Ende  

Program 100 Hari Tak Sekedar “Bim-Salabim” Ende Baru (1)

Avatar photo
TWW5

Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda, secara resmi telah mengumumkan program 100 hari pertama masa kepemimpinannya bersama Wabup Dominikus Minggu Mere.

Pada Kamis, 6 Maret 2025, orang nomor satu di kabupaten Ende itu mengumumkan sebanyak 11 program yang akan menjadi perhatian pemerintah kabupaten Ende dalam 100 hari ke depan.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Ingin Punya Website?  Klik Disini!!!

Ke 11 agenda kegiatan itu pun mencakup berbagai bidang mulai dari kesehatan, pendidikan, UMKM, pembentukan BUMD baru hingga melakukan audit terhadap RSUD Ende dan Perumda Tirta Kelimutu alias PDAM Ende.

BACA JUGA

Setelah diumumkan dalam pidato perdana bupati Ende di paripurna DPRD, berbagai program itu pun menyisahkan tanda tanya besar hingga saat ini. Misalnya bagaimana kemampuan pemerintah? Apa saja tantangannya? Atau, apakah program-program itu dapat diselesaikan dalam 100 hari pertama?

Berbagai pihak yang kami hubungi mulai dari tim pemenangan yang menyusun visi-misi saat Pilkada lalu, narasumber pemerintah, anggota dewan maupun para pengamat menemukan, program 100 hari ternyata tak semudah mengayun tongkat ajaib lalu “bim-salabim” terealisasi.

Mayoritas dari 11 program 100 hari bupati Ende, kecuali penataan penerangan jalan, pasar malam dan Ende Street Festival, ditemukan tak semudah “bim-salabim” Ende Baru.

Program 100 sehari, merujuk penelusuran media ini, paling tepat sebatas membangun fondasi untuk sebuah rumah yang dinamai oleh bupati Ende dengan istilah “Ende Baru”. Bahkan untuk program seperti pembentukan BUMD baru malah ditemukan nyaris mustahil dilakukan dalam waktu 100 hari pertama.

BACA JUGA

Karena itulah pada 100 hari pertama paling mungkin bagi bupati Badeoda hanya membangun fondasi-fondasi awal, bukan menyelesaikan ke 11 program yang telah dinyatakannya itu.

Program 100 hari bupati Ende sebenarnya telah diwacanakan pada masa kampanye Pilkada Ende beberapa waktu lalu. Pasangan Yosef Badeoda-Dominikus Minggu Mere atau paket Deodo menjadi satu-satunya pasangan calon yang memiliki program 100 hari.

Jika mengulang cerita ke belakang, saat masa kampanye, terdapat 3 program yang menjadi program 100 hari pasangan ini, Ende Bersih, Ende Terang dan pembenahan RSUD Ende serta rumah sakit pratama Tanali.

Sementara program lainnya seperti yang dikatakan bupati Ende dalam pidato perdana tidak terlalu nampak saat masa kampanye. Apalagi jumlahnya bertambah sampai 11 program.