TMMD Bikin Warga Reka Kepincut, 2 Warga Mendaftar Bintara TNI

  • Bagikan
TNI membantu Warga Desa Reka membuat kandang ternak (6/7/20)

Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 108, yang dilaksanakan di Desa Reka Kabupaten Ende ternyata menarik antusiasme warga terhadap TNI. Korps yang terkenal disiplin tersebut kini menjadi primadona bagi warga Desa Reka.

Tak sebatas hanya ingin mengenal atau akrab saja warga Reka khususnya kaula muda, bahkan kepincut ingin jadi tentara. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya 2 orang pemuda asal desa tersebut yang mendaftar sebagai calon Bintara TNI.

Informasi pendaftaran kedua pemuda asal Reka itu dibenarkan oleh Dandim 1602 Ende, Letkol Inf Fuad Suparlin (6/7/20). Dirinya menjelaskan kedua pemuda itu mendaftar setelah dilakukan sosialisasi tentang perekrutan Bintara TNI AD yang diadakan di Desa Reka.

Secara garis besar, di dalam program TMMD terdapat 2 bentuk kegiatan yakni fisik dan non fisik. Kegiatan non fisik salah satu itemnya adalah sosialisasi tentang perekrutan anggota TNI.

“Kebetulan pada saat ini sedang berlangsung penerimaan Secaba (Sekolah Calon Bintara) TNI AD.” Lanjut Dandim Fuad Suparlin ketika proses sosialisasi juga ditekankan bahwa pendaftaran calon Bintara tanpa dipungut biaya.

Setelah kegiatan sosialisasi pada tanggal 3 Juli 2020 itu usai 2 orang pemuda Desa Reka langsung putuskan mendaftar sebagai calon Bintara TNI AD.

TNI AD dalam hal ini Kodim 1602 Ende menerima pendaftaran keduanya dengan senang hati. Menurut Pasipers Dim 1602 Ende, Lettu Inf Ilham Amir, berkas keduanya telah diurus oleh pihak Kodim Ende.

Lanjut Lettu Inf Ilham Amir, dalam pendaftaran calon Bintara TNI, pihak Kodim diberi kewenangan melakukan seleksi administrasi dan tinggi badan para pendaftar.

Jika lolos seleksi mereka akan dikirim ke Kupang menjalani tes selanjutnya.

Untuk diketahui, hingga hari ini tercatat ada 523 orang pendaftar yang dinyatakan lolos seleksi administrasi. Mereka terdiri dari 442 orang pria dan 81 perempuan. Pendaftaran calon Bintara masih dilaksanakan dan akan ditutup pada tanggal 2 Agustus 2020. (ARA/EN)

  • Bagikan