<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Wisudawan S1 Tertua di Italia &#8211; Ende News</title>
	<atom:link href="https://endenews.com/tag/wisudawan-s1-tertua-di-italia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://endenews.com</link>
	<description>Berita &#38; Budaya Kabupaten Ende</description>
	<lastBuildDate>Tue, 02 Mar 2021 02:22:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://endenews.com/wp-content/uploads/2023/10/cropped-512-100x75.png</url>
	<title>Wisudawan S1 Tertua di Italia &#8211; Ende News</title>
	<link>https://endenews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Giussepe Paterno, Wisudawan S1 Tertua di Italia</title>
		<link>https://endenews.com/giussepe-paterno-wisudawan-s1-tertua-di-italia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[EndeNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Aug 2020 01:45:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Giussepe Paterno]]></category>
		<category><![CDATA[Wisudawan S1 Tertua di Italia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://endenews.com/?p=1360</guid>

					<description><![CDATA[<p>Giussepe Paterno, baru saja tercatat sebagai wisudawan S1 tertua di Italia. Giussepe diwisuda pada usia...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/giussepe-paterno-wisudawan-s1-tertua-di-italia/">Giussepe Paterno, Wisudawan S1 Tertua di Italia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Giussepe Paterno, baru saja tercatat sebagai wisudawan S1 tertua di Italia. Giussepe diwisuda pada usia 96 tahun.</p>
<p>Pekan ini Giussepe telah mendapat tepuk tangan meriah saat menerima gelar dari University of Palermo, Italia. Giussepe menerima gelar bersama rekan mahasiswa lain, yang 70 tahun lebih muda.</p>
<p><span class="td_btn td_btn_md td_outlined_btn"><strong><span style="background-color: #ffffff; color: #000080;"><a style="background-color: #ffffff; color: #000080;" href="https://endenews.com/kim-jong-un-umumkan-lockdown-korut-diambang-kasus-pertama-covid-19/"><em><span style="color: #000000;">BACA JUGA :</span> </em>Kim Jong Un Umumkan Lockdown, Korut Diambang Kasus Pertama Covid-19</a></span></strong></span></p>
<p>Giussepe Paterno lahir di Italia pada 1924. Dia tumbuh dalam keluarga miskin di daerah Sisilia.</p>
<p>Karena miskin dia hanya menerima pendidikan Sekolah Dasar pada usia anak-anak. Pada usia dewasa, Giussepe bergabung dengan angkatan laut Italia. Dia bertugas selama Perang Dunia Kedua, sebelum akhirnya menikah dan bekerja di perusahaan kereta api.</p>
<p>Menghadapi masa-masa sulit, keinginan Giussepe dalam bidang pendidikan amat tinggi. Itu terbukti ketika Giussepe lulus dari Sekolah Menengah Atas pada usia 31 tahun.</p>
<p>Setelah itu Giussepe menyimpan keinginan untuk melangkah lebih jauh. &#8220;Pengetahuan itu seperti koper yang saya bawa, itu harta karun,&#8221; kata Giussepe, seperti dilansir <em>Reuters</em> (31/7/20).</p>
<p>Komitmen Giussepe di bidang pendidikan mulai terwujud pada tahun 20017. Dia mendaftar sebagai mahasiswa di University of Colombo, Italia.</p>
<p><span class="td_btn td_btn_md td_outlined_btn"><strong><span style="background-color: #ffffff; color: #000080;"><em><span style="color: #000000;">BACA JUGA :</span></em> <a style="background-color: #ffffff; color: #000080;" href="https://endenews.com/najib-razak-mantan-pm-malaysia-divonis-12-tahun-penjara/">Najib Razak, Mantan PM Malaysia Divonis 12 Tahun Penjara</a></span></strong></span></p>
<p>Sebagai seorang mahasiswa, Giussepe mengetengahkan esainya pada Mesin Ketik manual yang diberikan ibunya. Dia menjauh dari <em>Google</em> demi buku-buku cetak. Karena enggan menggunakan teknologi saat belajar, Giussepe sempat kesulitan ketika kuliah online diterapkan selama pandemi Corona.</p>
<p>Namun tantangan dimasa pandemi bukan barang baru baginya. Dia pernah melewati yang lebih berat dari itu. Bertaruh nyawa ketika Perang Dunia II, salah satunya.</p>
<p>Kegigihan Giussepe berbuah manis pada Rabu, 28 Juli 2020, ketika dia lulus dari universitas. dia mendapat banyak pujian.</p>
<p>ketika ditanya, apa yang akan dilakukannya ke depan, Giussepe menjawab akan menulis.</p>
<p>“Proyek saya untuk masa depan adalah mengabdikan diri menulis. Saya ingin meninjau kembali semua teks yang dulu tidak sempat saya eksplorasi,” ucapnya. <strong><em>(REU/EN)</em></strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/giussepe-paterno-wisudawan-s1-tertua-di-italia/">Giussepe Paterno, Wisudawan S1 Tertua di Italia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
