Budaya  

Tahbisan Uskup Agung Ende Terpilih Tonjolkan Nuansa Keberagaman

Avatar photo
Uskup Agung Ende terpilh Mgr Paulus Budi Kleden
Uskup Agung Ende terpilh Mgr Paulus Budi Kleden

Tak sampai disitu saja, ketika Mgr Paulus Budi Kleden tiba di depan patung Marilonga, ia akan disambut lagi oleh tokoh-tokoh agama. Di titik ini, Mgr Paulus Budi Kleden akan mendapat pengalungan dari ketua MUI Ende.

Pemegang baki pada seremonial tersebut merupakan perwakilan dari umat beragama Hindu.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Ingin Punya Website?  Klik Disini!!!

BACA JUGA

Nah, ketika tiba di istana Keuskupan Agung Ende, giliran tokoh adat menyambut Mgr Paulus Budi Kleden. Di sini, para tokoh adat akan menyapa dan mempersilahkan Mgr Paulus Budi Kleden memasuki Keuskupan secara adat.

“Ada sapaan yang mempersilahkan, secara adat Lio, mempersilahkan kepada bapak Uskup nai sa’o ria tenda bewa (masuk ke ruma besar-red),” lanjut RD Piperno, “sebelum diterima oleh administrator”.

BACA JUGA

Uang RSUD Ende Rp 3 Miliar Diduga Hilang, Begini Kronologisnya

Acara penjemputan ini berkeseduhan dengan Mgr Paulus Budi Kleden memasuki istana Keuskupan Agung Ende. Saat memasuki istana Keuskupan, Mgr Paulus Budi Kleden akan diteima oleh romo administrator, dewan konsultores dan para klerus.

Nuansa keberagaman yang ditonjolkan dalam rangkaian acara tahbisan, kata RD Piperno Bego, memiliki pesan moral bahwa keberagaman budaya dan toleransi agama yang harus dirawat.

“Ini menunjukan kepada kita soal toleransi, Ende ini Kota Pancasila,” tuturnya. “Dan pesan moralnya toleransi ini harus terus dijaga”. (ARA/EN)