Pertemuan antara anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ende bersama bupati dan wakil bupati Ende, Senin (24/03/25), berakhir ricuh. Kericuhan terjadi diantara beberapa anggota DPRD Ende sehingga bupati dan wakil bupati Ende meninggalkan ruang pertemuan.
Kericuhan terjadi bahkan sebelum pertemuan antara anggota DPRD Ende dan bupati Ende itu dimulai.
BACA JUGA
Penyebab terjadinya kericuhan yang melibatkan beberapa anggota DPRD Ende itu belum diketahui. Para anggota dewan menolak memberikan penjelasan kepada awak media usai kericuhan terjadi.
Pantauan media ini di Gedung DPRD Ende, kericuhan diantara para anggota dewan terjadi usai sidang paripurna pembentukan Pansus LKPj di gedung DPRD Ende, Senin (24/03).
Untuk diketahui, hari ini (Senin, 24/03), DPRD Ende menyelenggarakan sidang paripurna pembentukan Pansus LKPj di gedung DPRD Ende. Sidang paripurna dihadiri oleh bupati Ende Yosef Benediktus Badeoda, wabup Dominikus Minggu Mere, Sekda Ende serta pimpinan OPD.
BACA JUGA
Awalnya pelaksanaan sidang paripurna pembentukan Pansus LKPj berlangsung normal tanpa kericuhan. Dalam sidang paripurna tersebut diinformasikan bahwa setelah paripurna ada pertemuan tertutup antara seluruh anggota DPRD Ende dengan bupati dan wakil bupati Ende.
Saat informasi pertemuan disampaikan kepada para anggota dewan, tak terlihat adanya protes atau silang pendapat di dalam forum paripurna.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.






