko Putra, nyaris 50 persen dari total kasus laka lantas mengakibatkan korban jiwa.</p>
<p>“Untuk fatalitasnya itu, ada yang meninggal, ada yang luka berat, ada yang luka ringan. Tapi hampir 50 persen itu meninggal dunia”.</p>
<p>Anak-anak usia dibawah 17 tahun mendominasi data angka laka lantas di Kabupaten Ende, kata AKP Febryan Eko Putra.</p>
<p>Kasus laka lantas di Kabupaten Ende terjadi secara bervariasi. Mulai dari kasus tabrak lari, tabrak pejalan kaki, kecelakaan tunggal, hingga tabrakan antar-kendaraan.</p>
<p>Menyikapi fenomena ini pihak Satlantas Polres Ende telah menghimpun data guna mengetahui faktor penyebab. Dari data yang diolah, didapati 3 faktor utama. Pertama, faktor kelayakan kendaraan dan kecakapan pengemudi. Kedua, faktor kondisi jalan. Dan ketiga, ketersediaan sarana-prasarana seperti rambu lalu lintas dan minimnya trotoar.</p>
<p>Pihak Satlantas Polres Ende, juga telah melakukan beberapa upaya diantaranya menggalakkan sosialisasi ke sekolah-sekolah, baik SMP, SMA, dan universitas. Selain itu, Satlantas juga menggandeng sejumlah pihak guna bekerjasama dalam menekan angka laka lantas. <strong><em>(ARA/EN)</em></strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/laka-lantas-di-ende-didominasi-anak-anak-50-persen-meninggal-dunia/">Laka Lantas di Ende Didominasi Anak-anak, 50 Persen Meninggal Dunia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tekan Angka Kecelakaan, Satlantas Polres Ende Gelar Group Discussion</title>
		<link>https://endenews.com/tekan-angka-kecelakaan-satlantas-polres-ende-gelar-group-discussion/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[EndeNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Sep 2020 10:50:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ende]]></category>
		<category><![CDATA[AKP Febryan Eko Putra]]></category>
		<category><![CDATA[Satlantas Polres Ende]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://endenews.com/?p=1591</guid>

					<description><![CDATA[<p>Satlantas Polres Ende menggelar group discussion dengan sejumlah pihak guna menekan angka kecelakaan di Kabupaten...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/tekan-angka-kecelakaan-satlantas-polres-ende-gelar-group-discussion/">Tekan Angka Kecelakaan, Satlantas Polres Ende Gelar Group Discussion</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Satlantas Polres Ende menggelar <em>group discussion</em> dengan sejumlah pihak guna menekan angka kecelakaan di Kabupaten Ende. Dalam diskusi yang digelar pada Kamis 17 September 2020 ini, hadir perwakilan dari Dinas Perhubungan Ende, Dinas Pekerjaan Umum, dan Satuan Kerja (Satker) Pembangunan Jalan Nasional (PJN) IV Wilayah Flores.</p>
<p>Diskusi digelar guna mencari solusi menekan angka kecelakaan. Menurut Kasat Lantas Polres Ende, AKP Febryan Eko Putra, angka kecelakaan di Kabupaten Ende menempati posisi kedua di seluruh NTT, setelah Kota Kupang. Sedangkan untuk wilayah Flores, angka kecelakaan di Kabupaten Ende paling menonjol.</p>
<p>“Untuk laka lantas dari bulan Januari sampai bulan September kemarin, itu ada 17 kasus laka lantas,” papar Kasat Lantas Polres Ende, Febryan Eko Putra (17/9/20).</p>
<p>Kasus laka lantas di Kabupaten Ende bervariasi. Lanjut AKP Febryan Eko Putra terdiri atas kasus tabrak lari, tabrak pejalan kaki, kecelakaan tunggal, dan tabrakan antar-kendaraan.</p>
<p>Menyikapi fenomena ini pihak Satlantas Polres Ende telah menghimpun data guna mengetahui faktor penyebab. Dari data yang diolah didapati 3 faktor utama. Pertama, faktor kelayakan kendaraan dan kecakapan pengemudi. Kedua, faktor kondisi jalan. Dan ketiga, ketersediaan sarana-prasara seperti rambu lalu lintas dan minimnya trotoar.</p>
<p>Jelas AKP Febryan Eko Putra, pihaknya telah melakukan beberapa upaya diantaranya menggalakkan sosialisasi. “Jadi kita sudah melaksanakan sosialisasi ke sekolah-sekolah, dari SMP, SMA, sampai universitas.”</p>
<p>Namun hasilnya belum memuaskan. Lanjutnya, hal itu disebabkan tingginya angka kecelakaan berkaitan langsung dengan kondisi kelayakan kendaraan, kondisi jalan, dan ketersediaan sarana prasarana lalu lintas. Karena itu pihaknya meminta kerjasama pihak terkait.</p>
<p>Mengenai kelayakan kendaraan, Dinas Perhubungan Kabupaten Ende yang hadir dalam diskusi mengakui, pengujian kelayakan kendaraan atau <em>KIR </em>kurang dioptimalkan sejak awal tahun ini. Khususnya selama masa pandemi.</p>
<p>Menurut Kabid Perhubungan Darat Dishub Ende, Zainudin Ismail, berkurangnya uji<em> KIR</em> disebabkan aturan selama masa pandemi dan rutinitas warga yang berkurang. Selain itu, Dishub Ende juga mengalami kekurangan personil untuk melakukan pemeriksaan.</p>
<p>Mengenai ketersediaan rambu lalu lintas Dishub Ende berkomitmen akan menambah. Diakui Zainal, jumlah rambu lalu lintas di Ende memang belum memadai.</p>
<p>Untuk faktor kondisi jalan, Kadis Pekerjaan Umum Kabupaten Ende, Fransiskus Lewang mengatakan, kondisi jalan kabupaten dibawah kewenangan pihaknya tergolong layak. Menurut Frans Lewang, ke depan pihaknya akan memberikan perhatian untuk penambahan trotoar.</p>
<p>Masih mengenai kondisi jalan, Satker PJN IV NTT Wilayah Flores yang menangani pembangunan jalan nasional memberikan jawaban sama. Diwakili Manager Ruas PPK 4.2, Gusti Atmawinata, pihak Satker PJN mengakui terdapat beberapa titik yang membutuhkan perbaikan. Namun, secara garis besar kondisi jalan nasional tergolong layak.</p>
<p>Ditambahkan Gusti Atmawinata, pihaknya menilai angka kecelakan berkaitan erat dengan kurangnya rambu lalu lintas pada jalur luar kota.</p>
<p>Dalam diskusi ini, para pihak juga menyoroti kurangnya kesadaran masyarakat menjaga sarana-prasarana jalan. Kesadaran masyarakat, dinilai para pihak juga masih rendah dalam pembatasan kecepatan berkendara.</p>
<p>Seluruh pihak berkomitmen akan bekerjasama dan saling berkoordinasi guna mengurangi angka kecelakaan di Kabupaten Ende. <em><strong>(ARA/ EN)</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/tekan-angka-kecelakaan-satlantas-polres-ende-gelar-group-discussion/">Tekan Angka Kecelakaan, Satlantas Polres Ende Gelar Group Discussion</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Operasi Rutin Satlantas Polres Ende, Jaring 40-an Kendaraan Dalam Sehari</title>
		<link>https://endenews.com/operasi-rutin-satlantas-polres-ende-jaring-40-an-kendaraan-dalam-sehari/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[EndeNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Sep 2020 13:28:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Kasat Lantas Polres Ende Febryanto Eko Putra]]></category>
		<category><![CDATA[Satlantas Polres Ende]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://endenews.com/?p=1578</guid>

					<description><![CDATA[<p>Satuan Lantas Polres Ende melakukan operasi rutin di wilayah Kota Ende (8/9/20). Dalam operasi rutin...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/operasi-rutin-satlantas-polres-ende-jaring-40-an-kendaraan-dalam-sehari/">Operasi Rutin Satlantas Polres Ende, Jaring 40-an Kendaraan Dalam Sehari</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Satuan Lantas Polres Ende melakukan operasi rutin di wilayah Kota Ende (8/9/20). Dalam operasi rutin ini, rata-rata sebanyak 40-an kendaraan terjaring dalam satu hari.</p>
<p>Disampaikan Kasat Lantas Polres Ende, Febryanto Eko Putra, operasi rutin merupakan salah satu agenda kerja Satuan Lantas, selain operasi berkala.</p>
<p>Operasi rutin digalakkan dengan dua alasan utama. Pertama, untuk meningkatan kesadaran masyarakat dalam ber-lalulintas.</p>
<p>“Yang kedua, memberikan edukasi kepada masyarakat akan pentingnya kelengkapan dalam berkendara,” kata Kasat Lantas, Febryanto Eko Putra (8/9/20).</p>
<p>Rata-rata dalam satu hari, Satlantas Polres Ende menjaring sebanyak 40-an kendaraan. Dirincikan oleh Kanit Patwal Polres Ende, Bripka Nofrin Heroin Lodoh, pada hari ini misalnya, penilangan yang dilakukan pihaknya menjaring 42 kendaraan.</p>
<p>Para pengendara yang terciduk selanjutnya diarahkan menyelesaikan kelengkapan sesuai ketentuan yang berlaku.</p>
<p>Dirinya juga menekankan, pihak Satlantas tidak berkewenangan lagi dalam menerima titipan denda tilang. Dijelaskannya, Satlantas sebatas menindak ketika menjumpai pelanggar, mencatat identitas, jenis pelanggaran, nomor resi tilang dan besaran denda.</p>
<p>Selanjutnya petugas akan mengirim data ke server Bank. Pelanggar yang ditilang akan mendapatkan nomor BRI Virtual Acount (BRIVA), lalu pihak Bank mengirim pesan singkat ke ponsel pelanggar berisi nominal denda.</p>
<p>Setelah pembayaran dilakukan maka pelanggar dapat mengambil barang bukti yang disita. Hal ini sesuai dengan mekanisme E-Tilang, jelas Kanit Patwal Nofrin Lodoh.</p>
<p>Lanjutnya jika dalam pembayaran terdapat kelebihan bayar setelah putusan peradilan singkat, maka kelebihan uang si pelanggar akan dikembalikan.</p>
<p>“Kalau denda tilangnya Rp 250.000, putusannya cuma Rp 100,000, masih lebih Rp 150.000 maka itu dikembalikan oleh Kejaksaan. Itu berkoordinasi antara Kejaksaan dengan BRI,” jelasnya. <strong><em>(ARA/EN)</em></strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/operasi-rutin-satlantas-polres-ende-jaring-40-an-kendaraan-dalam-sehari/">Operasi Rutin Satlantas Polres Ende, Jaring 40-an Kendaraan Dalam Sehari</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
