Sejarah Pemilihan Bupati Ende Sejak 1963 : Mulanya Penunjukan Langsung

Avatar photo
Kepala Daerah Tingkat II atau bupati Ende pertama, Mauritz Gerardus Winokan dan bupati Ende kedua, H. J. Gadi Djou
Kepala Daerah Tingkat II atau bupati Ende pertama, Mauritz Gerardus Winokan dan bupati Ende kedua, H. J. Gadi Djou

Dari sinilah mulai dilakukan proses pemilihan Kepala Daerah Tingkat II atau sekarang ini dikenal dengan sebutan bupati. Mulanya proses pemilihan bupati ini dilakukan secara penunjukan langsung.

Untuk Daerah Tingkat II Ende, kendati telah dibentuk pada 1958, proses penunjukan kepala daerah atau bupati baru dilakukan pada tahun 1963.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Ingin Punya Website?  Klik Disini!!!

BACA JUGA

Berdasarkan keputusan Departemen Penerangan nomor 0205/CS/59/63, tanggal 17 Januari 1963, Mauritz Gerardus Winokan ditunjuk sebagai Kepala Daerah Tingkat II Ende.

Penunjukan langsung tersebut menjadikan menjadikan Mauritz Gerardus Winokan sebagai bupati Ende yang pertama.

Pemilihan Oleh DPRD

Selanjutnya, pada tahun 1968, Haji Hasan Aroeboesman menjadi Kepala Daerah Tingkat II alias bupati Ende, menggantikan Mauritz Gerardus Winokan.

Haji Hasan Aroeboesman menjadi Kepala Daerah Tingkat II Ende tidak melalui penunjukan langsung, melainkan melalui proses pemilihan oleh anggota dewan.