<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Covid-19 di Ende &#8211; Ende News</title>
	<atom:link href="https://endenews.com/tag/covid-19-di-ende/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://endenews.com</link>
	<description>Berita &#38; Budaya Kabupaten Ende</description>
	<lastBuildDate>Wed, 18 Aug 2021 11:07:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://endenews.com/wp-content/uploads/2023/10/cropped-512-100x75.png</url>
	<title>Covid-19 di Ende &#8211; Ende News</title>
	<link>https://endenews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tracing Covid-19 di Ende, Rata-rata 500 Sampel per Hari</title>
		<link>https://endenews.com/tracing-covid-19-di-ende-rata-rata-500-sampel-per-hari/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[EndeNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Aug 2021 10:52:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19 di Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Dandim Nelson Paedo Marpaung]]></category>
		<category><![CDATA[Satgas Covid Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Tracing Covid di Ende]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://endenews.com/?p=3132</guid>

					<description><![CDATA[<p>Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Ende melakukan tracing terhadap warga. Tracing yang dilakukan secara random ini...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/tracing-covid-19-di-ende-rata-rata-500-sampel-per-hari/">Tracing Covid-19 di Ende, Rata-rata 500 Sampel per Hari</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Ende melakukan tracing terhadap warga. Tracing yang dilakukan secara random ini menggunakan Swab Antigen. Tracing telah dimulai sejak tanggal 15 Agustus dan rencananya akan berakhir pada 23 Agustus 2021.</p>
<p>Setiap hari, rata-rata 500 sampel diperiksa oleh anggota Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Ende.</p>
<p>Tracing dilakukan guna menekan penularan Covid-19, selain itu tracing merupakan konsekuansi dari Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level IV sejak 9 Agustus 2021.</p>
<p>Menurut Wakil Ketua Satgas, Dandim 1602 Ende Letkol Inf. Nelson Marpaung, tracing tidak saja dilakukan di wilayah Kota Ende tetapi hingga ke desa. Per hari, rata-rata 500 sampel Swab diperiksa oleh Satgas. Kendati demikian, angka tersebut belum memenuhi standar protap PPKM Level IV.</p>
<p>“Sejauh ini rata-rata per hari 500 sampel Swab diperiksa oleh Satgas. Namun angka itu belum memenuhi target,” kata Letkol Inf. Nelson Paedo Marpaung (16/8/21).</p>
<p>Dalam protap PPKM Level IV, lanjutnya, Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Ende diharuskan melakukan tracing sebanyak 1.379 per hari. Namun target tersebut terbentur beberapa kendala di lapangan.</p>
<p>Dandim Nelson Paedo Marpaung menguraikan, kesadaran masyarakat masih menjadi tantangan serius di lapangan. Mayoritas warga cenderung menghindari tim yang melakukan tracing. Kendala lain, Satgas belum dapat melakukan tracing di pusat-pusat ekonomi seperti pasar karena pertimbangan vitalnya sektor itu.</p>
<p>Mengenai hasil tracing, lanjutnya, angka positif Covid-19 dapat dikatakan mulai melandai. Hingga saat ini hanya terdapat puluhan sampel yang dinyatakan positif.</p>
<p>Pantauan media ini, Senin 16 Agustus 2021, Satgas melakukan penyekatan dan tracing di ruas jalan Eltari, Kota Ende. Di lokasi ini, tracing terhadap warga cukup mendapat tantangan dimana mayoritas warga menghindari tracing. <strong><em>(ARA/EN)</em></strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/tracing-covid-19-di-ende-rata-rata-500-sampel-per-hari/">Tracing Covid-19 di Ende, Rata-rata 500 Sampel per Hari</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dua Pasien Covid-19 di RSUD Ende Meninggal Dunia</title>
		<link>https://endenews.com/dua-pasien-covid-19-di-rsud-ende-meninggal-dunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[EndeNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Jun 2021 10:22:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Aries Dwi Lestari]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19 di Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Pasien Covid-19 di Ende Meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Ende]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://endenews.com/?p=3050</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dua orang pasien Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ende meninggal dunia (24/06/2021). Keduanya...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/dua-pasien-covid-19-di-rsud-ende-meninggal-dunia/">Dua Pasien Covid-19 di RSUD Ende Meninggal Dunia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Dua orang pasien Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ende meninggal dunia (24/06/2021). Keduanya sempat mendapatkan penanganan medis sebelum menghembuskan nafas terakhir.</p>
<p>Pasien pertama merupakan perempuan berusia 64 tahun. Pasien mulai menjalani perawatan di RSUD Ende pada hari ini sekitar pukul 05.00 Wita.</p>
<p>Menurut direktur RSUD Ende, dokter Aries Dwi Lestari, pasien telah menjalani Swab Antigen sebelum mendapatkan pertolongan medis. Hasil Swab Antigen terhadap pasien terkonfirmasi positif Covid-19.</p>
<p>“Pasien masuk jam 05.00 Wita dengan penurunan kesadaran. Swab Antigennya positif Covid-19,” kata Aries Dwi Lestari (24/06). Lanjutnya, Swab Antigen sudah dapat menyatakan seseorang terkonfirmasi positif Covid-19 sebab Kabupaten Ende termasuk dalam daerah dengan kriteria C.</p>
<p>Pasien kemudian mendapat penanganan medis setelah itu. Namun, penanganan tak mampu menyelamatkan nyawa pasien. Pasien dinyatakan meninggal pada pukul 09.25 Wita.</p>
<p>Selanjutnya pasien kedua meninggal pada sore hari. Jelas Aries Dwi Lestari, pasien adalah seorang pria berusia 68 tahun.</p>
<p>Pasien merupakan rujukan dari Kabupaten Nagekeo yang mulai menjalani perawatan di RSUD Ende sejak tanggal 21 Juni 2021. Pasien dinyatakan meninggal pada sore ini (24/06), pukul 14.46 Wita.</p>
<p>Mengenai proses pemakaman terhadap pasien, jelas Aries Dwi, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemkab Nagekeo guna pemulangan jenazah.</p>
<p>“Pemulasaran dilakukan oleh RSUD Ende, sedangkan pemulangan dan pemakaman ditangani oleh Satgas Nagekeo”.</p>
<p>Untuk diketahui, hingga hari ini korban meninggal akibat Covid-19 di Kabupaten Ende tercatat mencapai 18 orang. <strong>(ARA/EN)</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/dua-pasien-covid-19-di-rsud-ende-meninggal-dunia/">Dua Pasien Covid-19 di RSUD Ende Meninggal Dunia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Swab Antigen di Asrama Putri Syuradikara, 15 Siswi Positif Covid-19</title>
		<link>https://endenews.com/swab-antigen-di-asrama-putri-syuradikara-15-siswi-positif-covid-19/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[EndeNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Feb 2021 06:42:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Asrama Putri Syuradikara Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19 di Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Ende News]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://endenews.com/?p=2435</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sebanyak 15 orang siswi di Asrama Putri SMAK Syuradikara (Trikara), Ende Kota, dinyatakan positif Covid-19....</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/swab-antigen-di-asrama-putri-syuradikara-15-siswi-positif-covid-19/">Swab Antigen di Asrama Putri Syuradikara, 15 Siswi Positif Covid-19</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Sebanyak 15 orang siswi di Asrama Putri SMAK Syuradikara (Trikara), Ende Kota, dinyatakan positif Covid-19. Ke 15 diketahui positif setelah dilakukan swab antigen di Asrama Trikara pada Rabu (2/2/21).</p>
<p>Dijelaskan Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Ende, Vitalis Kako, pemeriksaan dilakukan setelah salah satu anggota Asrama Trikara terpapar Covid-19. Siswi berinisial DD dinyatakan positif hasil swab antigen tanggal 1 Februari 2021.</p>
<p>Pihak sekolah lalu menindak lanjuti dengan melakukan swab antigen terhadap seluruh siswi di Asrama Trikara.</p>
<p>Kata Vitalis Kako, dalam pemeriksaan yang digelar pada 2 Februari, terdapat 121 orang yang menjalani swab antigen.</p>
<p>“Yang melakukan swab antigen sebanyak 121 orang,” ucap Vitalis Kako (3/2/21).</p>
<p>Pemeriksaan terhadap warga Asrama Trikara dilakukan oleh Puskesmas Onekore dan Klinik Martin de Pores. Hasilnya, lanjut Vitalis Kako, sebanyak 15 orang siswi dinyatakan positif Covid-19.</p>
<p>Sekarang ini, ke 15 siswi yang dinyatakan positif Covid-19 tengah menjalani karantina mandiri di Asrama Trikara.</p>
<p>Selain itu, tambahnya, pihak sekolah juga telah memulangkan siswi Asrama yang dinyatakan negatif hasil swab antigen kepada orangtua masing-masing. <em><strong>(ARA/EN)</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/swab-antigen-di-asrama-putri-syuradikara-15-siswi-positif-covid-19/">Swab Antigen di Asrama Putri Syuradikara, 15 Siswi Positif Covid-19</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Siapa Saja yang Dimakamkan Sesuai Prokes Covid-19, Simak Penjelasan Dokter Aries</title>
		<link>https://endenews.com/siapa-saja-yang-dimakamkan-sesuai-prokes-covid-19-simak-penjelasan-dokter-aries/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[EndeNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Feb 2021 04:48:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19 di Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Ende News]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala RSUD Ende Dokter Aries Dwi Lestari]]></category>
		<category><![CDATA[Pemakaman Pasien Covid-19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://endenews.com/?p=2429</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pemakaman pasien Covid-19 di Ende beberapa kali menimbulkan silang pendapat. Diantaranya mengenai kriteria, siapa saja...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/siapa-saja-yang-dimakamkan-sesuai-prokes-covid-19-simak-penjelasan-dokter-aries/">Siapa Saja yang Dimakamkan Sesuai Prokes Covid-19, Simak Penjelasan Dokter Aries</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pemakaman pasien Covid-19 di Ende beberapa kali menimbulkan silang pendapat. Diantaranya mengenai kriteria, siapa saja yang wajib dimakamkan sesuai protokol kesehatan (prokes) Covid-19.</p>
<p>Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ende menanggapi hal tersebut sebagai sesuatu yang wajar terjadi di tengah masyarakat awam. Menurut Direktur RSUD Ende, dokter Aries Dwi Lestari, intinya terus dijelaskan sehingga timbul kesadaran bersama.</p>
<p>Mengenai kriteria bagi seseorang dimakamkan sesuai prokes Covid-19, jelasnya, telah tertuang dalam Keputusan Mentri Kesehatan Republik Indonesia tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019, revisi kelima.</p>
<p>Dalam pedoman tersebut diatur kriteria siapa saja yang harus dikuburkan atau pemulasarannya menggunakan protokol kesehatan Covid-19. Lanjut dokter Aries, secara aturan terdapat dua kriteria.</p>
<p>“Yang pertama, meninggal di rumah sakit selama perawatan covid-19 pasien konfirmasi atau probable,” tuturnya (31/1/21). Jadi, merujuk pedoman Kemenkes RI, pasien terkonfirmasi dan pasien probable wajib dimakamkan sesuai prokes Covid-19.</p>
<p>Tidak seperti kasus konfirmasi yang telah dimengerti secara luas, kasus probable masih awam di telinga masyarakat.</p>
<p>Dokter aries menjelaskan, “kasus probable menurut kriteria di pedoman, adalah, kasus suspect dengan ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Atas) berat atau gagal nafas atau meninggal, dengan gambaran klinis yang meyakinkan Covid-19 dan belum ada hasil pemeriksaan laboratorium RTPCR”.</p>
<p>Di Ende sendiri, lanjutnya, sering terjadi pasien meninggal ketika masih berstatus probable Covid-19. Kata dokter Aries, hal itu disebabkan keterbatasan swab PCR yang hanya dapat dilakukan di Kota Kupang.</p>
<p>“Karena ada keterbatasan di NTT ini, yang bisa melakukan PCR saat ini hanya di Kupang. Di W. Z. Yohanes dan Undana”.</p>
<p>Selain pasien terkonfirmasi dan probable, masih ada satu lagi kriteria bagi seseorang dimakamkan sesuai prokes Covid-19.</p>
<p>“(Kriteria) yang kedua, meninggal di luar rumah sakit atau DOA (death on arrival) artinya meninggal dalam perjalananan. Bila pasien memiliki riwayat kontak erat dengan orang atau pasien terkonfirmasi positif Covid-19, maka pemulasaran jenazah diberlakukan tata laksana Covid-19”.</p>
<p>“Jadi ada dua kriteria. Yang pertama, pasien terkonfirmasi atau probable Covid-19 yang meninggal saat perawatan di rumah sakit. Dan kedua, pasien yang meninggal di luar rumah sakit, yang ada riwayat kontak dengan orang terkonfirmasi Covid-19. Kedua kriteria itu menjadi patokan pemulasaran jenazah diberlakukan tata laksana Covid-19”. <strong><em>(ARA/EN)</em></strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/siapa-saja-yang-dimakamkan-sesuai-prokes-covid-19-simak-penjelasan-dokter-aries/">Siapa Saja yang Dimakamkan Sesuai Prokes Covid-19, Simak Penjelasan Dokter Aries</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Seorang Lansia di Ende Meninggal Akibat Covid-19</title>
		<link>https://endenews.com/seorang-lansia-di-ende-meninggal-akibat-covid-19/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[EndeNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Feb 2021 11:41:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Aries Dwi Lestari]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19 di Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Ende News]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Ende]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://endenews.com/?p=2408</guid>

					<description><![CDATA[<p>Seorang pria Lanjut Usia (Lansia) di Kabupaten Ende meninggal dunia setelah terpapar Covid-19. PW, Lansia...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/seorang-lansia-di-ende-meninggal-akibat-covid-19/">Seorang Lansia di Ende Meninggal Akibat Covid-19</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Seorang pria Lanjut Usia (Lansia) di Kabupaten Ende meninggal dunia setelah terpapar Covid-19. PW, Lansia berumur 73 tahun meninggal dunia pada Senin (01/02/21).</p>
<p>Sebelum meninggal dunia PW sempat mendapat pertolongan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ende. Penuturan Direktur RSUD Ende, dokter Aries Dwi Lestari, pasien menjalani perawatan sejak tanggal 18 Januari.</p>
<p>Dalam masa perawatan, dilakukan pengambilan sampel swab PCR terhadap pasien sebanyak dua kali, yakni pada tanggal 24 dan 25 Januari.</p>
<p>Tanggal 26, lanjut dokter Aries, sampel tersebut dikirim ke Surabaya. Surabaya menjadi tempat pemeriksaan lantaran Kupang mengalami kelebihan kuota, tambahnya.</p>
<p>“Jadi tanggal 24 (Januari) hari pertama, tanggal 25 hari kedua, kita swab untuk dilakukan PCR. Tanggal 26 kita kirimkan ke, karena Kupang sudah overload, kita kirim ke Surabaya,” kata dokter Aries Dwi Lestari (01/02).</p>
<p>Namun, hasil swab PCR dari Surabaya tak kunjung keluar. Papar dokter Aries, syukurnya pihak RSUD Ende menerima sebagian <em>cartridge</em> Tes Cepat Molekuler (TSM) yang dipesan sebelumnya sehingga pemeriksaan dapat dilakukan.</p>
<p>“Tapi syukur Alhamdulilah, kami punya  <em>cartridge</em> TSM datang sebagian kecil kemarin malam. Jadi langsung kami TCM pakai <em>cartridge</em> yang baru datang itu”.</p>
<p>“Hasilnya positif (Covid-19). Jadi kita sudah bisa bilang bahwa ini terkonfirmasi (karena), TCM itu sama dengan PCR,” tandasnya. <em><strong>(ARA/EN)</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/seorang-lansia-di-ende-meninggal-akibat-covid-19/">Seorang Lansia di Ende Meninggal Akibat Covid-19</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Transmisi Lokal Covid-19 di Ende Mencapai 40 Persen</title>
		<link>https://endenews.com/transmisi-lokal-covid-19-di-ende-mencapai-40-persen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[EndeNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Jan 2021 03:18:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19 di Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Transmisi Lokal di Ende]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://endenews.com/?p=2175</guid>

					<description><![CDATA[<p>Transmisi lokal penyebaran Covid-19 di Kabupaten Ende kian meningkat. Perkembangan ini cukup mengkhawatirkan sebab penyebaran...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/transmisi-lokal-covid-19-di-ende-mencapai-40-persen/">Transmisi Lokal Covid-19 di Ende Mencapai 40 Persen</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Transmisi lokal penyebaran Covid-19 di Kabupaten Ende kian meningkat. Perkembangan ini cukup mengkhawatirkan sebab penyebaran virus bukan dari pelaku perjalanan atau dari luar Ende.</p>
<p>Dipaparkan sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Ende, Vitalis Kako (11/1/21), data terkini Dinas Kesehatan Kabupaten Ende, dari 121 kasus positif sebanyak 40 persen merupakan transmisi lokal.</p>
<p>“Total kasus sampai dengan hari ini, itu 121 kasus. 120 sembuh, 1 meninggal. Sekitar 40 persen kasus merupakan transmisi lokal,” kata Vitalis Kako (11/1/21)</p>
<p>Transmisi lokal, dijelaskannya, diartikan sebagai kasus infeksi yang terjadi antar-masyarakat di suatu daerah. Artinya keberadaan virus tersebar di tengah masyarakat lokal atau tidak lagi dari luar.</p>
<p>Memang, pada mulanya kasus infeksi merupakan import case atau kasus import. Namun setelah terjadi penularan berlapis-lapis maka pusat infeksi di tengah masyarakat lokal itu sendiri.</p>
<p>“Contonya kayak di Nangapada. Kalau orang pertama (positif) kita bilang klaster Gowa. Tetapi kalau orang ke berikut-berikutnya, itu sudah dikatakan transmisi lokal”. Lanjut Vitalis, pada intinya sudah dua lapis penularan.</p>
<p>Dengan angka mencapai 40 persen maka transmisi lokal penyebaran Covid-19 di Kabupaten Ende dikategorikan tinggi.</p>
<p>“Kita ini, Kabupaten Ende sudah dikategorikan tingkat transmisi lokal yang tinggi. Kalau dulu <em>kan,</em> kita bisa bilang datang dari orang luar. Sekarang ini sudah menyebar,” pungkasnya. <strong><em>(ARA/EN)</em></strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/transmisi-lokal-covid-19-di-ende-mencapai-40-persen/">Transmisi Lokal Covid-19 di Ende Mencapai 40 Persen</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pasien Covid-19 di Ende Meninggal dunia</title>
		<link>https://endenews.com/pasien-covid-19-di-ende-meninggal-dunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[EndeNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Jan 2021 03:49:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19 di Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Pasien Covid-19 di Ende Meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Ende]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://endenews.com/?p=2068</guid>

					<description><![CDATA[<p>Seorang pasien Covid-19 di Kabupaten Ende meninggal dunia di RSUD Ende, pada Senin 4 Januari...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/pasien-covid-19-di-ende-meninggal-dunia/">Pasien Covid-19 di Ende Meninggal dunia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Seorang pasien Covid-19 di Kabupaten Ende meninggal dunia di RSUD Ende, pada Senin 4 Januari 2021.</p>
<p>Pasien meninggal merupakan perempuan berinisial SU, berusia 63 tahun, warga Kelurahan Tanjung, Kecamatan Ende Selatan. SU dinyatakan meninggal sekitar pukul 16.10 Wita.</p>
<p>Proses evakuasi jenazah dari ruang isolasi RSUD Ende menuju tempat pemakaman dilakukan tim Tagana Ende dan dipimpin langsung Bupati Ende, Djafar Ahmad dan Dandim 1602 Ende, Letkol Nelson Marpaung.</p>
<p>Proses pemakaman dilaksanakan sesuai protokol kesehatan. Hal tersebut dilakukan setelah pihak Kecamatan Ende Selatan mencapai kesepahaman dengan pihak keluarga.</p>
<p>Atas kejadian tersebut Bupati Ende, Djafar Ahmad, mengimbau agar masyarakat tidak cemas dan tetap menerapkan protokol kesehatan.</p>
<p>Untuk diketahui, SU menjadi pasien pertama di Ende yang meninggal dunia akibat virus Covid-19.</p>
<p>Meninggalnya SU menambah daftar kematian akibat covid-19 di Nusa Tenggara Timur. Dalam data Gugus Tugas Provinsi NTT yang dirilis tanggal 4 Januari 2021, tercatat angka kematian akibat Covid-19 mencapai 56 orang. <strong><em>(ARA/EN)</em></strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/pasien-covid-19-di-ende-meninggal-dunia/">Pasien Covid-19 di Ende Meninggal dunia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
