<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>MUI Kabupaten Ende &#8211; Ende News</title>
	<atom:link href="https://endenews.com/tag/mui-kabupaten-ende/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://endenews.com</link>
	<description>Berita &#38; Budaya Kabupaten Ende</description>
	<lastBuildDate>Wed, 20 May 2020 03:03:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://endenews.com/wp-content/uploads/2023/10/cropped-512-100x75.png</url>
	<title>MUI Kabupaten Ende &#8211; Ende News</title>
	<link>https://endenews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sholat Idul Fitri di Lapangan Pancasila Ende Tidak Diselenggarakan</title>
		<link>https://endenews.com/sholat-idul-fitri-di-lapangan-pancasila-ende-tidak-diselenggarakan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[EndeNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 May 2020 02:34:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Ende]]></category>
		<category><![CDATA[MUI Kabupaten Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Panitia Hari Besar Islam Kabupaten Ende]]></category>
		<category><![CDATA[PHBI Kabupaten Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Sholat Idul Fitri di Kabupaten Ende Tidak Diselenggarakan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://endenews.com/?p=850</guid>

					<description><![CDATA[<p>Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Ende mengeluarkan surat himbauan tentang penyelenggaraan Sholat Idul Fitri...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/sholat-idul-fitri-di-lapangan-pancasila-ende-tidak-diselenggarakan/">Sholat Idul Fitri di Lapangan Pancasila Ende Tidak Diselenggarakan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Ende mengeluarkan surat himbauan tentang penyelenggaraan Sholat Idul Fitri tahun ini. Dalam surat bernomor <em>45/IF/PHBI-E/V/2020</em>, PHBI memutuskan, tidak menyelenggarakan Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriah di Lapangan Pancasila, Kota Ende. Surat tersebut dikeluarkan tanggal 17 Mei 2020.</p>
<p>PHBI merupakan penyelenggara Sholat Idul Fitri yang setiap tahun dilaksanakan secara terbuka di Lapangan Pancasila. Namun, tahun ini hal yang sama tidak dapat dilaksanakan mengingat pandemi virus covid-19 tengah mewabah.</p>
<p>Keputusan tidak menyelenggaran Sholat Idul Fitri mengacu pada Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) nomor 14 dan nomor 28 tahun 2020.  Selain itu, PHBI juga mendasari keputusannya pada Surat Edaran Menteri Agama, MUI NTT, MUI Kabupaten Ende, serta himbauan Bupati Ende.</p>
<ul>
<li><strong><span style="background-color: #ffffff; color: #003366;"><em><span style="color: #000000;">BACA JUGA : </span></em><a style="background-color: #ffffff; color: #003366;" href="https://endenews.com/6-kasus-positif-corona-di-ende-nangapanda-terbanyak/">6 Kasus Positif Corona di Ende, Nangapanda Terbanyak</a></span></strong></li>
</ul>
<p>Sekreataris PHBI, Lukman Pua Rangga, yang dihubungi <em>Ende News</em> (19/5/20) mengatakan, keputusan tersebut diambil mengingat petunjuk ulama dan pemerintah dalam upaya pencegahan penularan.</p>
<p>“Setiap keputusan mereka (ulama dan pemerintah) demi kemaslahatan umat,” lanjut Lukman, di dalam Islam juga telah diajarkan, jika ada wabah mengancam keselamatan hidup, maka sebaiknya selalu berada di rumah dan lakukan ibadah di rumah masing-masing.</p>
<p>“Dan itu ada Hadits Nabi yang mengaturnya,” tegas Lukman.</p>
<ul>
<li><strong><span style="background-color: #ffffff; color: #003366;"><em><span style="color: #000000;">BACA JUGA : </span></em><a style="background-color: #ffffff; color: #003366;" href="https://endenews.com/gugus-tugas-pastikan-eks-lambelu-di-ende-tidak-diperiksa-ulang/">Gugus Tugas Pastikan, Eks Lambelu di Ende Tidak Diperiksa Ulang</a></span></strong></li>
</ul>
<p>Salah satu tujuan pokok kaidah umat Islam atau dikenal <em>al qawaidu tasyri’iyyatu lil ahkam</em>, adalah mengedapankan kepentingan umum.</p>
<p>Kalaupun dihadapkan pada dua pilihan sulit maka hukum Islam menetapkan, <em>Da’rul Mafasid wa Jalbul Mashaliih</em>, atau mencegah hal yang mendatangkan keburukan diutamakan terlebiih dahulu, daripada mengambil sesuatu yang dapat memberikan manfaat.</p>
<p>Karena itulah dirinya mengharapkan umat Islam di Kabupaten Ende menaati himbauan yang dikeluarkan pihaknya.  Umat Islam diminta tidak melaksanakan Sholat di lapangan terbuka dan secara berjamaah di Masjid.</p>
<p>“Jangan ambil langkah sendiri-sendiri. Harus selalu berpedoman pada fatwa ulama dan himbauan pemerintah. Sebaiknya jangan melaksanakan Sholat secara berjamaah, baik di lapangan terbuka maupun di Masjid-masjid, karena sangat berpeluang tertularnya virus corona,” himbau Lukman.</p>
<p>Untuk diketahui, selain tidak menyelenggarakan Sholat Idul Fitri secara terbuka, dalam surat PHBI, juga dinyatakan penyelenggaraan Pawai Takbir Keliling tidak dilaksanakan. <strong><em>(ARA/EN)</em></strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/sholat-idul-fitri-di-lapangan-pancasila-ende-tidak-diselenggarakan/">Sholat Idul Fitri di Lapangan Pancasila Ende Tidak Diselenggarakan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sikap Umat Islam di Ende: Dari Larangan Sholat Berjamaah Hingga Ramadhan Ditengah Wabah</title>
		<link>https://endenews.com/sikap-umat-islam-di-ende-dari-larangan-sholat-berjamaah-hingga-ramadhan-ditengah-wabah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[EndeNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Apr 2020 16:19:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah Ende]]></category>
		<category><![CDATA[MUI Kabupaten Ende]]></category>
		<category><![CDATA[NU Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://endenews.com/?p=539</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pemerintah Indonesia menetapkan awal puasa atau 1 Ramadhan 1441 Hijriah jatuh pada Jumat, 24 April...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/sikap-umat-islam-di-ende-dari-larangan-sholat-berjamaah-hingga-ramadhan-ditengah-wabah/">Sikap Umat Islam di Ende: Dari Larangan Sholat Berjamaah Hingga Ramadhan Ditengah Wabah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pemerintah Indonesia menetapkan awal puasa atau 1 Ramadhan 1441 Hijriah jatuh pada Jumat, 24 April 2020. Keputusan diambil setelah melakukan sidang Isbat pada Kamis, 23 April 2020.</p>
<p>Dimulainya Bulan Puasa tahun ini nampaknya amat berbeda dengan dengan tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini Bulan Puasa dilaksanakan ditengah ketakutan akan penularan virus Covid-19.</p>
<p>Pemerintah, baik pusat maupun daerah tengah berupaya keras melakukan pembatasan sosial untuk mencegah penularan virus keparat tersebut. Salah satu cara yang santer dilakukan adalah larangan berkumpul.</p>
<p>Larangan berkumpul ini berlaku bagi semua aktifitas, termasuk dalam hal fundamental seperti Sholat berjamah.</p>
<p>Di Kabupaten Ende, larangan Sholat mulai menjadi perhatian sejak Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat mengeluarkan Fatwa Nomor14 Tahun 2020 tentang tata cara beribadah di masa Covid-19, tanggal 14 Maret 2020.</p>
<p>Fatwa ini kemudian menjadi acuan bagi MUI Kabupaten Ende mengeluarkan surat edaran.</p>
<p>Keluarnya surat edaran setelah MUI Ende duduk bersama seluruh stakeholder di Kantor Bupati Ende tanggal 23 Maret 2020. Dalam pertemuan yang difasilitasi Pemkab Ende itu, turut hadir perwakilan dari Muhammadiyah Ende, Nahdlatul Ulama (NU), Gereja Katolik, Gereja Protestan (GMIT Ende), Hindu, Budha, pihak Polres, dan Kodim Ende.</p>
<p>Di dalam surat edaran MUI Ende ada klausul membolehkan ibadah berjamaah selama bukan daerah terpapar, persis mengikuti Fatwa MUI Pusat.</p>
<p>Tanggal 26 Maret MUI Kabupaten Ende merevisi surat edaran dan memperketatnya. MUI Ende melarang total ibadah berjamaah di seluruh Masjid Kabupaten Ende. Surat ini muncul bersamaan dengan ditetapkannya Provinsi NTT dalam situasi tanggap darurat.</p>
<p>Menurut ketua NU Kabupaten Ende, Usman Abdul Hamid, surat kedua tertanggal 26 Maret lebih mempertegas. Berbeda dengan surat edaran sebelumnya yang sifatnya agak lunak.</p>
<p>Beberapa yang dilarang atau ditangguhkan diantaranya Sholat Lima Waktu dan Sholat Jumat di Masjid. Untuk sementara waktu, jamaah diminta melaksanakannya di rumah masing-masing.</p>
<p>“Setelah surat beredar, di tingkat Takmir Masjid pada umumnya lebih menggunakan surat yang kedua (yang direvisi),” kata Usman ketika diwawancarai <em>Ende News</em> dikediamannya (23/4).</p>
<p>Hal senada juga dikatakan oleh pengurus Muhammadiyah Kabupaten Ende. Amin Asrakal, sekretaris Muhammadiyah yang ditemui dikediamannya (23/4) mengatakan, larangan ibadah berjamaah juga diikuti oleh jamaah Muhammadiyah.</p>
<p>Acuannya tidak saja menggunakan keputusan MUI melainkan didasarkan pada Edaran Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Nomor 3 Tahun 2020 tentang Tuntunan Ibadah Dalam Kondisi Darurat Covid-19.</p>
<p>Maka dengan sendirinya surat edaran MUI Ende semakin menguatkan keputusan intern Muhammadiyah.</p>
<p>“Karena itu, untuk kami (Muhammadiyah) harus ikut yang diputuskan lembaga pemerintah maupun agama dengan cara Sholat di rumah masing-masing,” kata Asrakal.</p>
<p><strong>Ibadah di Rumah Saja</strong></p>
<p>Pada hari Selasa tanggal 22 April 2020 terjadi lagi pertemuan di Kantor Bupati Ende. Pertemuan ini hanya mengundang tokoh agama Islam Kabupaten Ende.</p>
<p>Pertemuan ditujukan mengevaluasi soal larangan melaksanakan ibadah berjamaah. Selain itu, pertemuan juga membahas kesiapan situasi jelang penentuan Bulan Ramadhan.</p>
<p>Dua Ormas keagamaan terbesar, baik NU maupun Muhammadiyah Ende hadir dalam pertemuan.</p>
<p>Keputusannya masih sama yakni memastikan larangan ibadah berjamaah di Masjid-masjid se Kabupaten Ende. Dan, pada masa Puasa diperluas ke Tarawih,Tadarus dan Sholat ied 1441 H.</p>
<p>Terkait hasil pertemuan, Asrakal mengatakan larangan ibadah berjamaah memang perlu dipastikan secara ketat karena dalam situasi darurat wabah.</p>
<p>“Itu sah-sah saja dalam situasi wabah. Bukan melarang Sholat tetapi dialihkan ke rumah bersama keluarga masing-masing,” jelas Asrakal.</p>
<p>Memang, diakui Asrakal ada juga jamaah yang tidak memperdulikan larangan tersebut. Dan bagi Asrakal, ini merupakan sikap fanatisme buta.</p>
<p>“Ada yang mengatakan bahwa Tuhan akan memberi bencana tambah lagi (kalau tidak Sholat di Masjid). Bukan seperti itu. Ini kan Usaha. Tuhan juga tidak akan menyembuhkan kalau kita tidak berusaha,” jelasnya.</p>
<p>Sikap sama juga terdengar dari ketua NU Kabupaten Ende. Menurut ketua Usman Abdul Hamid, sikap umat Islam kala menghadapi wabah sebenarnya telah tertulis dalam sejarah dan dalil Alqur’an.</p>
<p>“Zaman Khalifah Umar bin Khattab juga pernah terjadi wabah. Sikap Khalifah saat itu adalah pergi meninggalkan wilayah yang terkena wabah, dan ini diikuti oleh umat,” jelas Usman.</p>
<p>Karenanya menjadi jelas bahwa umat Islam di Kabupaten Ende perlu menerapkannya demi mencegah penularan wabah Covid-19. Dan pada Bulan Ramadhan diperluas ke Tarawih,Tadarusan, dan Sholat ied 1441 Hijriah. <em><strong>(Agustinus Rae/EN)</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/sikap-umat-islam-di-ende-dari-larangan-sholat-berjamaah-hingga-ramadhan-ditengah-wabah/">Sikap Umat Islam di Ende: Dari Larangan Sholat Berjamaah Hingga Ramadhan Ditengah Wabah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
