<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Dinas Pariwisata Ende &#8211; Ende News</title>
	<atom:link href="https://endenews.com/tag/dinas-pariwisata-ende/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://endenews.com</link>
	<description>Berita &#38; Budaya Kabupaten Ende</description>
	<lastBuildDate>Wed, 13 Apr 2022 14:40:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://endenews.com/wp-content/uploads/2023/10/cropped-512-100x75.png</url>
	<title>Dinas Pariwisata Ende &#8211; Ende News</title>
	<link>https://endenews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Toilet Setengah Miliar Milik Pemkab Ende, Isinya Bikin Warga Geleng-geleng</title>
		<link>https://endenews.com/toilet-setengah-miliar-milik-pemkab-ende-isinya-bikin-warga-geleng-geleng/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[EndeNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Apr 2022 13:44:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pariwisata Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Dispar Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Toilet Dispar Ende]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://endenews.com/?p=5040</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pemerintah Kabupaten Ende telah menyelesaikan pembangunan 4 toilet umum untuk meningkatkan daya tarik destinasi wisata....</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/toilet-setengah-miliar-milik-pemkab-ende-isinya-bikin-warga-geleng-geleng/">Toilet Setengah Miliar Milik Pemkab Ende, Isinya Bikin Warga Geleng-geleng</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pemerintah Kabupaten Ende telah menyelesaikan pembangunan 4 toilet umum untuk meningkatkan daya tarik destinasi wisata. Pembangunan toilet dianggarkan dari Dana Alokasi Umum (DAK) pada tahun 2021 yang menelan biaya miliaran rupiah. Bagaimana tidak, untuk pengerjaan 1 buah toilet umum saja dana yang dialokasikan sekitar Rp 500 juta.</p>
<p>Penelusuran media ini menemukan beberapa fakta yang cukup mengejutnya mengenai kondisi dan perlengkapan toilet. Beberapa warga di sekitar lokasi juga mengaku terkejut dengan nilai pengerjaan yang mencapai setengah miliar.</p>
<p>Sebelumnya, penuturan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Ende, Martinus Satban (12/4), pada tahun lalu Pemerintah Pusat mengalokasikan dana membangun 4 buah toilet dengan nilai masing-masing toilet rata-rata Rp 500 juta. Ke 4 toilet yang dibangun terletak di destinasi wisata Pantai Kota Raja, Taman Rendo, Sao Ria Kelimutu dan Air Panas Detusoko.</p>
<p>“Ada 4 toilet, (nilainya) masing-masing Rp 500 juta. Di Taman Rendo, Pantai Kota Raja, di Kolam Air Panas Detusoko, dan satu toilet di Sao Ria, Moni,” tutur Martinus Satban (12/4/22).</p>
<p>Mengenai nilai pengerjaan yang tergolong fantastis Satban mengatakan hal tersebut dikarenakan toilet dibangun sesuai standar internasional, kendati dirinya tak merinci kualitas bangunan sesuai standar internasional yang dimaksud.</p>
<p>“Toilet itu standar internasional, keistimewaannya toilet itu bersih, nyaman bagi anak, difabel, selain untuk masyarakat umum”.</p>
<p>“Saya tidak tahu apa yang mahal dari itu karena <em>spek</em> (spesifikasi) barang beda-beda,” lanjutnya.</p>
<p>Nilai toilet yang tergolong fantastis itu tentu membuat penasaran, apa saja perlengkapan toilet yang membuat pengerjaannya mencapai setengah miliar. Penelusuran kami di dua toilet yang berada yang di dalam Kota Ende yaitu toilet di Taman Rendo dan di Pantai Kota Raja menemukan beberapa fakta. <em><strong>(Hal. 2)</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/toilet-setengah-miliar-milik-pemkab-ende-isinya-bikin-warga-geleng-geleng/">Toilet Setengah Miliar Milik Pemkab Ende, Isinya Bikin Warga Geleng-geleng</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Toilet Senilai Setengah Miliar, Dispar Ende : Itu Standar Internasional</title>
		<link>https://endenews.com/toilet-senilai-setengah-miliar-dispar-ende-itu-standar-internasional/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[EndeNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Apr 2022 10:27:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pariwisata Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Dispar Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Toilet Taman Rendo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://endenews.com/?p=5034</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pemerintah Kabupaten Ende telah menyelesaikan pembangunan toilet umum yang terletak Taman Rendo, Kecamatan Ende Utara,...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/toilet-senilai-setengah-miliar-dispar-ende-itu-standar-internasional/">Toilet Senilai Setengah Miliar, Dispar Ende : Itu Standar Internasional</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pemerintah Kabupaten Ende telah menyelesaikan pembangunan toilet umum yang terletak Taman Rendo, Kecamatan Ende Utara, Kota Ende. Toilet yang dikerjakan dengan anggaran mencapai setengah miliar rupiah itu diclaim berstandar internasional.</p>
<p>Pembangunan toilet umum di Taman Rendo bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) program peningkatan tarik destinasi wisata  yang dikerjakan pada tahun 2021. Pengerjakan toilet tersebut menelan biaya sebesar Rp 515.003.000.</p>
<p>Keberadaan toilet terletak di sudut kiri di dalam komplek Taman Rendo. Bangunan toilet berukuran sedang berwarna kuning-putih. Menurut Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Ende, Martinus Satban (12/4), toilet dibangun untuk meningkatkan daya tarik desitinasi.</p>
<p>Lanjut Satban, pada tahun 2021 Pemerintah Pusat mengalokasikan dana membangun 4 buah toilet diantaranya di Taman Rendo. Nilai masing-masing toilet rata-rata Rp 500 juta.</p>
<p>“Ada 4 toilet, (nilainya) masing-masing Rp 500 juta. Di Pantai Kota Raja, di Kolam Air Panas Detusoko, dan satu toilet di Sao Ria, Moni,” tuturnya. Untuk toilet umum di Taman Rendo, sambung Satban, pengerjaan diselesaikan pada bulan November tahun lalu.</p>
<p>Mengenai nilai pengerjaan yang tergolong fantastis Satban mengatakan hal tersebut dikarenakan toilet dibangun sesuai internasional. Kendati tak menyebut secara rinci kualitas bangunan sesuai standar internasional yang dimaksud.</p>
<p>“Toilet itu standar internasional, keistimewaannya toilet itu bersih, nyaman bagi anak, difabel, selain untuk masyarakat umum”.</p>
<p>“Saya tidak tahu apa yang mahal dari itu karena <em>spek</em> (spesifikasi) barang beda-beda,” lanjutnya.</p>
<p>Selain toilet, pemerintah juga membangun fasilitas penerangan di komplek Taman Rendo. Fasilitas penerangan di taman tersebut berjumlah 21 buah lampu senilai Rp 166 juta.</p>
<p>Kendati demikian, pantauan media ini di lokasi mendapati kondisi taman justru tidak terurus, dipenuhi rumput, dan sampah bertebaran. Pagar Taman Rendo juga digembok sehingga publik tidak dapat mengakses hingga ke bangunan toilet.</p>
<p>Dari luar taman masih dapat diamati kondisi Taman Rendo yang nyaris seluruhnya tidak terawat, termasuk ornamen-ornamen seperti tugu dan mainan anak-anak yang catnya telah terkelupas.</p>
<p>Mengenai hal tersebut, terang Satban, pihaknya masih mempersiapkan skema pengelolaan Taman Rendo termasuk perawatan dan penjagaan, sehingga taman masih ditutup meskipun pengerjaan rampung sejak tahun lalu. Setelah selesai maka akan dilakukan peresmian sehingga dapat digunakan oleh publik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/toilet-senilai-setengah-miliar-dispar-ende-itu-standar-internasional/">Toilet Senilai Setengah Miliar, Dispar Ende : Itu Standar Internasional</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengembangan Produk Wisata Desa Harus Dimulai Dari Masyarakat</title>
		<link>https://endenews.com/pengembangan-produk-wisata-desa-harus-dimulai-dari-masyarakat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[EndeNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Oct 2021 01:34:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Wolofeo]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pariwisata Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesian Ecotourism Network]]></category>
		<category><![CDATA[Martinus Satban]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata Ende]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://endenews.com/?p=3742</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pengembangan produk wisata desa harus dimulai dari masyarakat. Pengembangan produk wisata merupakan rangkaian inovasi guna...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/pengembangan-produk-wisata-desa-harus-dimulai-dari-masyarakat/">Pengembangan Produk Wisata Desa Harus Dimulai Dari Masyarakat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pengembangan produk wisata desa harus dimulai dari masyarakat. Pengembangan produk wisata merupakan rangkaian inovasi guna menambah nilai suatu produk dan mempromosikannya. Tujuannya, menambah daya pikat dan menarik minat kunjungan.</p>
<p>Menurut Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Ende, Martinus Satban, pengembangan produk wisata selalu menjadi titik kemajuan pariwisata yang harus dimulai dari masyarat itu sendiri.</p>
<p>“Pengembangan produk wisata sangat penting dan harus dimulai dari masyarakat. Kita, pemerintah atau LSM (Lembaga Swadaya Masyarat) membantu meningkatkan sumber daya manusianya,” ungkapnya, usai membuka pelatihan <em>Pengembangan Produk Wisata Desa</em> yang digelar yayasan Indecon (<em>Indonesian Ecotourism Network</em>), di Desa Wolofeo, Kecamatan Detusoko, Senin, (12/102021).</p>
<p>Di Kabupaten Ende, lanjutnya, potensi wisata berkelimpahan begitu pula dengan produk, yang mulai dipromosikan para pelaku usaha. Tantangan selanjutnya menurut Satban adalah bagaimana cara mengembangkan produk secara menarik kepada wisatawan.</p>
<p>Pengembangan produk wisata mesti dimulai dari masyarakat itu sendiri. Kreatifitas dan inovasi diperlukan untuk membuat suatu obyek berdaya saing dan memiliki daya pikat. Di sisi lain, pemerintah dan para pegiat pariwisata menyiapkan masyarakat melalui pelatihan dan pendampingan.</p>
<p>Mencontoh beberapa produk wisata desa di Ende yang telah maju, kata Satban, hal itu merupakan keberhasilan inovasi dari masyarakat. Komitmen masyarakat yang secara konsisten mengembangkan produk wisata desa melalui kemasan, promosi, dan atraksi merupakan kunci kemajuan pariwisata di desa itu sendiri.</p>
<p>Sekarang ini, sambungnya, banyak pihak ingin terlibat dalam peran pendampingan namun para pihak tentu akan menilai keseriusan dari masyarakat.</p>
<p>Di tempat yang sama, Emanuel Rae, pegiat pariwisata yang juga merupakan penyelanggara kegiatan Indecon, mengatakan, pengembangan pariwisata baik produk maupun obyek telah dimudahkan dengan kemajuan teknologi.</p>
<p>Kata Emanuel, sekarang ini tinggal peran pegiat pariwisata menumbuhkan inovasi di masyarakat melalui pelatihan atau pendampingan. Sebagai penyelenggara, Indecon, berupaya memacu peran masyarakat melalui peningkatan sumber daya manusia di desa.</p>
<p>Kegiatan Pengembangan Produk Wisata Desa, yang digelar Indecon, diselenggarakan selama 4 hari, melibatkan perwakilan dari 6 desa dan kelurahan.</p>
<p>“Ada 6 desa yang diundang yaitu Wolotopo Timur, kelurahan Se’ulako, desa Roga lebih ke titik Toba dengan fokus Kopi, desa Niowula, kemudian desa Wolofeo dan Sipijena,” kata dia.</p>
<p>Selama 4 hari para peserta akan dilatih mengenai pengambangan produk dan pengelolaan daya tarik wisata. <strong>(ARA/EN)</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/pengembangan-produk-wisata-desa-harus-dimulai-dari-masyarakat/">Pengembangan Produk Wisata Desa Harus Dimulai Dari Masyarakat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ende Jadi Tuan Rumah Pemilihan Putra-Putri Ekowisata 2021</title>
		<link>https://endenews.com/ende-jadi-tuan-rumah-pemilihan-putra-putri-ekowisata-2021/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[EndeNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Sep 2021 10:48:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Regional NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Dekranasda NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pariwisata Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Martinus Satban]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilihan Putra Putri Ekowisata 2021]]></category>
		<category><![CDATA[Putra Ekowisata NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Putri Ekowisata NTT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://endenews.com/?p=3364</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kabupaten Ende menjadi tuan rumah event nasional Pemilihan Putra-Putri Ekowisata tahun 2021. Penentuan Kabupaten Ende...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/ende-jadi-tuan-rumah-pemilihan-putra-putri-ekowisata-2021/">Ende Jadi Tuan Rumah Pemilihan Putra-Putri Ekowisata 2021</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kabupaten Ende menjadi tuan rumah event nasional Pemilihan Putra-Putri Ekowisata tahun 2021. Penentuan Kabupaten Ende sebagai tuan rumah merupakan keputusan Dekranasda Propinsi Nusa Tenggara Timur sebagai penyelenggara ajang tersebut tahun ini.</p>
<p>Pemilihan Putra-Putri Ekowisata merupakan ajang nasional yang diikuti perwakilan dari seluruh propinsi se-Indonesia. Pemilihan Putra-Putri Ekowisata tahun ini merupakan penyelenggaran kali kedua bagi event itu. Tahun lalu, penyelenggaraan perdana bertempat di Propinsi Bali.</p>
<p>Kepastian Kabupaten Ende menjadi tuan rumah dikonfirmasi oleh Dinas Pariwisata Kabupaten. Menurut Kepala Dinas Pariwisata Martinus Satban (14/09/21), penentuan lokasi merupakan kewenangan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Propinsi NTT, sebagai penyelenggara.</p>
<p>“Konsep besar penyelenggaraan Pemilihan Putra-Putri Ekowisata itu wewenang Dekranasda Propinsi NTT. Tentu saja kita berterimakasih sebab dipercayakan menjadi tuan rumah dari event nasional,” ungkapnya.</p>
<p>Pemilihan Putra-Putri Ekowisata akan diselenggarakan pada tanggal 15-17 November 2021. Tujuan ajang ini untuk mempromosikan pariwisata berbasis ekowisata. Konsep ekowisata sendiri merupakan pembangunan pariwisata berbasis ekosistem.</p>
<p>“Jadi ke depan semua pegiat pariwisata harus menyiapkan prinsip-prinsip pariwisata berbasis lingkungan,” lanjut Satban.</p>
<p>Saat pelaksanaan event, jelasnya, jalannya pemilihan merupakan domain Dekranasda NTT sebagai penyelenggara sementara pihaknya menyiapkan fasilitas pendukung dan atraksi wisata.</p>
<p>“Jadi Dekranasda NTT fokus di proses pemilihan, kita mendukung dengan atraksi-atraksi dan promosi obyek wisata&#8221;.</p>
<p>Dinas Pariwisata Kabupaten Ende kini tengah mempersiapkan agenda atraksi memeriahkan sekaligus promosi spot-spot wisata daerah. Rencananya, beberapa hari sebelum Pemilihan Putra-Putri Ekowisata berlangsung, diadakan atraksi paralayang dari bukit Kezimara.</p>
<p>Selain itu diadakan festival tenun, pameran ekonomi kreatif, atraksi budaya, dan kunjungan para peserta ke obyek-obyek wisata.</p>
<p>Fasilitas pendukung lainnya seperti transportasi dan perhotelan juga tidak luput dari perhatian. “Kita juga siapkan fasilitas pendukung seperti kesiapan perhotelan dan transportasi”.</p>
<p>Di lain pihak, Dekranasda NTT sebagai penyelenggara juga terus melakukan persiapan pra event. Pada 9 September 2021 Dekranasda NTT mengirim Putra dan Putri Ekowisata NTT mengunjungi Ende. di Ende, keduanya melakukan pemotretan di Taman Nasional Kelimutu dan melakukan pembicaraan dengan Bupati Ende. <strong>(ARA/EN)</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/ende-jadi-tuan-rumah-pemilihan-putra-putri-ekowisata-2021/">Ende Jadi Tuan Rumah Pemilihan Putra-Putri Ekowisata 2021</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
