<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Dinas Kesehatan Kabupaten Ende &#8211; Ende News</title>
	<atom:link href="https://endenews.com/tag/dinas-kesehatan-kabupaten-ende/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://endenews.com</link>
	<description>Berita &#38; Budaya Kabupaten Ende</description>
	<lastBuildDate>Sun, 19 Sep 2021 08:09:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://endenews.com/wp-content/uploads/2023/10/cropped-512-100x75.png</url>
	<title>Dinas Kesehatan Kabupaten Ende &#8211; Ende News</title>
	<link>https://endenews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kasus Positif Covid-19 Meningkat Drastis, Ende Masuk &#8220;Zona Kuning&#8221;</title>
		<link>https://endenews.com/kasus-positif-covid-19-meningkat-drastis-ende-masuk-zona-kuning/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[EndeNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Jul 2021 11:45:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kesehatan Kabupaten Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Positif Covid-19 di Kabupaten Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Vitalis Kako]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://endenews.com/?p=3072</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Ende meningkat drastis. Peningkatan kasus positif membuat Kabupaten Ende masuk...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/kasus-positif-covid-19-meningkat-drastis-ende-masuk-zona-kuning/">Kasus Positif Covid-19 Meningkat Drastis, Ende Masuk &#8220;Zona Kuning&#8221;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Ende meningkat drastis. Peningkatan kasus positif membuat Kabupaten Ende masuk sebagai salah satu daerah rawan penularan.</p>
<p>Data Dinas Kesehatan saat ini menunjukkan Kabupaten Ende telah dikategorikan “Zona Kuning” secara nasional.</p>
<p>Jumlah kasus terpapar Covid-19 di Kabupaten hingga tanggal 6 Juli 2021 tercatat 3.769 kasus. Dari angka tersebut, jumlah pasien sembuh sebanyak 1.079 pasien, masih dirawat 647 pasien, dan meninggal dunia sebanyak 26 kasus.</p>
<p>Lalu, data kasus harian di Kabupaten Ende rata-rata 40 kasus dengan tingkat kesembuhan 61,0 persen. Di sisi lain, persentase kematian tercatat 1,5 persen.</p>
<p>Berdasarkan data tersebut, secara nasional, Kabupaten Ende dikategorikan sebagai daerah “Zona Kuning”. Sedangkan secara propinsi, Kabupaten Ende masuk ke dalam kategori “Zona Merah”.</p>
<p>Menurut <em>Plt.</em> Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ende, Vitalis Kako (08/07/21), peningkatan kasus positif yang amat drastis itu baru terjadi sekitar dua bulan terakhir.</p>
<p>Mengenai langkah pemerintah, lanjutnya, Pemkab Ende telah menyiapkan tiga lokasi sebagai tempat karantina atau isolasi terpusat. Yakni Stadion Marilonga, Rumah Jabatan Bupati Ende, dan Balai Latihan Kerja (BLK) Disnakertrans.</p>
<p>Selain itu, Pemkab Ende juga telah menerapkan pembatasan aktivitas warga dan pengetatan di wilayah-wilayah perbatasan.</p>
<p>Dirinya berharap warga Kabupaten Ende bersama pemerintah bahu-membahu mencegah penularan Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan. <strong>(ARA/EN)</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/kasus-positif-covid-19-meningkat-drastis-ende-masuk-zona-kuning/">Kasus Positif Covid-19 Meningkat Drastis, Ende Masuk &#8220;Zona Kuning&#8221;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pasien Corona di Ende Meninggal, Dinkes Tidak Tahu Tertular Dari Siapa</title>
		<link>https://endenews.com/pasien-corona-di-ende-meninggal-dinkes-tidak-tahu-tertular-dari-siapa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[EndeNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Jan 2021 11:16:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Corona di Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kesehatan Kabupaten Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Ende]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://endenews.com/?p=2156</guid>

					<description><![CDATA[<p>Meninggalnya salah satu pasien Corona di Kota Ende belum lama ini masih diselimuti tanda tanya....</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/pasien-corona-di-ende-meninggal-dinkes-tidak-tahu-tertular-dari-siapa/">Pasien Corona di Ende Meninggal, Dinkes Tidak Tahu Tertular Dari Siapa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Meninggalnya salah satu pasien Corona di Kota Ende belum lama ini masih diselimuti tanda tanya. Publik penasaran mengenai dari mana sumber penularan.</p>
<p>Pasalnya, SU, perempuan 63 tahun, yang meninggal akibat virus Corona merupakan seorang ibu rumah tangga yang jarang keluar rumah. Selain itu pasien juga bukan pelaku perjalanan selama pandemi.</p>
<p>Vitalis Kako, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Ende membenarkan, ikhwal terjangkitnya pasien tidak diketahui hingga kini.</p>
<p>Penulusuran atas pasien memang telah dilakukan pihaknya namun tidak mendapatkan data apapun.</p>
<p>“Sudah telusuri dan kita juga sudah tanya pasien, dia tidak pernah ke mana-mana,” kata Vitalis Kako (11/1/21).</p>
<p>Pengumpulan informasi mendapati, selain bukan pelaku perjalanan, SU juga tidak pernah melakukan kontak dengan pasien Corona. Karena itu terpaparnya SU dinyatakan Dinkes Ende sebagai transmisi lokal.</p>
<p>Sejauh ini Dinkes Ende telah melakukan treasing kepada keluarga pasien. Sekitar 8 sampel swab dari anggota keluarga telah dikirim ke Kupang menjalani pemeriksaan, jelas Vitalis.</p>
<p>Untuk diketahui, sebelum meninggal SU sempat menjalani perawatan di RSUD Ende. Pasien masuk tanggal 24 Desember.</p>
<p>Setelah menjalani rapid tes, SU dinyatakan reaktif maka dilanjutkan dengan pengambilan sampel swab. Tanggal 28 Desember sampel swab dikirim ke Kupang menjalani pemeriksaan.</p>
<p>Beberapa hari kemudian tepatnya tanggal 31 Desember, hasil swab keluar dan menyatakan SU positif Corona. Namun sayang, sehari setelah diumumkan SU meninggal dunia. <strong><em>(ARA/EN)</em></strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/pasien-corona-di-ende-meninggal-dinkes-tidak-tahu-tertular-dari-siapa/">Pasien Corona di Ende Meninggal, Dinkes Tidak Tahu Tertular Dari Siapa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ende Dijadikan Locus Penanganan Stunting, Ini Data Per Kecamatan</title>
		<link>https://endenews.com/ende-dijadikan-locus-penanganan-stunting-ini-data-per-kecamatan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[EndeNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Jul 2020 13:26:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Data Stunting Kabupaten Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kesehatan Kabupaten Ende]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://endenews.com/?p=1105</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kabupaten Ende menjadi locus penanganan stunting (gagal tumbuh) oleh pemerintah pusat yang ditargetkan hingga tahun...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/ende-dijadikan-locus-penanganan-stunting-ini-data-per-kecamatan/">Ende Dijadikan Locus Penanganan Stunting, Ini Data Per Kecamatan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kabupaten Ende menjadi locus penanganan stunting (gagal tumbuh) oleh pemerintah pusat yang ditargetkan hingga tahun 2023. Stunting menjadi persoalan serius dan jadi salah satu fokus perhatian bagi pemerintah pusat.</p>
<ul>
<li><strong><span style="background-color: #ffffff; color: #000080;"><em><span style="color: #000000;">BACA JUGA :</span></em> <a style="background-color: #ffffff; color: #000080;" href="https://endenews.com/kematian-babi-di-ende-capai-465-ekor-dalam-dua-bulan/">Kematian Babi di Ende Capai 465 Ekor Dalam Dua Bulan</a></span></strong></li>
</ul>
<p>Stunting adalah kondisi gagal tumbuh akibat kurangnya asupan gizi yang kronis sejak bayi dalam kandungan hingga periode awal kehidupan. Ini mengakibat anak lebih pendek dari anak normal seusia dan memiliki keterlambatan dalam berpikir.</p>
<p>Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ende, dokter Muna Fatma, dijadikannya Ende sebagai lokus penanganan, disebabkan fokus perhatian yang terpusat. Jika dahulu problem stunting menjadi lokus kerja bagi Dinkes sendiri, maka sejak tahun 2019, pola kerja penananganannya secara konvergensi.</p>
<p>“Ditangani secara konvergensi maksudnya dilakukan bukan hanya oleh sektor kesehatan saja, tetapi melibatkan sektor-sektor lain,” kata Dokter Muna (13/7/20).</p>
<p>Berbagai sektor akan terlibat dalam urusan penanganan. “Dan Dinas Kesehatan hanya bertanggung jawab di Pengolahan Data dan Rilis Data,” lanjut dokter Muna, langkah penanganan lain menjadi tugas beberapa sektor sesuai tupoksi. Inilah pola konvergensi yang diterapkan sejak tahun 2019.</p>
<p>Hingga saat ini Kabupaten Ende menjadi wilayah terendah ketiga dalam urusan stunting, se propinsi NTT. Kendati terendah, lanjutnya, hingga tahun 2023 terhadap Kabupaten Ende akan diberikan target oleh pemerintah pusat sebagai standar penurunan per tahun.</p>
<ul>
<li><strong><span style="background-color: #ffffff; color: #000080;"><em><span style="color: #000000;">BACA JUGA :</span></em> <a style="background-color: #ffffff; color: #000080;" href="https://endenews.com/wow-pad-ende-normal-ditengah-pandemi-begini-rinciannya/">PAD Ende Normal Ditengah Pandemi, Begini Rinciannya</a></span></strong></li>
</ul>
<p>Mengenai data stunting di Kabupaten Ende, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Ende, Wilhelmus Hamid, target penurunan angka stunting yang diberikan oleh pemerintah pusat masih terjaga hingga saat ini.</p>
<p>Data stunting tercatat dalam e-Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM). Sumber data disampaikan langsung oleh Puskemas-puskemas di seluruh Kabupaten Ende kepada pemerintah pusat. Prosesnya sangatlah cepat dan transparan. Dan berikut ini data angka stunting di Kabupaten Ende hingga bulan September 2019.</p>
<p>Kecamatan Detukeli, Puskemas Watunggere, 118 kasus.</p>
<p>Kecamata Detusoko, Puskemas Detusoko 83 kasus dan Puskesmas Saga 106 kasus.</p>
<p>Kecamatan Ende, Puskesmas Detundora 162 kasus dan Puskesmas Ria Raja 110.</p>
<p>Kecamatan Ende Selatan, Puskesmas Rukun Lima 116 kasus.</p>
<p>Kecamatan Ende Tengah, Puskesmas Kota Ende 95 dan Puskesmas Onekore 50 kasus.</p>
<p>Kecamatan Ende Timur, Puskesmas Rewarangga 67 kasus.</p>
<p>Kecamatan Ende Utara, Puskesmas Kota Ratu 94 kasus.</p>
<p>Kecamatan Kelimutu, Puskesmas Moni 140 kasus.</p>
<p>Kecamatan Kota baru, Puskesmas Kota Baru 132 kasus.</p>
<p>Kecamatan Lepembusu Kelisoke, Puskesmas Peibenga 103 kasus.</p>
<p>Kecamatan Lio timur, Puskesmas Watuneso 200 kasus.</p>
<p>Kecamatan Maukaro, Puskesmas Maukaro 119 kasus.</p>
<p>Kecamatan Maurole, Puskesmas Maurole 179 kasus.</p>
<p>Kecamatan Nangapanda, Puskesmas Nangapanda 225 kasus.</p>
<p>Kecamatan Ndona, Puskesmas Ngalupolo 90 kasus.</p>
<p>Kecamatan Ndona Timur, Puskesmas Roga 150 kasus.</p>
<p>Kecamatan Ndori, Puskesmas Maubasa 112 kasus.</p>
<p>Kecamatan Pulau Ende, Puskesmas Ahmad Yani 106 kasus.</p>
<p>Kecamatan Wewaria, Puskesmas Welamosa 254 kasus.</p>
<p>Kecamatan Wolojita, Puskesmas Wolojita 74 kasus.</p>
<p>Kecamatan Wolowaru, Puskesmas Wolowaru 113 kasus.</p>
<p>Total seluruhnya tercatat 2.998 kasus stunting di Kabupaten Ende. <strong><em>(ARA/EN)</em></strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/ende-dijadikan-locus-penanganan-stunting-ini-data-per-kecamatan/">Ende Dijadikan Locus Penanganan Stunting, Ini Data Per Kecamatan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polemik Terjadi di Komisi III DPRD Ende Usai Rapat Dengan Dinkes</title>
		<link>https://endenews.com/polemik-terjadi-di-komisi-iii-dprd-ende-usai-rapat-dengan-dinkes/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[EndeNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 May 2020 13:46:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kesehatan Kabupaten Ende]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Kabupaten Ende]]></category>
		<category><![CDATA[RS Pratama Tanali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://endenews.com/?p=647</guid>

					<description><![CDATA[<p>Polemik muncul di intern Komisi III DPRD Ende usai menggelar Rapat Dengar Pendapat (RPD) dengan...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/polemik-terjadi-di-komisi-iii-dprd-ende-usai-rapat-dengan-dinkes/">Polemik Terjadi di Komisi III DPRD Ende Usai Rapat Dengan Dinkes</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Polemik muncul di intern Komisi III DPRD Ende usai menggelar Rapat Dengar Pendapat (RPD) dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Ende (30/4/20). Polemik terjadi lantaran rekomendasi Komisi III usai rapat, disusun secara sepihak oleh ketua Komisi, Vinsen Sangu.</p>
<p>RDP sendiri digelar membahas dua agenda, yakni penanganan Covid 19 dan pembangunan RS Pratama.</p>
<ul>
<li><span style="color: #0000ff;"><strong><span style="background-color: #ffffff;"><em><span style="color: #000000;">BACA JUGA :</span></em> </span></strong></span><span style="color: #0000ff;"><strong><span style="background-color: #ffffff;"><a style="background-color: #ffffff; color: #0000ff;" href="https://endenews.com/waktu-pendaftaran-pelamar-rs-pratama-tanali-terlalu-singkat-ada-apa/">Waktu Pendaftaran Pelamar RS Pratama Tanali Terlalu Singkat, Ada Apa?</a></span></strong></span></li>
</ul>
<p>Menurut salah satu anggota Komisi III DPRD Ende, Mahmud Djegha, usai rapat yang berjalan alot tersebut, beredar di pemberitaan maupun pesan <em>WatsApp</em> tentang Rekomendasi Komisi III.</p>
<p>Rekomendasi yang beredar itu tertanda ketua Komisi Vinsen Sangu dan berisi 9 poin hasil RDP. Namun, Rekomendasi itu dikeluarkan tanpa melalui diskusi dengan seluruh anggota Komisi III.</p>
<p>Mekanisme mengeluarkan Rekomendasi, menurut Mahmud seharusnya didahului dengan diskusi. Tetapi kali ini ketua Komisi menyusun sendiri Rekomendasi tanpa didahului diskusi.</p>
<p>Oleh karenanya Rekomendasi yang dikeluarkan tersebut dinilai bukan merupakan keputusan Komisi III melainkan argumen pribadi.</p>
<p>“Itu pemikiran pribadi ketua Komisi. Bukan Rekomendasi Komisi III,” tegas Mahmud (4/5/20).</p>
<p>Dikeluarkannya Rekomendasi secara sepihak, ungkap Mahmud telah mengakibatkan beberapa poin penting yang ditegaskan di dalam RDP tidak termuat.</p>
<p>Mahmud mencontohkan, dirinya dalam RDP mengusulkan pengawasan pembangunan RS Pratama melibatkan pihak Kejaksaan, inspektorat, Badan Pengawasan Keuangan Pemerintah (BPKP), karena selama ini belum pernah ditunjukkan bukti audit.</p>
<p>Sayangnya usulan tersebut tidak termuat dalam Rekomendasi Komisi III. Selain itu usulan untuk membandingkan pembangunan RS Pratama di Kabupaten Ende dengan Kabupaten lain yang memiliki anggaran sama untuk disandingkan, juga tidak terakomodir.</p>
<ul>
<li><strong><span style="background-color: #0000ff;"><a style="background-color: #0000ff;" href="https://endenews.com/setelah-klaster-gowa-gugus-tugas-di-ende-telusuri-klaster-magetan/"><em><span style="background-color: #ffffff; color: #000000;">BACA JUGA : </span></em><span style="background-color: #ffffff; color: #333399;">Setelah Klaster Gowa, Gugus Tugas di Ende Telusuri Klaster Magetan</span></a></span></strong></li>
</ul>
<p>Tambah Mahmud kejadian ini baru pertama kali terjadi di Komisi III. “Kemarin-kemarin itu kita (Komisi III) melalui diskusi intern sebelum mengeluarkan Rekomendasi,” ungkapnya.</p>
<p>Senada dengan Mahmud anggota Komisi III lainnya, yakni Emanuel Minggu menjelaskan bahwa mekanisme sebelum mengeluarkan Rekomendasi didahului diskusi intern.</p>
<p>“Setelah Rapat Dengar Pendapat itu biasanya kita duduk lagi, diskusi sama-sama, sebelum keluarkan Rekomendasi,” jelas Eman.</p>
<p>Namun argumen lain muncul dari Samsudin, yang juga anggota Komisi III. Menurut politisi Partai Kebangkitan Bangsa ini, yang dikeluarkan oleh ketua Komisi III merupakan hasil akhir RDP dengan Dinkes.</p>
<p>Samsudin mengakui, memang ada poin-poin penting dari anggota Komisi III tidak terakomodir, namun poin lain menurutnya sesuai dengan hasil rapat.</p>
<p>Sementara itu ketua Komisi III Vinsen Sangu yang dihubungi <em>Ende News</em>, (4/5/20) menyatakan secepatnya akan menggelar rapat intern Komisi III menanggapi polemik ini. <strong><em>(ARA/EN)</em></strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/polemik-terjadi-di-komisi-iii-dprd-ende-usai-rapat-dengan-dinkes/">Polemik Terjadi di Komisi III DPRD Ende Usai Rapat Dengan Dinkes</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Waktu Pendaftaran Pelamar RS Pratama Tanali Terlalu Singkat, Ada Apa?</title>
		<link>https://endenews.com/waktu-pendaftaran-pelamar-rs-pratama-tanali-terlalu-singkat-ada-apa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[EndeNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Apr 2020 06:13:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kesehatan Kabupaten Ende]]></category>
		<category><![CDATA[RS Pratama Tanali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://endenews.com/?p=560</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pendaftaraan bagi para pelamar yang ingin bekerja di RS Pratama, Tanali, Kabupaten Ende ditutup hari...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/waktu-pendaftaran-pelamar-rs-pratama-tanali-terlalu-singkat-ada-apa/">Waktu Pendaftaran Pelamar RS Pratama Tanali Terlalu Singkat, Ada Apa?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pendaftaraan bagi para pelamar yang ingin bekerja di RS Pratama, Tanali, Kabupaten Ende ditutup hari ini, Jumat 24 April 2020. Hal tersebut disampaikan oleh sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Ende, Vitalis Kako kepada <em>Ende News</em> (24/4).</p>
<p>Dalam surat yang ditanda tangani Vitalis Kako tertanggal 20 April 2020, pendaftaran dibuka sejak tanggal 22 hingga 24 April 2020, atau hanya dua hari.</p>
<p>Mengenai singkatnya waktu Vitalis menambahkan bahwa tanggal 21 April, sehari setelah surat diterbitkan, pihaknya telah menginformasikan ke publik melalui Radio. Selain itu informasi juga di kirim ke seluruh Puskesmas di Kabupaten Ende.</p>
<p>Karena itu pihaknya merasa waktu yang disediakan tergolong cukup bagi para pelamar.</p>
<p>Namun, tidak demikian bagi para pelamar. Salah satunya adalah Mawar (bukan nama sebenarnya).</p>
<p>Mawar mengeluh lantaran waktu yang disediakan oleh Dinkes Ende amat singkat. Cerita Mawar, dia mendapat informasi melalui WatsApp tanggal 22 April.</p>
<p>Mawar sampai tak percaya membacanya sebab waktu yang tertuang dalam surat pengumuman amat singkat baginya.</p>
<p>Menurut Mawar beberapa teman yang berniat melamar tak sanggup melengkapi berkas persyaratan, termasuk teman yang membagikan informasi di WatsApp.</p>
<ul>
<li><span style="background-color: #ffffff;"><span style="color: #000000;"><em><strong>BACA JUGA :</strong></em></span> <span style="color: #0000ff;"><strong><a style="background-color: #ffffff; color: #0000ff;" href="https://endenews.com/pendaftaran-pelamar-rs-pratama-tanali-ditutup-ini-mekanisme-seleksi/">Pendaftaran Pelamar RS Pratama Tanali Ditutup, Ini Mekanisme Seleksi</a></strong></span></span></li>
</ul>
<p>Dalam pengamatan <em>Ende News</em> di lokasi pendaftaran, memang terlihat kesibukan dimana para pelamar kesana-kemari melengkapi berkas. Para pelamar tergesa-gesa lantaran waktu pendaftaran segera ditutup.</p>
<p>Waktu pendaftaran yang amat singkat mendapat perhatian serius dari anggota DPRD Ende, salah satu Mahmud Djegha.</p>
<p>Mahmud secara keras mempertanyakan langkah Dinkes Ende yang seolah-seolah membatasi para pelamar.</p>
<p>“Mengenai waktu, ya memang, itu terlalu singkat. Bayangkan cuma 2 hari. Itu kan sama saja membatasi pelamar,” kata Mahmud.</p>
<p>Menurutnya proses pendaftaran bukan sesuatu yang mendesak bagi Dinkes Kabupaten Ende. Hal ini mengingat RS Pratama Tanali belum melengkapi beberapa persyaratan termasuk izin operasional dan Amdal. Artinya, kebutuhan akan pekerja di RS Pratama tidak mendesak.</p>
<p>“Jadi, mengapa Dinkes membatasi waktu. Ada apa?,” tanya Mahmud.</p>
<p>Mahmud menjelaskan, dirinya sebagai wakil rakyat sempat mendengar keluhan masyarakat, bahwa disinyalir ada permainan yang mengarah kepada praktek nepotisme.</p>
<p>“Sejak awal saya sudah dengar keluhan masyarakat, dari Ekolea, dari Fataatu Timur, bahwa ada indikasi mengarah ke situ (nepotisme). Tapi belum jelas saat itu. Sekarang, dengan memperhatikan waktu yang begitu singkat, saya kira, itu menguatkan opini di masyarakat,” tegas Mahmud.</p>
<ul>
<li><span style="background-color: #ffffff;"><em><strong><span style="color: #000000;">BACA JUGA : </span></strong></em><strong><span style="color: #0000ff;"><a style="background-color: #ffffff; color: #0000ff;" href="https://endenews.com/sikap-umat-islam-di-ende-dari-larangan-sholat-berjamaah-hingga-ramadhan-ditengah-wabah/">Sikap Umat Islam di Ende: Dari Larangan Sholat Berjamaah Hingga Ramadhan Ditengah Wabah</a></span></strong></span></li>
</ul>
<p>Karenanya demi menjaga netralitas pemerintah dan keadilan bagi para pelamar, khususnya yang sekarang ini sedang berada di desa-desa, dirinya meminta kepada Dinkes Ende menunda penutupan pendaftaran.</p>
<p>Untuk diketahui, jumlah pelamar yang terdaftar hingga kemarin, Kamis (23/4) sebanyak 252 orang. Sedangkan untuk hari ini masih dilakukan rekap data.</p>
<p>Para pelamar akan memperebutkan 35 lowongan tenaga medis yang disediakan. <strong><em>(ARA/EN)</em></strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/waktu-pendaftaran-pelamar-rs-pratama-tanali-terlalu-singkat-ada-apa/">Waktu Pendaftaran Pelamar RS Pratama Tanali Terlalu Singkat, Ada Apa?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pendaftaran Pelamar RS Pratama Tanali Ditutup, Ini Mekanisme Seleksi</title>
		<link>https://endenews.com/pendaftaran-pelamar-rs-pratama-tanali-ditutup-ini-mekanisme-seleksi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[EndeNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Apr 2020 06:05:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kesehatan Kabupaten Ende]]></category>
		<category><![CDATA[RS Pratama Tanali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://endenews.com/?p=555</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pendaftaraan bagi para pelamar yang ingin bekerja di RS Pratama, Tanali, Kabupaten Ende ditutup hari...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/pendaftaran-pelamar-rs-pratama-tanali-ditutup-ini-mekanisme-seleksi/">Pendaftaran Pelamar RS Pratama Tanali Ditutup, Ini Mekanisme Seleksi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pendaftaraan bagi para pelamar yang ingin bekerja di RS Pratama, Tanali, Kabupaten Ende ditutup hari ini, Jumat 24 April 2020. Hal tersebut disampaikan oleh sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Ende, Vitalis Kako kepada Ende News <em>(24/4).</em></p>
<p>Dalam surat yang ditanda tangani Vitalis Kako tertanggal 20 April 2020, pendaftaran dibuka sejak tanggal 22 hingga 24 April 2020, atau hanya dua hari.</p>
<p>Mengenai singkatnya waktu Vitalis menambahkan bahwa tanggal 21 April, sehari setelah surat diterbitkan, pihaknya telah menginformasikan ke publik melalui Radio dan ke seluruh Puskesmas di Kabupaten Ende.</p>
<p>Karena itu pihaknya merasa waktu yang disediakan tergolong cukup bagi para pelamar.</p>
<ul>
<li><span style="background-color: #ffffff;"><em><strong>BACA JUGA :</strong></em> <span style="color: #0000ff;"><strong><a style="background-color: #ffffff; color: #0000ff;" href="https://endenews.com/waktu-pendaftaran-pelamar-rs-pratama-tanali-terlalu-singkat-ada-apa/">Waktu Pendaftaran Pelamar RS Pratama Tanali Terlalu Singkat, Ada Apa?</a></strong></span></span></li>
</ul>
<p>Mengenai mekanisme seleksi, lanjut Vitalis, pihak Dinkes Ende hanya dimungkinkan melakukan seleksi administrasi. Hal ini disebabkan kendala protokol kesehatan yang tidak memungkinkan melakukan tes lainnya secara massal.</p>
<p>“Dalam proses seleksi kita terkendala protokol kesehatan yang wajib diikuti, kemungkinan besar kami hanya melakukan seleksi administrasi,” jelas Vitalis.</p>
<p>Dalam proses seleksi administrasi ini yang diutamakan adalah pengalaman kerja para pelamar di bidangnya masing-masing.</p>
<ul>
<li><span style="background-color: #ffffff;"><em><strong>BACA JUGA :</strong></em> <strong><span style="color: #0000ff;"><a style="background-color: #ffffff; color: #0000ff;" href="https://endenews.com/sikap-umat-islam-di-ende-dari-larangan-sholat-berjamaah-hingga-ramadhan-ditengah-wabah/">Sikap Umat Islam di Ende: Dari Larangan Sholat Berjamaah Hingga Ramadhan Ditengah Wabah</a></span></strong></span></li>
</ul>
<p>Terkait jumlah pelamar, papar Vitalis, hingga kemarin, Kamis (23/4) jumlah yang mendaftar sebanyak 252 orang. Sedangkan untuk hari ini masih dilakukan rekap data.</p>
<p>Para pelamar akan memperebutkan 35 lowongan tenaga medis yang disediakan.</p>
<p>Untuk diketahui pendaftaran hari ini ditutup pada pukul 14.00 WITA. <em><strong>(ARA/EN)</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/pendaftaran-pelamar-rs-pratama-tanali-ditutup-ini-mekanisme-seleksi/">Pendaftaran Pelamar RS Pratama Tanali Ditutup, Ini Mekanisme Seleksi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
