<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Klaster Magetan di Kabupaten Ende &#8211; Ende News</title>
	<atom:link href="https://endenews.com/tag/klaster-magetan-di-kabupaten-ende/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://endenews.com</link>
	<description>Berita &#38; Budaya Kabupaten Ende</description>
	<lastBuildDate>Fri, 22 May 2020 06:41:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://endenews.com/wp-content/uploads/2023/10/cropped-512-100x75.png</url>
	<title>Klaster Magetan di Kabupaten Ende &#8211; Ende News</title>
	<link>https://endenews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Gugus Tugas Kirim 15 Sampel Swab:  6 Untuk Pastikan Negatif Corona</title>
		<link>https://endenews.com/gugus-tugas-kirim-15-sampel-swab-6-untuk-pastikan-negatif-corona/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[EndeNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 May 2020 06:21:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Dokter Muna Fatma]]></category>
		<category><![CDATA[Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Klaster Gowa di Kabupaten Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Klaster Magetan di Kabupaten Ende]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://endenews.com/?p=871</guid>

					<description><![CDATA[<p>Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Ende telah mengirimkan 15 sampel, untuk uji swab di Kupang...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/gugus-tugas-kirim-15-sampel-swab-6-untuk-pastikan-negatif-corona/">Gugus Tugas Kirim 15 Sampel Swab:  6 Untuk Pastikan Negatif Corona</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Ende telah mengirimkan 15 sampel, untuk uji <em>swab</em> di Kupang (20/5/20). Pengiriman ini tercatat mengalami kenaikan. Sebelumnya, dikonfirmasi pada tanggal 18 Mei, Gugus Tugas merencakan <span style="background-color: #ffffff; color: #003366;"><a style="background-color: #ffffff; color: #003366;" href="https://endenews.com/gugus-tugas-segera-kirim-7-sampel-swab-ke-kupang/">akan mengirim 7 sampel swab ke Kupang</a></span>.</p>
<p>Dengan pengiriman ini maka total sampel yang dikirim pada tahap ketiga, bukan lagi 7 melainkan sebanyak 15 sampel.</p>
<p>Dokter Muna Fatma yang diwawancara tanggal 21 Mei 2020, mengatakan, pengiriman tersebut bukan hanya untuk memastikan positif corona. Melainkan, diantara 15 sampel itu terdapat sampel untuk uji negatif. Artinya, sampel tersebut berasal dari pasien positif corona.</p>
<ul>
<li><strong><span style="background-color: #ffffff; color: #003366;"><em><span style="color: #000000;">BACA JUGA :</span></em> <a style="background-color: #ffffff; color: #003366;" href="https://endenews.com/sholat-idul-fitri-di-lapangan-pancasila-ende-tidak-diselenggarakan/">Sholat Idul Fitri di Lapangan Pancasila Ende Tidak Diselenggarakan</a></span></strong></li>
</ul>
<p>Dirinya merincikan, dari 15 sampel, terdapat 9 sampel yang akan uji positif covid-19. Ke 9 sampel dimaksud, dipastikan dokter Muna, merupakan sampel pengembangan klaster Gowa. “Yang lebih banyak berasal dari Nangpanda,” tambahnya.</p>
<p>Lalu, sisanya sebanyak 6 sampel, dikirim untuk mengetahui apakah mereka telah negatif covid-19. Sampel-sampel itu milik 6 pasien yang kini diisolasi di RSUD Ende.</p>
<p>Terkait 6 sampel itu, jelas dokter Muna, untuk mengetahui apakah pasien masih terinveksi atau tidak, perlu dipastikan melalui uji <em>swab</em>. Itulah sebabnya sampel para pasien kembali dikirim ke Kupang.</p>
<ul>
<li><strong><span style="background-color: #ffffff; color: #003366;"><em><span style="color: #000000;">BACA JUGA :</span></em> <a style="background-color: #ffffff; color: #003366;" href="https://endenews.com/gugus-tugas-pastikan-eks-lambelu-di-ende-tidak-diperiksa-ulang/">Gugus Tugas Pastikan, Eks Lambelu di Ende Tidak Diperiksa Ulang</a></span></strong></li>
</ul>
<p>Untuk diketahui, pengiriman 15 sampel tersebut tercatat sebagai pengiriman tahap ketiga.</p>
<p>Sebelumnya, pada tahap pertama Gugus Tugas mengirim 6 sampel. Dan pada tahap kedua, dikirim 16 sampel untuk uji <em>swab. </em></p>
<p>Seperti diketahui, 6 sampel pada tahap pertama, terdiri atas 5 sampel klaster Gowa dan 1 sampel hasil pengembangan klaster Gowa. Hasil uji <em>swab</em> menemukan 1 sampel positif terinveksi covid-19.</p>
<p>Lalu, 16 sampel yang dikirim pada tahap kedua, terdiri dari 5 sampel klaster Magetan, 4 sampel reaktif dari Laboratorium Mahardhika, dan sisanya adalah sampel pengembangan klaster Gowa.</p>
<p>Hasil uji <em>swab</em> untuk pengiriman tahap kedua juga telah dikeluarkan. Uji <em>swab</em> ini menemukan 5 sampel positif covid-19. Dengan rincian, 3 sampel dari pengembangan Klaster Gowa, dan 2 sampel klaster Magetan. <strong><em>(ARA/EN)</em></strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/gugus-tugas-kirim-15-sampel-swab-6-untuk-pastikan-negatif-corona/">Gugus Tugas Kirim 15 Sampel Swab:  6 Untuk Pastikan Negatif Corona</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gugus Tugas Segera Kirim 7 Sampel Swab ke Kupang</title>
		<link>https://endenews.com/gugus-tugas-segera-kirim-7-sampel-swab-ke-kupang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[EndeNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 May 2020 05:02:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Dokter Muna Fatma]]></category>
		<category><![CDATA[Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Klaster Gowa di Kabupaten Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Klaster Magetan di Kabupaten Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Sampel Swab Kabupaten Ende]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://endenews.com/?p=858</guid>

					<description><![CDATA[<p>Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Ende, segera mengirim 7 sampel swab untuk dilakukan tes di...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/gugus-tugas-segera-kirim-7-sampel-swab-ke-kupang/">Gugus Tugas Segera Kirim 7 Sampel Swab ke Kupang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Ende, segera mengirim 7 sampel <em>swab</em> untuk dilakukan tes di Kupang. Pengiriman ini menyusul telah selesainya tes <em>swab</em> terhadap 16 sampel yang dikirim sebelumnya.</p>
<ul>
<li><span style="color: #003366;"><strong><span style="background-color: #ffffff;"><em><span style="color: #000000;">BACA JUGA :</span></em> <a style="background-color: #ffffff; color: #003366;" href="https://endenews.com/6-kasus-positif-corona-di-ende-nangapanda-terbanyak/">6 Kasus Positif Corona di Ende, Nangapanda Terbanyak</a></span></strong></span></li>
</ul>
<p>Menurut juru bicara Gugus Tugas, dokter Muna Fatma (19/5/20), sebenarnya pengiriman terhadap 7 sampel <em>swab</em> sudah dilakukan. Namun, pihaknya terpaksa menunda pengiriman lantaran angkutan Feri belum beroparasi.</p>
<p>“Untuk sementara Feri belum bisa berlayar mengingat faktor cuaca,” kata dokter Muna.</p>
<p>Dirinya memastikan 7 sampel yang akan dikirim ini, semuanya berasal dari pengembangan klaster Gowa. Sampel dikirim setelah <em>rapid test</em> sebanyak dua kali menunjukan hasil reaktif.</p>
<ul>
<li><strong><span style="background-color: #ffffff; color: #003366;"><em><span style="color: #000000;">BACA JUGA :</span></em> <a style="background-color: #ffffff; color: #003366;" href="https://endenews.com/gugus-tugas-pastikan-eks-lambelu-di-ende-tidak-diperiksa-ulang/">Gugus Tugas Pastikan, Eks Lambelu di Ende Tidak Diperiksa Ulang</a></span></strong></li>
</ul>
<p>Jika telah dikirim, maka 7 sampel ini akan tercatat sebagai pengiriman tahap ketiga. Sebelumnya, pada tahap pertama Gugus Tugas mengirim 6 sampel. Dan pada tahap kedua, telah dikirim 16 sampel untuk uji <em>swab.</em></p>
<p>Seperti diketahui, 6 sampel <em>swab</em> pada tahap pertama, terdiri atas 5 sampel klaster Gowa dan 1 sampel hasil pengembangan klaster Gowa. Hasil uji <em>swab</em> menemukan 1 sampel positif terinveksi covid-19.</p>
<p>Lalu, 16 sampel yang dikirim pada tahap kedua, terdiri dari 5 sampel klaster Magetan, 4 sampel dari Laboratorium Mahardhika, dan sisanya adalah sampel hasil pengembangan klaster Gowa.</p>
<p>Hasil uji <em>swab</em> terhadap 16 sampel itupun telah dikeluarkan. Uji <em>swab</em> menemukan 5 sampel positif covid-19. Dengan rincian 3 sampel dari pengembangan Klaster Gowa, dan 2 sampel klaster Magetan.</p>
<ul>
<li><strong><span style="background-color: #ffffff; color: #003366;"><em><span style="color: #000000;">BACA JUGA : </span></em><a style="background-color: #ffffff; color: #003366;" href="https://endenews.com/sholat-idul-fitri-di-lapangan-pancasila-ende-tidak-diselenggarakan/">Sholat Idul Fitri di Lapangan Pancasila Ende Tidak Diselenggarakan</a></span></strong></li>
</ul>
<p>Mengenai kapan 7 sampel <em>swab </em>tahap ketiga  akan dikirim, dokter Muna Fatma tidak dapat memastikan. “Kami masih menunggu, transportasi tercepat mana yang bisa kita pakai untuk mengirim sampel <em>swab</em> ke Provinsi,” jelas dokter Muna. <strong><em>(ARA/EN)</em></strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/gugus-tugas-segera-kirim-7-sampel-swab-ke-kupang/">Gugus Tugas Segera Kirim 7 Sampel Swab ke Kupang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gugus Tugas Pastikan, Eks Lambelu di Ende Tidak Diperiksa Ulang</title>
		<link>https://endenews.com/gugus-tugas-pastikan-eks-lambelu-di-ende-tidak-diperiksa-ulang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[EndeNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 May 2020 13:19:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Dokter Muna Fatma]]></category>
		<category><![CDATA[Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Klaster Gowa di Kabupaten Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Klaster Lambelu di Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Klaster Magetan di Kabupaten Ende]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://endenews.com/?p=836</guid>

					<description><![CDATA[<p>Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Ende memastikan bahwa penumpang eks KM Lambelu di Kabupaten Ende...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/gugus-tugas-pastikan-eks-lambelu-di-ende-tidak-diperiksa-ulang/">Gugus Tugas Pastikan, Eks Lambelu di Ende Tidak Diperiksa Ulang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Ende memastikan bahwa penumpang eks KM Lambelu di Kabupaten Ende tidak diperiksa ulang. Hal tersebut disampaikan juru bicara Gugus Tugas, dokter Muna Fatma (19/5/20), menjawab desakan publik yang kini merebak<em>.</em></p>
<ul>
<li><strong><span style="background-color: #ffffff; color: #003366;"><em><span style="color: #000000;">BACA JUGA :</span></em> <a style="background-color: #ffffff; color: #003366;" href="https://endenews.com/6-kasus-positif-corona-di-ende-nangapanda-terbanyak/">6 Kasus Positif Corona di Ende, Nangapanda Terbanyak</a></span></strong></li>
</ul>
<p>Untuk diketahui, di Kabupaten Ende tengah merebak desakan agar Gugus Tugas melakukan uji <em>swab</em> terhadap eks Lambelu. Desakan muncul pertama kali ketika Gugus Tugas mengonfirmasi 1 orang positif covid-19 dari pengembangan klaster Gowa.</p>
<p>Terhadap permintaan ini Gugus Tugas memiliki penjelasan medis. Menurut dokter Muna, pihaknya telah melakukan penanganan sesuai protokol kesehatan.</p>
<p>Jelasnya, penumpang Lambelu telah dipantau bahkan sebelum tiba di Kabupaten Sikka. Ketika turun dari kapal, mereka dibatasi dan tidak dibiarkan berbaur dengan publik.</p>
<p>Pemda Ende bahkan mengirim angkutan khusus ke Kabupaten Sikka guna menjemput penumpang asal Ende.</p>
<ul>
<li><strong><span style="background-color: #ffffff; color: #003366;"><em><span style="color: #000000;">BACA JUGA :</span></em> <a style="background-color: #ffffff; color: #003366;" href="https://endenews.com/simak-cara-rsud-ende-menangani-pasien-positif-covid-19/">Simak, Cara RSUD Ende Menangani Pasien Positif Covid-19</a></span></strong></li>
</ul>
<p>Perlakuan terhadap mereka tidak berubah ketika tiba di Ende. Para penumpang eks Lambelu tetap dibatasi dari publik. Mereka langsung di observasi di Stadion Marilonga lalu menjalani karantina di Rujab Bupati Ende setelahnya.</p>
<p>Dalam masa karantina, penumpang eks Lambelu menjalani <em>rapid test</em> sebanyak dua kali. Hasilnya, dari 22 orang, 1 orang dinyatakan reaktif sedang sisanya, non reaktif. 1 orang reaktif tersebut kemudian diisolasi di RSUD Ende.</p>
<p>Mengenai 21 orang yang dinyatakan negatif hasil <em>rapid test</em>, kata dokter Muna, mengacu pada stadart pemeriksaan yang berlaku, tidak perlu dilakukan tes <em>swab</em>. Atau dengan kata lain, telah dipastikan tidak terpapar covid-19, sesuai acuan medis.</p>
<p>“Kami menggunakan protokol kesehatan yang dikeluarkan WHO (World Health Organization) dan Kementrian Kesehatan. Kalau kita mengambil <em>rapid test</em> dengan hasil reaktif, maka kita lakukan lanjutannya yaitu (tes) <em>swab</em>. Tapi Kalau <em>rapid</em>nya non reaktif, maka tidak perlu dilakukan tes <em>swab</em>,” jelas dokter Muna.</p>
<ul>
<li><strong><span style="background-color: #ffffff; color: #003366;"><em><span style="color: #000000;">BACA JUGA :</span></em> <a style="background-color: #ffffff; color: #003366;" href="https://endenews.com/21-eks-penumpang-lambelu-di-ende-dipulangkan-1-masih-dikarantina/">21 Eks Penumpang Lambelu di Ende Dipulangkan, 1 Masih Dikarantina</a></span></strong></li>
</ul>
<p>Karena itu terhadap 1 orang reaktif hasil <em>rapid test</em> ditindak lanjuti dengan tes <em>swab</em>. Hasil uji <em>swab</em> menyatakan negatif covid-19.</p>
<p>“Setelah hasil <em>swab</em>nya kita terima, kita lepas dari ruang isolasi Rumah Sakit. Dengan Surat Keterangan yang menyatakan bahwa, sudah dilakukan <em>swab</em> dengan hasil negatif,” ujarnya.</p>
<p>Dokter Muna juga kembali menekankan bahwa pihaknya hanya melayani <em>rapid test</em> dan <em>swab</em> sesuai dengan kebutuhan. Bukan karena keinginan. <strong><em>(ARA/EN)</em></strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/gugus-tugas-pastikan-eks-lambelu-di-ende-tidak-diperiksa-ulang/">Gugus Tugas Pastikan, Eks Lambelu di Ende Tidak Diperiksa Ulang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>6 Kasus Positif Corona di Ende, Nangapanda Terbanyak</title>
		<link>https://endenews.com/6-kasus-positif-corona-di-ende-nangapanda-terbanyak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[EndeNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 May 2020 09:04:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[6 Kasus Positif Corona di Ende Nangapanda Terbanyak]]></category>
		<category><![CDATA[Dokter Muna Fatma]]></category>
		<category><![CDATA[Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Klaster Gowa di Kabupaten Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Klaster Magetan di Kabupaten Ende]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://endenews.com/?p=822</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kabupaten Ende kembali menambah jumlah pasien terkonfirmasi positif covid-19. Hari ini, Selasa 19 Mei 2020,...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/6-kasus-positif-corona-di-ende-nangapanda-terbanyak/">6 Kasus Positif Corona di Ende, Nangapanda Terbanyak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kabupaten Ende kembali menambah jumlah pasien terkonfirmasi positif covid-19. Hari ini, Selasa 19 Mei 2020, tercatat penambahan sebanyak 2 orang dinyatakan positif. Hal tersebut disampaikan juru bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Ende, dokter Muna Fatma.</p>
<ul>
<li><strong><span style="background-color: #ffffff; color: #003366;"><em><span style="color: #000000;">BACA JUGA : </span></em><a style="background-color: #ffffff; color: #003366;" href="https://endenews.com/4-kasus-positif-corona-di-ende-3-berasal-dari-satu-rumah/">4 Kasus Positif Corona  di Ende, 3 Berasal Dari Satu Rumah</a></span></strong></li>
</ul>
<p>Dengan pembahan tersebut maka total pasien positif covid-19 di Kabupaten Ende menjadi 6 orang. Setelah sehari sebelumnya berjumlah 4 orang.</p>
<p>2 orang yang dikonfirmasi positif hari ini, menurut dokter Muna Fatma berasal dari klaster Magetan. Dan, masih termasuk dalam 16 sampel yang dikirim ke Kupang pada 10 Mei 2020.</p>
<p>Untuk diketahui, rincian 16 sampel yang dikirim ke Kupang guna uji <em>swab </em>terdiri dari, 4 sampel reaktif <em>rapid test</em> dari Laboratorium Mahardhika, 5 sampel klaster Magetan, dan 7 sampel dari klaster Gowa.</p>
<p>Hasil uji <em>swab </em>16 sampel tersebut dikeluarkan oleh Gugus Tugas Provinsi NTT secara bertahap. Pada Senin, 18 Mei 2020, dikeluarkan hasil <em>swab</em> bagi 14 sampel. Hasilnya terdapat 3 terkonfirmasi positif.</p>
<p>Hari ini, Selasa 19 Mei 2020 dikeluarkan lagi 2 sampel sisanya. Hasilnya, ke 2 sampel tersebut dinyatakan positif covid-19.</p>
<p><strong>Peta Sebaran Kecamatan</strong></p>
<p>Menurut juru bicara Gugus Tugas, dokter Muna Fatma, sebaran peta asal kecamatan pasien positif, ada di luar dan di dalam Kota Ende.</p>
<p>Dirinya merincikan, sebanyak 4 pasien positif terdahulu berasal dari kecamatan Nangapanda.</p>
<p>Lalu, 2 orang pasien positif yang terkonfirmasi hari ini berasal dari dalam Kota Ende. “Satu pasien positif berasal dari kecamatan Ende Selatan, satu pasien lagi berasal dari kecamatan Ende Timur,” jelas dokter Muna.</p>
<ul>
<li><strong><span style="background-color: #ffffff; color: #003366;"><em><span style="color: #000000;">BACA JUGA :</span></em> <a style="background-color: #ffffff; color: #003366;" href="https://endenews.com/simak-cara-rsud-ende-menangani-pasien-positif-covid-19/">Simak, Cara RSUD Ende Menangani Pasien Positif Covid-19</a></span></strong></li>
</ul>
<p>Lanjutnya, perkembangan terkini dari 2 orang yang terkonfirmasi positif hari ini, telah dipindahkan ke ruangan isolasi RSUD Ende. <strong><em>(ARA/EN)</em></strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/6-kasus-positif-corona-di-ende-nangapanda-terbanyak/">6 Kasus Positif Corona di Ende, Nangapanda Terbanyak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bupati Djafar Tanggapi Keluhan Orangtua Klaster Magetan</title>
		<link>https://endenews.com/bupati-djafar-tanggapi-keluhan-orangtua-klaster-magetan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[EndeNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 May 2020 11:54:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Ende Djafar Ahmad]]></category>
		<category><![CDATA[Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Klaster Magetan di Kabupaten Ende]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://endenews.com/?p=762</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bupati Ende Djafar Ahmad memberikan penjelasan terkait keluhan orangtua dari anak-anak klaster Magetan, yang sekarang...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/bupati-djafar-tanggapi-keluhan-orangtua-klaster-magetan/">Bupati Djafar Tanggapi Keluhan Orangtua Klaster Magetan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Bupati Ende Djafar Ahmad memberikan penjelasan terkait keluhan orangtua dari anak-anak klaster Magetan, yang sekarang ini menjalani karantina. Diwawancarai di Kantor Bupati Ende (13/5/2020), Djafar mengatakan, dalam kondisi darurat cukup sulit untuk melaksanakan penanganan secara sempurna.</p>
<p>“Memang kita harus akui, sesuatu hal yang berjalan secara darurat itu tidak bakal sempurna,” jelas Bupati Djafar.</p>
<p>Sejak mendapat informasi tentang penyebaran klaster Magetan, melakukan penelusuran, hingga karantina, Gugus Tugas dituntut kerja cepat. Hal tersebut guna memutus mata rantai penyebaran virus covid-19.</p>
<ul>
<li><strong><span style="background-color: #ffffff; color: #003366;"><em><span style="color: #000000;">BACA JUGA : </span></em><a style="background-color: #ffffff; color: #003366;" href="https://endenews.com/1-orang-terkonfirmasi-positif-covid-19-begini-tanggapan-bupati-ende/">1 Orang Terkonfirmasi Positif Covid-19, Begini Tanggapan Bupati Ende</a></span></strong></li>
</ul>
<p>Terkait tempat karantina yang dikeluhkan jorok, Bupati Djafar mengatakan bahwa sebenarnya tempat karantina layak digunakan namun, selama ini kurang terawat. Di sisi lain proses karantina sudah harus dilakukan sebagai langkah pencegahan.</p>
<p>Rentang waktu semenjak penelusuran hingga proses karantina amat singkat. Itu sebabnya kerja Gugus Tugas dalam menyiapkan tempat karantina tidak sempurna.</p>
<ul>
<li><strong><span style="background-color: #ffffff; color: #003366;"><em><span style="color: #000000;">BACA JUGA :</span></em> <a style="background-color: #ffffff; color: #003366;" href="https://endenews.com/lokasi-karantina-amburadul-orangtua-dan-dprd-ribut-di-kantor-bupati/">Lokasi Karantina Amburadul, DPRD dan Orangtua Ribut di Kantor Bupati</a></span></strong></li>
</ul>
<p>Ditambahkan Djafar, sebenarnya Gugus Tugas telah merencanakan beberapa perbaikan terhadap tempat karantina. Dalam rencana, warga karantina akan dipindahkan ke beberapa hotel, sambil menanti proses perbaikan selesai.</p>
<p>Pemindahan sementara ke hotel dimungkinkan, jelas Djafar karena sejak awal Gugus Tugas telah membuat kesepatan dengan beberapa hotel di dalam Kota Ende.</p>
<p>“Hotel-hotel punya perjanjian dengan kita awal mulanya. Perjanjian dengan kita, Gugus Tugas. Kalau kita kekurangan tempat maka hotel menyediakan tempat, dengan diskon harga paling bawah,” jelas Bupati Djafar.</p>
<p>Karena itulah Bupati Ende Djafar Ahmad meminta kepada para orangtua agar tenang dan mempercayakan proses karantina kepada Gugus Tugas.</p>
<p>Untuk diketahui, sehari sebelumnya (12/5/20), DPRD Ende bersama para orangtua dari anak-anak klaster Magetan, melakukan protes di Posko Penanganan Covid-19 Kabupaten Ende. Mereka protes lantaran ketidak-jelasan protap penanganan dan lokasi karantina yang dinilai tidak manusiawi. <strong><em>(ARA/EN)</em></strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/bupati-djafar-tanggapi-keluhan-orangtua-klaster-magetan/">Bupati Djafar Tanggapi Keluhan Orangtua Klaster Magetan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>1 Orang Terkonfirmasi Positif Covid-19, Begini Tanggapan Bupati Ende</title>
		<link>https://endenews.com/1-orang-terkonfirmasi-positif-covid-19-begini-tanggapan-bupati-ende/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[EndeNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 May 2020 08:31:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[1 Orang Terkonfirmasi Positif Covid-19 Begini Tanggapan Bupati Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Klaster Gowa di Kabupaten Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Klaster Magetan di Kabupaten Ende]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://endenews.com/?p=755</guid>

					<description><![CDATA[<p>Gugus Tugas Penanangan Covid-19 Kabupaten Ende mengonfirmasi 1 orang positif terinveksi virus covid-19. Hal tersebut...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/1-orang-terkonfirmasi-positif-covid-19-begini-tanggapan-bupati-ende/">1 Orang Terkonfirmasi Positif Covid-19, Begini Tanggapan Bupati Ende</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Gugus Tugas Penanangan Covid-19 Kabupaten Ende mengonfirmasi 1 orang positif terinveksi virus covid-19. Hal tersebut diketahui melalui update data yang dikeluarkan oleh Gugus Tugas. Dalam data hari ini, Rabu, 13 Mei 2020, terlihat angka positif terkonfirmasi 1 orang.</p>
<p>Menanggapi munculnya 1 orang positif covid-19, Bupati Ende Djafar Ahmad yang diwawancari hari ini (13/5) menghimbau warga agar tetap tenang.</p>
<ul>
<li><strong><span style="background-color: #ffffff; color: #003366;"><span style="color: #000000;">BACA JUGA :</span> <a style="background-color: #ffffff; color: #003366;" href="https://endenews.com/bupati-ende-pastikan-mahasiswa-di-rantau-dapat-bantuan/">Bupati Ende Pastikan Mahasiswa di Rantau Dapat Bantuan</a></span></strong></li>
</ul>
<p>Dirinya akan segera melakukan rapat Gugus Tugas bersama seluruh pihak terkait.</p>
<p>“Selanjutnya kita akan rapat lengkap dengan Gugus Tugas,” lanjut Djafar, langkah-langkah antisipasi penyebaran harus segera dilakukan.</p>
<p>Langkah tersebut guna memastikan protap kesehatan benar-benar dijalankan di setiap wilayah.</p>
<p>“Ada peningkatan-peningkatan langkah seperti pembatasan wilayah, jam malam,” jelasnya.</p>
<ul>
<li><strong><span style="background-color: #ffffff; color: #003366;"><em><span style="color: #000000;">BACA JUGA : </span></em><a style="background-color: #ffffff; color: #003366;" href="https://endenews.com/bupati-djafar-himbau-warga-tenang-semua-pasti-dapat-bantuan/">Bupati Djafar Himbau Warga Tenang, Semua Pasti Dapat Bantuan</a></span></strong></li>
</ul>
<p>Bupati Djafar juga menekankan peningkatan langkah antisipasi penyebaran akan dilakukan hingga ke desa-desa.</p>
<p>Sebelumnya, dalam wawancara <em>Ende News</em> dengan Gugus Tugas tanggal 9 Mei 2020, jubir Muna Fatma mengatakan telah mengirim 6 sampel untuk uji swab di Kupang. Ke 6 sampel tersebut merupakan sampel untuk klaster Gowa.</p>
<p>Untuk diketahui, secara keseluruhan, tercatat 19 orang dinyatakan reaktif hasil Rapid Test yang dilakukan Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Ende. <strong><em>(ARA/EN)</em></strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/1-orang-terkonfirmasi-positif-covid-19-begini-tanggapan-bupati-ende/">1 Orang Terkonfirmasi Positif Covid-19, Begini Tanggapan Bupati Ende</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lokasi Karantina Jorok, Feri Taso: “Pakai Rumah Dinas Saya!”</title>
		<link>https://endenews.com/lokasi-karantina-jorok-feri-taso-pakai-rumah-dinas-saya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[EndeNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 May 2020 11:46:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Feri Taso]]></category>
		<category><![CDATA[Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua DPRD Ende Fransiskus Taso]]></category>
		<category><![CDATA[Klaster Magetan di Kabupaten Ende]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://endenews.com/?p=745</guid>

					<description><![CDATA[<p>DPRD Ende bersama orangtua dari anak-anak klaster Magetan yang sedang menjalani karantina, hari ini mendatangi...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/lokasi-karantina-jorok-feri-taso-pakai-rumah-dinas-saya/">Lokasi Karantina Jorok, Feri Taso: “Pakai Rumah Dinas Saya!”</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>DPRD Ende bersama orangtua dari anak-anak klaster Magetan yang sedang menjalani karantina, hari ini mendatangi Posko Penanganan Covid-19 yang terletak di Kantor Bupati Ende (12/5/20). Mereka datang melakukan protes terkait lokasi karantina yang jorok dan tidak tertata.</p>
<p>Dipimpin oleh ketua Fransiskus Taso, anggota DPRD Ende yang terdiri dari Yulius Cesar Nonga, Sabri Indradewa, Mahmud Djega, Hasbulah Mberu, dan Hajarul Hastuti mendampingi para orangtua berdialog dengan Tim Gugus Tugas.</p>
<p>Dalam proses dialog, ketua DPRD Ende Fransiskus Taso atau akrab disapa Feri, terlihat berang setelah mendengar keluhan para orangtua.</p>
<p>Menurut Feri, dengan rentang waktu yang tersedia, Gugus Tugas seharusnya bisa mencarikan tempat yang layak. Namun hal tersebut tidak dilakukan oleh Gugus Tugas.</p>
<p>“Kalau tidak ada tempat, pakai rumah dinas saya! Tapi kamu (Gugus Tugas) malu kalau sampai begitu,” tegas Feri.</p>
<ul>
<li><strong><span style="background-color: #ffffff; color: #003366;"><em><span style="color: #000000;">BACA JUGA :</span></em> <a style="background-color: #ffffff; color: #003366;" href="https://endenews.com/lokasi-karantina-amburadul-orangtua-dan-dprd-ribut-di-kantor-bupati/">Lokasi Karantina Amburadul, DPRD dan Orangtua Ribut di Kantor Bupati</a></span></strong></li>
</ul>
<p>Lanjutnya Gugus Tugas sudah semestinya menyiapkan tempat secara baik sebelum melakukan karantina. Dirinya juga menyarankan kepada Gugus Tugas agar menggunakan Rumah Jabatan Sekda Ende, karena belum ditinggali.</p>
<p>Diakhir proses dialog Feri menyayangkan ketidak-hadiran para pimpinan Gugus Tugas. Menurutnya ini merupakan tugas pemerintah yang wajib diselesaikan.</p>
<p>“Kami lembaga DPRD ini jangan menjadi tempat sampah. Mohon maaf, lembaga DPRD ini bukan tempat sampah. Semua kami urus dari pagi sampai malam.” Karena itu Feri meminta kehadiran pucuk pimpinan menyelesaikan persoalan tersebut.</p>
<ul>
<li><span style="background-color: #ffffff; color: #003366;"><strong><span style="color: #000000;"><em>BACA JUGA :</em> </span><a style="background-color: #ffffff; color: #003366;" href="https://endenews.com/bupati-ende-pastikan-mahasiswa-di-rantau-dapat-bantuan/">Bupati Ende Pastikan Mahasiswa di Rantau Dapat Bantuan</a></strong></span></li>
</ul>
<p>Dalam pantauan <em>Ende News</em> hingga pukul 15.30 WITA, para pengambil kebijakan dalam struktur Gugus Tugas tidak terlihat hadir menemui orangtua dan anggota DPRD. Hal tersebut membuat desakkan para orangtua memulangkan anak mereka tidak bisa diwujudkan. <em><strong>(ARA/EN)</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/lokasi-karantina-jorok-feri-taso-pakai-rumah-dinas-saya/">Lokasi Karantina Jorok, Feri Taso: “Pakai Rumah Dinas Saya!”</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lokasi Karantina Amburadul, DPRD dan Orangtua Ribut di Kantor Bupati</title>
		<link>https://endenews.com/lokasi-karantina-amburadul-orangtua-dan-dprd-ribut-di-kantor-bupati/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[EndeNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 May 2020 11:31:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Feri Taso]]></category>
		<category><![CDATA[Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua DPRD Ende Fransiskus Taso]]></category>
		<category><![CDATA[Klaster Magetan di Kabupaten Ende]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://endenews.com/?p=740</guid>

					<description><![CDATA[<p>DPRD Ende bersama orangtua dari anak-anak klaster Magetan yang sedang menjalani karantina, hari ini mendatangi...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/lokasi-karantina-amburadul-orangtua-dan-dprd-ribut-di-kantor-bupati/">Lokasi Karantina Amburadul, DPRD dan Orangtua Ribut di Kantor Bupati</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>DPRD Ende bersama orangtua dari anak-anak klaster Magetan yang sedang menjalani karantina, hari ini mendatangi Posko Penanganan Covid-19 yang terletak di Kantor Bupati Ende (12/5/20). Mereka datang melakukan protes terkait lokasi karantina yang jorok dan tidak tertata.</p>
<p>Dipimpin oleh ketua Fransiskus Taso, anggota DPRD Ende yang terdiri dari Yulius Cesar Nonga, Sabri Indradewa, Mahmud Djega, Hasbulah Mberu, dan Hajarul Hastuti mendampingi para orangtua berdialog dengan Tim Gugus Tugas.</p>
<ul>
<li><strong><span style="background-color: #ffffff; color: #003366;"><em><span style="color: #000000;">BACA JUGA :</span></em> <a style="background-color: #ffffff; color: #003366;" href="https://endenews.com/lokasi-karantina-jorok-feri-taso-pakai-rumah-dinas-saya/">Lokasi Karantina Jorok, Feri Taso: “Pakai Rumah Dinas Saya!”</a></span></strong></li>
</ul>
<p>Proses dialog berjalan panas. DPRD dan para orangtua kesal lantaran ketidak-jelasan protap penanganan dan lokasi karantina yang dinilai tidak manusiawi. Lokasi dimaksud adalah lokasi karantina di Balai Latihan Kerja (BLK) Disnakertrans dan di Pustu Paupanda.</p>
<p>Mengenai protap penanganan, para orangtua heran dengan keputusan Tim Gugus Tugas dalam melakukan karantina. Anak-anak mereka tiba di Kabupaten Ende dari Magetan sekitar satu bulan lalu. Setelah tiba mereka telah melakukan karantina mandiri di rumah selama 14 hari.</p>
<p>Akan tetapi, beberapa hari lalu anak-anak mereka dihubungi untuk <em>Rapid</em> <em>Test</em> dan selanjutnya menjalani karantina. “Kami merasa kecewa, kenapa itu yang di Maumere dengan di Labuan Bajo, yang non-reaktif tidak dikarantina, hanya di Ende saja (dikarantina),” kata salah satu orangtua.</p>
<p>Padahal menurutnya, anak-anak mereka tiba bersamaan dengan klaster Magetan asal dua kabupaten tetangga tersebut.</p>
<p>Selain itu, lokasi karantina yang ditinggali anak-anak mereka juga jorok, tidak tertata, bahkan tidak ada air. Lebih-lebih lokasi karantina di BLK.</p>
<p>Pengakuan salah satu orangtua, lantaran gelisah dirinya sempat meninjau lokasi karantina di BLK. “Waktu itu jam 12 malam, saya dengan teman-teman langsung ke KLK (atau BLK), ternyata di sana kami lihat tidak ada satu pun petugas, dari Gugus maupun aparat keamanan,” lanjutnya, lokasi ternyata becek dan kumuh.</p>
<p>Selain mendapati langsung, para orangtua juga menerima informasi dari anak-anak mereka mengenai kondisi na’as yang mereka alami. Lokasi karantina banyak nyamuk dan bahkan mereka juga disuruh kerja membersihkan tempat karantina.</p>
<ul>
<li><strong><span style="background-color: #ffffff; color: #003366;"><em><span style="color: #000000;">BACA JUGA :</span></em> <a style="background-color: #ffffff; color: #003366;" href="https://endenews.com/bupati-ende-pastikan-mahasiswa-di-rantau-dapat-bantuan/">Bupati Ende Pastikan Mahasiswa di Rantau Dapat Bantuan</a></span></strong></li>
</ul>
<p>Oleh sebab itu, para orangtua mendesak Gugus Tugas mengeluarkan anak-anak klaster Magetan. “Kalau masih diharuskan karantina, biar karantina di rumah saja. Kami mau anak kami pulang!,” tegas para orangtua.</p>
<p>Menanggapi desakan tersebut, Sebastianus Bele, wakil sekretaris Tim Gugus Tugas menjelaskan bahwa informasi ketidak-kelayakan tempat telah sampai kepada Bupati Ende. Dan, terhadap itu telah disediakan solusi.</p>
<p>“Tadi pagi sudah rapat di ruangan pak Bupati. Beliau memutuskan, hari ini juga adik-adik yang di Paupanda, kita akan pindahkan ke hotel King,” paparnya. Lalu, untuk warga karantina di BLK, hingga saat ini Gugus Tugas masih mencarikan tempat.</p>
<p>Namun, jawaban tersebut spontan dibantah secara sahut-sahutan. Para orangtua tetap mendesak anak mereka harus dipulangkan. Terhadap desakan itu Sebastianus Bele tidak bisa mengabulkan sebab posisinya bukan pengambil kebijakan dalam struktur Gugus Tugas.</p>
<p>Ketidak-hadiran para pimpinan Gugus Tugas membuat ketua DPRD Ende, Fransiskus Taso berang. “Kami lembaga DPRD ini jangan menjadi tempat sampah. Mohon maaf, lembaga DPRD ini bukan tempat sampah. Semua kami urus dari pagi sampai malam.”</p>
<p>Fransiskus Taso meminta kehadiran pucuk pimpinan untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Dalam pantauan <em>Ende News</em>, hingga pukul 15.30 WITA, para pengambil kebijakan dalam struktur Gugus Tugas tidak terlihat hadir menemui orangtua dan anggota DPRD.</p>
<p>Ketua dan anggota DPRD Ende bersama para orangtua akhirnya memutuskan pulang. Proses dialog berakhir tanpa solusi. <strong><em>(ARA/EN)</em></strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/lokasi-karantina-amburadul-orangtua-dan-dprd-ribut-di-kantor-bupati/">Lokasi Karantina Amburadul, DPRD dan Orangtua Ribut di Kantor Bupati</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
