<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Wisata &#8211; Ende News</title>
	<atom:link href="https://endenews.com/category/destinasi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://endenews.com</link>
	<description>Berita &#38; Budaya Kabupaten Ende</description>
	<lastBuildDate>Sat, 11 Nov 2023 08:49:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://endenews.com/wp-content/uploads/2023/10/cropped-512-100x75.png</url>
	<title>Wisata &#8211; Ende News</title>
	<link>https://endenews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Taman Baca Polres Ende : Literasi dan Ibu Kapolda yang Kepincut Senja</title>
		<link>https://endenews.com/taman-baca-polres-ende-literasi-dan-ibu-kapolda-yang-kepincut-senja/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[EndeNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Nov 2023 07:55:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://endenews.com/?p=7106</guid>

					<description><![CDATA[<p>Senja selalu menjanjikan awal baru. Ada yang tenggelam saat senja datang: masa lalu. Dan ada...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/taman-baca-polres-ende-literasi-dan-ibu-kapolda-yang-kepincut-senja/">Taman Baca Polres Ende : Literasi dan Ibu Kapolda yang Kepincut Senja</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Senja selalu menjanjikan awal baru. Ada yang tenggelam saat senja datang: masa lalu. Dan ada yang datang ketika senja berlalu: masa depan.</p>
<p>Barangkali itu yang bisa dimaknai dari permintaan seorang perempuan berkacamata, ketika berbicara di hadapan banyak orang, di halaman Polres Ende. Raut wajahnya teduh, nadanya pelan, kata-katanya menyentak.</p>
<p>“Kita itu paling sering membangun yang bagus-bagus tetapi lupa merawatnya,” kata dia (08/11/23). “Jadi saya harap taman baca ini dirawat,” ucapnya lagi.</p>
<p><strong>BACA JUGA</strong></p>
<ul>
<li><span style="color: #ff0000;"><strong><a style="color: #ff0000;" href="https://endenews.com/sejarah-pacuan-kuda-di-ende-berawal-di-ippi-berakhir-di-eltari/">Sejarah Pacuan Kuda di Ende: Berawal di Ippi, Berakhir di Eltari</a></strong></span></li>
</ul>
<p>Ia adalah Ny. Vera Asadoma, istri Kapolda NTT Johni Asadoma. Itu pesannya ketika meresmikan taman baca <em>Tatag Trawang Tungga</em>, buah karya bhayangkari Polres Ende, Rabu 8 November 2023.</p>
<p>Pesan Vera Asadoma menjadi penting dikaitkan dengan indeks literasi di Nusa Tenggara Timur dan secara nasional. Banyak hal yang mesti diupayakan, minimal merawat taman baca berikut fasilitas.</p>
<p><strong>Literasi NTT dan Indonesia</strong></p>
<p>Pesan Vera Asadoma seperti menyiratkan tanggung-jawab terhadap peningkatan indeks literasi atau minat baca di Nusa Tenggara Timur dan di tingkat nasional.</p>
<p>Soal literasi, dirangkum media ini,  propinsi NTT memang termasuk ke dalam 10 besar propinsi dengan literasi paling tinggi tahun ini dengan skor 63,00. Namun, angka tersebut sebenarnya stagnan apabila menelusuri indeks literasi di NTT pada 3 tahun terakhir.</p>
<p><strong>BACA JUGA</strong></p>
<ul>
<li><span style="color: #ff0000;"><strong><a style="color: #ff0000;" href="https://endenews.com/arti-dan-sejarah-tarian-gawi/">Arti dan Sejarah Tarian Gawi</a></strong></span></li>
</ul>
<p>Minat membaca di NTT masih perlu ditingkatkan, bukan saja untuk NTT itu sendiri melainkan untuk memperbaiki indeks literasi di Indonesia.</p>
<p>Posisi Indonesia memang paling memprihatinkan soal minat baca. Data UNESCO menyebut, minat baca masyarakat Indonesia hanya 0,001 persen, atau cuma 1 dari 1.000 orang Indonesia yang rajin membaca.</p>
<figure id="attachment_7108" aria-describedby="caption-attachment-7108" style="width: 2560px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="wp-image-7108 size-full" src="https://endenews.com/wp-content/uploads/2023/11/SENJA-2-scaled.jpg" alt="Ketua bhayangkari Polda NTT, Vera Asadoma bersama rombongan memeriksa fasilitas usai peresmian taman baca Tatag Trawang Tungga, Polres Ende (08/11/23)" width="2560" height="1707" title="Taman Baca Polres Ende : Literasi dan Ibu Kapolda yang Kepincut Senja 1" srcset="https://endenews.com/wp-content/uploads/2023/11/SENJA-2-scaled.jpg 650w, https://endenews.com/wp-content/uploads/2023/11/SENJA-2-2048x1365.jpg 2048w, https://endenews.com/wp-content/uploads/2023/11/SENJA-2-768x512.jpg 768w, https://endenews.com/wp-content/uploads/2023/11/SENJA-2-1536x1024.jpg 1536w" sizes="(max-width: 2560px) 100vw, 2560px" /><figcaption id="caption-attachment-7108" class="wp-caption-text">Ketua bhayangkari Polda NTT, Vera Asadoma bersama rombongan memeriksa fasilitas usai peresmian taman baca Tatag Trawang Tungga, Polres Ende (08/11/23)</figcaption></figure>
<p>UNESCO bahkan menempatkan Indonesia berada di urutan ke 60 dari 61 negara soal minat baca.</p>
<p>Hal sama juga ditemukan pada sisi literasi digital. Tingkat literasi digital di Indonesia hanya sebesar 62%, paling rendah bahkan jika dibandingkan negara di ASEAN yang rata-rata mencapai 70%.</p>
<p>Karena itulah peningkatan literasi di daerah-daerah akan dengan sendirinya memperbaiki citra Indonesia di mata dunia. Peningkatan literasi selalu berjalan beriringan dengan ketersediaan fasilitas seperti taman-taman baca.</p>
<p>Oleh sebab itu Vera Asadoma mengapresiasi upaya Bhayangkari Polres Ende. Namun, tandasnya lagi, pembukaan taman baca harus diikuti dengan aspek ketersediaan buku dan akses untuk masyarakat.</p>
<p>Begitupun faktor perawatan taman baca yang mesti dicermati secara baik.</p>
<p>“Saya sudah sampaikan kepada ibu ketua cabang bhayangkari (Ibu Kapolres Ende), harus diperhatikan ketika nanti musim hujan. Karena ini taman baca, berarti <em>kan</em> banyak buku-buku, buku-buku itu sangat riskan kalau kena air,” sambungnya.</p>
<p><strong>Kepincut Senja</strong></p>
<p>Usai meresmikan taman baca, ia masuk melihat setiap sisi, berikut ketersediaan buku. Sejurus kemudian disadari olehnya, ada sinar jingga seolah berbisik di belakangnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA</strong></p>
<ul>
<li><span style="color: #ff0000;"><strong><a style="color: #ff0000;" href="https://endenews.com/berdarah-manado-dayak-profil-bupati-ende-pertama-mauritz-winokan/">Berdarah Manado-Dayak, Profil Bupati Ende Pertama, Mauritz Winokan</a></strong></span></li>
</ul>
<p>Istri Kapolda NTT ini pun berbalik. Ditatapnya sinar senja nan luas tengah menurun pelan saja di atas lautan. Terang cahaya jingga lembut tertatap di atas panorama lautan luas Pulau Ende.</p>
<p>Ia lantas memuji keindahan senja di taman baca sembari mengajak Dhana Ngurah Joni, istri Kapolres Ende, duduk bercengkrama menikmati senja.</p>
<p>Senja adalah ketenangan yang syahdu dan mendayu-dayu, barangkali itu yang dipahami Vera Asadoma, sehingga terlontar lagi pujian mengenai letak taman baca yang dirasa <em>klop</em> untuk menikmati buku-buku.</p>
<figure id="attachment_7109" aria-describedby="caption-attachment-7109" style="width: 2560px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class="wp-image-7109 size-full" src="https://endenews.com/wp-content/uploads/2023/11/SENJA-3-scaled.jpg" alt="Ketua bhayangkari Polres Ende, Dhana Ngurah Joni, menjelaskan pembangunan taman baca kepada ketua bhayangkari Polda NTT sambil menikmati panorama senja di taman baca Tatag Trawang Tungga, Polres Ende (08/11/23)" width="2560" height="1707" title="Taman Baca Polres Ende : Literasi dan Ibu Kapolda yang Kepincut Senja 2" srcset="https://endenews.com/wp-content/uploads/2023/11/SENJA-3-scaled.jpg 650w, https://endenews.com/wp-content/uploads/2023/11/SENJA-3-2048x1365.jpg 2048w, https://endenews.com/wp-content/uploads/2023/11/SENJA-3-768x512.jpg 768w, https://endenews.com/wp-content/uploads/2023/11/SENJA-3-1536x1024.jpg 1536w" sizes="(max-width: 2560px) 100vw, 2560px" /><figcaption id="caption-attachment-7109" class="wp-caption-text">Ketua bhayangkari Polres Ende, Dhana Ngurah Joni, menjelaskan pembangunan taman baca kepada ketua bhayangkari Polda NTT sambil menikmati panorama senja di taman baca Tatag Trawang Tungga, Polres Ende (08/11/23)</figcaption></figure>
<p><strong>BACA JUGA</strong></p>
<ul>
<li><span style="color: #ff0000;"><strong><a style="color: #ff0000;" href="https://endenews.com/mengenal-frans-gedowolo-bupati-ende-berlatar-belakang-militer/">Mengenal Frans Gedowolo, Bupati Ende Berlatar Belakang Militer</a></strong></span></li>
</ul>
<p>Taman baca Tata Trawang Tungga, Polres Ende, merupakan bentuk upaya bhayangkari Polres Ende meningkatkan minat baca di Kabupaten Ende. Taman baca ini terletak di ujung halaman Mapolres Ende, tepat di atas ketinggian Jalan Pahlawan, Kota Ende.</p>
<p>Posisi taman baca yang berada di ketinggian membuatnya nampak eksotis. Dari taman baca ini pengunjung dapat menikmati panorama pegunungan pada sisi kanan dan keindahan senja pada sisi kiri.</p>
<p>“Saya dan bapak Kapolres sebenarnya membuat taman baca di sini, terinspirasi dari <em>sunset</em> yang sangat indah di Pulau Ende, tepat sekali di tengah-tengah Pulau Ende,&#8221; kata ketua bhayangkari Polres Ende usai peresmian taman baca.</p>
<p>Dhana Ngurah Joni pun berharap keberadaan taman baca mampu memberi andil terhadap peningkatan literasi. Ia juga mempersilahkan masyarakat umum menikmati taman baca Tata Trawang Tungga. <strong>(AR/EN)</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/taman-baca-polres-ende-literasi-dan-ibu-kapolda-yang-kepincut-senja/">Taman Baca Polres Ende : Literasi dan Ibu Kapolda yang Kepincut Senja</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cuma di Detukeli, Hari Pahlawan Jadi Pesta Rakyat</title>
		<link>https://endenews.com/cuma-di-detukeli-hari-pahlawan-jadi-pesta-rakyat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[EndeNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Nov 2023 07:02:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Regional NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://endenews.com/?p=7096</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kecamatan Detukeli, tepatnya di Desa Watunggere Marilonga, peringatan Hari Pahlawan nampak istimewa dan amat berkesan....</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/cuma-di-detukeli-hari-pahlawan-jadi-pesta-rakyat/">Cuma di Detukeli, Hari Pahlawan Jadi Pesta Rakyat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kecamatan Detukeli, tepatnya di Desa Watunggere Marilonga, peringatan Hari Pahlawan nampak istimewa dan amat berkesan. Di desa itu, tiap tahun, Hari Pahlawan menjadi pesta rakyat bagi warga kecamatan.</p>
<p>Kecamatan Detukeli menjadi satu-satunya wilayah di Kabupaten Ende yang menggelar peringatan Hari Pahlawan layaknya pesta rakyat.  Amat berbeda dengan wilayah-wilayah lain yang mengisi peringatan Hari Pahlawan dengan rutinitas upacara resmi.</p>
<p><strong>BACA JUGA</strong></p>
<ul>
<li><span style="color: #ff0000;"><strong><a style="color: #ff0000;" href="https://endenews.com/bupati-ende-buka-festival-marilonga/">Bupati Ende Buka Festival Marilonga</a></strong></span></li>
</ul>
<p>Peringatan Hari Pahlawan di Watunggere, Detukeli, diadakan layaknya pesta rakyat. Aneka acara bernuansa reflektif dan hiburan digelar selama dua hari.</p>
<p>Kata Bupati Ende Djafar Achmad (10/11/23), rangkaian acara selama dua hari pada tahun ini akan menjadi agenda tetap Pemkab Ende. Tujuannya agar Marilonga, pejuang asal Watunggere, Detukeli, dikukuhkan sebagai pahlawan nasional.</p>
<p>Selain itu, rangkaian acara yang beraneka ragam akan menarik simpatik wisatawan sehingga menambah destinasi wisata sejarah di Kabupaten Ende.</p>
<p>“Kedepan harus lebih banyak peserta yang dilibatkan dengan kemasan acara yang lebih professional agar menjadi salah satu agenda kunjungan wisatawan,” tutur Bupati Djafar (10/11).</p>
<p><strong>BACA JUGA</strong></p>
<ul>
<li><span style="color: #ff0000;"><strong><a style="color: #ff0000;" href="https://endenews.com/galeri-foto-festival-marilonga-2023/">Galeri Foto Festival Marilonga 2023</a></strong></span></li>
</ul>
<p>Peringatan Hari Pahlawan di Detukeli diadakan layaknya pesta rakyat. Aneka acara bernuansa reflektif dan hiburan digelar selama dua hari.</p>
<p>Pada hari pertama, para undangan disuguhi pegelaran festival yang diberi nama Festival Marilonga. Festival dibuka pada malam hari dan berlangsung hingga tengah malam.</p>
<p>Kamu akan menikmati berbagai acara menarik seperti tari-tarian, dance, puisi dan masih banyak lagi.</p>
<p>Tapi ingat, setelah itu Kamu jangan baring dulu. Masih ada acara lagi. Setelah festival, acara dilanjutkan dengan malam renungan bertempat di makam pejuang asal Kabupaten Ende, Marilonga. Letaknya sekitar 50 meter dari lokasi festival.</p>
<p>Jalannya renungan akan mengubah malam Kamu jadi syahdu. Bupati Ende, forkompimda, bersama para tokoh masyarakat setempat melaksanakan renungan secara khikmat. Keheningan akan mengitari jalannya renungan.</p>
<p><strong>BACA JUGA</strong></p>
<ul>
<li><span style="color: #ff0000;"><strong><a style="color: #ff0000;" href="https://endenews.com/kalah-lawan-persebata-perse-tersingkir-dari-soeratin-cup-2023/">Kalah Lawan Persebata, Perse Tersingkir Dari Soeratin Cup 2023</a></strong></span></li>
</ul>
<p>Esoknya, tanggal 10 November, peringatan Hari Pahlawan dilanjutkan dengan upacara resmi. Bupati Ende akan memimpin upacara yang diikuti seluruh jajaran forkompinda beserta masyarakat ini.</p>
<p>Terik memang, apalagi dipertengahan upacara, namun tenang saja karena antusiasme warga setempat akan menyemangati Kamu.</p>
<p><em>Nah</em>, setelah itu,  ada makan bersama. <em>Keren</em>nya lagi, seluruh makanan yang berada di tenda-tenda disediakan oleh 13 desa di Kecamatan Detukeli.</p>
<p>Di sini Kamu bebas memilih makan sesuai selera. Silahkan saja karena memang disediakan untuk umum.</p>
<p>Rangkaian acara setelah itu akan semakin meriah. Masyarakat akan menari-nari mengikuti lantunan lagu dibawakan para penyanyi. Keceriaan, gelak tawa dan tari-tarian masyarakat menutup rangkaian acara peringatan Hari Pahlawan di Detukeli. <strong>(ARA/EN)</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/cuma-di-detukeli-hari-pahlawan-jadi-pesta-rakyat/">Cuma di Detukeli, Hari Pahlawan Jadi Pesta Rakyat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Galeri Foto Festival Marilonga 2023</title>
		<link>https://endenews.com/galeri-foto-festival-marilonga-2023/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[EndeNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Nov 2023 03:08:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Regional NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[festival marilonga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://endenews.com/?p=7081</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bupati Ende Djafar Achmad membuka festival Marilonga, Kamis 9 November 2023. Penyelenggaraan festival diadakan di...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/galeri-foto-festival-marilonga-2023/">Galeri Foto Festival Marilonga 2023</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Bupati Ende Djafar Achmad membuka festival Marilonga, Kamis 9 November 2023. Penyelenggaraan festival diadakan di Desa Watunggere Marilonga, Kecamatan Detukeli, Kabupaten Ende.</p>
<p>Penyelenggaraan festival berlangsung meriah dan menarik diisi tari-tarian, puisi, hingga modern dance. Festival Marilonga tahun ini melibatkan sejumlah pihak mulai dari para siswa hingga sanggar yang berada di Kecamatan Detukeli.</p>
<figure id="attachment_7088" aria-describedby="caption-attachment-7088" style="width: 2560px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class="size-full wp-image-7088" src="https://endenews.com/wp-content/uploads/2023/11/MG_2381-scaled.jpg" alt="MG 2381 scaled" width="2560" height="1707" title="Galeri Foto Festival Marilonga 2023 3" srcset="https://endenews.com/wp-content/uploads/2023/11/MG_2381-scaled.jpg 650w, https://endenews.com/wp-content/uploads/2023/11/MG_2381-2048x1365.jpg 2048w, https://endenews.com/wp-content/uploads/2023/11/MG_2381-768x512.jpg 768w, https://endenews.com/wp-content/uploads/2023/11/MG_2381-1536x1024.jpg 1536w" sizes="(max-width: 2560px) 100vw, 2560px" /><figcaption id="caption-attachment-7088" class="wp-caption-text">Prajurit Ana Fua dalam festival Marilonga</figcaption></figure>
<figure id="attachment_7086" aria-describedby="caption-attachment-7086" style="width: 2560px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-7086" src="https://endenews.com/wp-content/uploads/2023/11/MG_2411-scaled.jpg" alt="Bupati Ende tiba di lokasi festival disambut para tokoh masyarakat Detukeli" width="2560" height="1707" title="Galeri Foto Festival Marilonga 2023 4" srcset="https://endenews.com/wp-content/uploads/2023/11/MG_2411-scaled.jpg 650w, https://endenews.com/wp-content/uploads/2023/11/MG_2411-2048x1365.jpg 2048w, https://endenews.com/wp-content/uploads/2023/11/MG_2411-768x512.jpg 768w, https://endenews.com/wp-content/uploads/2023/11/MG_2411-1536x1024.jpg 1536w" sizes="auto, (max-width: 2560px) 100vw, 2560px" /><figcaption id="caption-attachment-7086" class="wp-caption-text">Bupati Ende tiba di lokasi festival Marilonga disambut para tokoh masyarakat Detukeli</figcaption></figure>
<figure id="attachment_7092" aria-describedby="caption-attachment-7092" style="width: 2560px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-7092" src="https://endenews.com/wp-content/uploads/2023/11/MG_2488-scaled.jpg" alt="Tari-tarian dalam festival Marilonga" width="2560" height="1707" title="Galeri Foto Festival Marilonga 2023 5" srcset="https://endenews.com/wp-content/uploads/2023/11/MG_2488-scaled.jpg 650w, https://endenews.com/wp-content/uploads/2023/11/MG_2488-2048x1365.jpg 2048w, https://endenews.com/wp-content/uploads/2023/11/MG_2488-768x512.jpg 768w, https://endenews.com/wp-content/uploads/2023/11/MG_2488-1536x1024.jpg 1536w" sizes="auto, (max-width: 2560px) 100vw, 2560px" /><figcaption id="caption-attachment-7092" class="wp-caption-text">Tari-tarian dalam festival Marilonga</figcaption></figure>
<figure id="attachment_7085" aria-describedby="caption-attachment-7085" style="width: 2560px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-7085" src="https://endenews.com/wp-content/uploads/2023/11/MG_2428-scaled.jpg" alt="Prajurit Ana Fua dalam festival Marilonga" width="2560" height="1707" title="Galeri Foto Festival Marilonga 2023 6" srcset="https://endenews.com/wp-content/uploads/2023/11/MG_2428-scaled.jpg 650w, https://endenews.com/wp-content/uploads/2023/11/MG_2428-2048x1365.jpg 2048w, https://endenews.com/wp-content/uploads/2023/11/MG_2428-768x512.jpg 768w, https://endenews.com/wp-content/uploads/2023/11/MG_2428-1536x1024.jpg 1536w" sizes="auto, (max-width: 2560px) 100vw, 2560px" /><figcaption id="caption-attachment-7085" class="wp-caption-text">Prajurit Ana Fua dalam festival Marilonga</figcaption></figure>
<figure id="attachment_7084" aria-describedby="caption-attachment-7084" style="width: 2560px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-7084" src="https://endenews.com/wp-content/uploads/2023/11/MG_2492-scaled.jpg" alt="Tari-tarian dalam festival Marilonga" width="2560" height="1707" title="Galeri Foto Festival Marilonga 2023 7" srcset="https://endenews.com/wp-content/uploads/2023/11/MG_2492-scaled.jpg 650w, https://endenews.com/wp-content/uploads/2023/11/MG_2492-2048x1365.jpg 2048w, https://endenews.com/wp-content/uploads/2023/11/MG_2492-768x512.jpg 768w, https://endenews.com/wp-content/uploads/2023/11/MG_2492-1536x1024.jpg 1536w" sizes="auto, (max-width: 2560px) 100vw, 2560px" /><figcaption id="caption-attachment-7084" class="wp-caption-text">Tari-tarian dalam festival Marilonga</figcaption></figure>
<figure id="attachment_7087" aria-describedby="caption-attachment-7087" style="width: 2560px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-7087" src="https://endenews.com/wp-content/uploads/2023/11/MG_2402-scaled.jpg" alt="MG 2402 scaled" width="2560" height="1707" title="Galeri Foto Festival Marilonga 2023 8" srcset="https://endenews.com/wp-content/uploads/2023/11/MG_2402-scaled.jpg 650w, https://endenews.com/wp-content/uploads/2023/11/MG_2402-2048x1365.jpg 2048w, https://endenews.com/wp-content/uploads/2023/11/MG_2402-768x512.jpg 768w, https://endenews.com/wp-content/uploads/2023/11/MG_2402-1536x1024.jpg 1536w" sizes="auto, (max-width: 2560px) 100vw, 2560px" /><figcaption id="caption-attachment-7087" class="wp-caption-text">Tari-tarian dalam festival Marilonga</figcaption></figure>
<figure id="attachment_7082" aria-describedby="caption-attachment-7082" style="width: 2560px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-7082" src="https://endenews.com/wp-content/uploads/2023/11/MG_2541-scaled.jpg" alt="MG 2541 scaled" width="2560" height="1707" title="Galeri Foto Festival Marilonga 2023 9" srcset="https://endenews.com/wp-content/uploads/2023/11/MG_2541-scaled.jpg 650w, https://endenews.com/wp-content/uploads/2023/11/MG_2541-2048x1365.jpg 2048w, https://endenews.com/wp-content/uploads/2023/11/MG_2541-768x512.jpg 768w, https://endenews.com/wp-content/uploads/2023/11/MG_2541-1536x1024.jpg 1536w" sizes="auto, (max-width: 2560px) 100vw, 2560px" /><figcaption id="caption-attachment-7082" class="wp-caption-text">Modern dance dalam festival Marilonga</figcaption></figure>
<figure id="attachment_7083" aria-describedby="caption-attachment-7083" style="width: 2560px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-7083" src="https://endenews.com/wp-content/uploads/2023/11/MG_2510-scaled.jpg" alt="MG 2510 scaled" width="2560" height="1707" title="Galeri Foto Festival Marilonga 2023 10" srcset="https://endenews.com/wp-content/uploads/2023/11/MG_2510-scaled.jpg 650w, https://endenews.com/wp-content/uploads/2023/11/MG_2510-2048x1365.jpg 2048w, https://endenews.com/wp-content/uploads/2023/11/MG_2510-768x512.jpg 768w, https://endenews.com/wp-content/uploads/2023/11/MG_2510-1536x1024.jpg 1536w" sizes="auto, (max-width: 2560px) 100vw, 2560px" /><figcaption id="caption-attachment-7083" class="wp-caption-text">Tari-tarian dalam festival Marilonga</figcaption></figure>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/galeri-foto-festival-marilonga-2023/">Galeri Foto Festival Marilonga 2023</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bupati Ende Buka Festival Marilonga</title>
		<link>https://endenews.com/bupati-ende-buka-festival-marilonga/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[EndeNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Nov 2023 02:21:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Regional NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[hari pahlwan di ende]]></category>
		<category><![CDATA[Marilonga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://endenews.com/?p=7073</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bupati Ende Djafar Achmad membuka festival Marilonga, Kamis 9 November 2023. Penyelenggaraan festival diadakan di...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/bupati-ende-buka-festival-marilonga/">Bupati Ende Buka Festival Marilonga</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Bupati Ende Djafar Achmad membuka festival Marilonga, Kamis 9 November 2023. Penyelenggaraan festival diadakan di Desa Watunggere Marilonga, Kecamatan Detukeli, Kabupaten Ende.</p>
<p>Festival Marilonga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Pahlawan yang digelar Pemkab Ende.</p>
<p><strong>BACA JUGA</strong></p>
<ul>
<li><span style="color: #ff0000;"><strong><a style="color: #ff0000;" href="https://endenews.com/identitas-2-warga-ntt-korban-kkb-terungkap/">Identitas 2 Warga NTT Korban KKB Terungkap</a></strong></span></li>
</ul>
<p>Penuturan Bupati Ende, festival Marilonga tak sekedar festival peringatan Hari Pahlawan. Lebih dari itu, kata dia, festival Marilonga juga diadakan sebagai upaya pemerintah memperjuangkan Marilonga sebagai pahlawan nasional.</p>
<p>Karena itu dirinya berharap berbagai upaya pemerintah mendapat pengakuan untuk mengukuhkan Marilonga sebagai pahlawan nasional.</p>
<p>“Ini merupakan upaya kita bersama, terimakasih untuk dukungan masyarakat, semoga pejuang kita Marilonga dikukuhkan menjadi pahlawan nasional,” kata Bupati Ende Djafar Achmad (09/11).</p>
<p>Festival Marilonga diharapkan juga menjadi salah satu varian destinasi wisata sejarah yang ada di Kabupaten Ende, sebut Djafar Achmad.</p>
<p>Oleh karena itu penyelenggaran festival akan diadakan setiap tahun untuk menarik angka kunjungan di Kecamatan Detukeli. Nantinya, kata Bupati Djafar, jika hal itu berhasil dilakukan maka angka kunjungan ke Detukeli terhubung dengan peningkatan ekonomi warga.</p>
<p>“Kedepan harus lebih banyak peserta yang dilibatkan dengan kemasan acara yang lebih professional agar menjadi salah satu agenda kunjungan wisatawan,” tuturnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA</strong></p>
<ul>
<li><span style="color: #ff0000;"><strong><a style="color: #ff0000;" href="https://endenews.com/intrik-di-konpres-perse-mikrofon-direbut-saat-pelatih-kritik-wasit/">Intrik di Konpres Perse, Mikrofon Direbut Saat Pelatih Kritik Wasit</a></strong></span></li>
</ul>
<p>Penyelenggaraan festival berlangsung meriah dan menarik diisi tari-tarian, puisi, hingga modern dance. Festival Marilonga tahun ini melibatkan sejumlah pihak mulai dari para siswa hingga sanggar yang berada di Kecamatan Detukeli.</p>
<p>Untuk diketahui, sosok Marilonga dikenal luas oleh masyarakat Kabupaten Ende sebagai seorang pejuang yang melawan penjajahan Belanda.</p>
<p>Marilonga dilahirkan kurang lebih sekitar tahun 1859 di Watunggere, kecamatan Detukeli, kabupaten Ende. Menurut Servas Mario Pati, <em>dkk</em> (2001), peperangan Marilonga melawan penjajahan Belanda dimulai sejak 1893 hingga tahun 1907 . <strong>(ARA/EN)</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/bupati-ende-buka-festival-marilonga/">Bupati Ende Buka Festival Marilonga</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jelang Peresmian, Pedagang Mulai Tempati Plaza Kuliner Pantai Kota Raja</title>
		<link>https://endenews.com/jelang-peresmian-pedagang-mulai-tempati-plaza-kuliner-pantai-kota-raja/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[EndeNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 May 2022 10:45:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai Kota Raja]]></category>
		<category><![CDATA[Penataan Pantai Kota Raja]]></category>
		<category><![CDATA[Peresmian Pantai Kota Raja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://endenews.com/?p=5201</guid>

					<description><![CDATA[<p>Para pedagang mulai menempati plaza kuliner di spot wisata Pantai Kota Raja, Kota Ende (23/5/22)....</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/jelang-peresmian-pedagang-mulai-tempati-plaza-kuliner-pantai-kota-raja/">Jelang Peresmian, Pedagang Mulai Tempati Plaza Kuliner Pantai Kota Raja</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Para pedagang mulai menempati plaza kuliner di spot wisata Pantai Kota Raja, Kota Ende (23/5/22). Lapak-lapak yang disediakan untuk berjualan telah diisi oleh para pedagang yang menawarkan berbagai jenis jajanan.</p>
<p>Plaza kuliner mulai digunakan menjelang peresmian spot wisata Pantai Kota Raja oleh Bupati Ende Djafar Achmad. Rencananya, spot wisata unggulan Kota Ende tersebut akan diresmikan pada esok hari, Selasa, 24 Mei 2022.</p>
<p>Aktivitas para pedagang mengisi lopo yang tersedia di Pantai Kota Raja terlihat sejak pagi hingga sore hari. Para pedagang terlihat sibuk membersihkan lopo masing-masing serta merias lopo dengan beragam aksesoris.</p>
<p>Untuk perlengkapan inti seperti meja dan kursi, para pedagang nampaknya tak perlu repot-repot sebab telah disediakan oleh pemerintah. Dinas Pariwisata menyediakan meja dan kursi yang ditempatkan di lopo plaza kuliner. Meja dan kursi juga diletakan pada sisi luar lopo persis di pagar kawasan yang menghadap ke bibir pantai.</p>
<p>Menjelang sore hari beberapa pedagang telah selesai menata lopo tempat mereka berjualan. Beberapa lopo plaza kuliner bahkan sudah mulai melayani permintaan pengunjung.</p>
<p>Kata salah seorang pengunjung, Siska, keberadaan para pedagang menambah daya tarik Pantai Kota Raja. Selama ini, kata dia, pengunjung kesulitan menemukan jajanan sehingga harus membeli di tempat lain sebelum mengunjungi spot tersebut. Adanya jajanan akan membuat betah pengunjung menikmati keindahan Pantai Kota Raja.</p>
<p>“Bagus, tambah ramai, jualan juga sudah ada. Kemarin-kemarin kalau mau ke sini, beli memang (jajanan) diluar baru ke sini. Kalau begini jadi betah. Pasti tambah ramai nanti,” ucapnya.</p>
<p>Plaza kuliner yang berada di spot wisata Pantai Kota Raja terdiri atas 6 buah lopo dengan posisi bangunan berderetan. Satu buah lopo di plaza kuliner digunakan oleh dua orang pedagang, sehingga secara keseluruhan terdapat 12 orang pedagang yang menempati 6 lopo di plaza kuliner.</p>
<p>Para pedagang ini mengikat kontrak kerjasama dengan pemerintah melalui Dinas Pariwisata Kabupaten Ende sebagai pengelola Pantai Kota Raja. Sebelum menempati lopo di plaza kuliner para pedagang telah melakukan pertemuan dengan Dinas Pariwisata membahas hal-hal penggunaan plaza kuliner.</p>
<p>Beberapa hal yang dibahas menyangkut penggunaan lopo, perawatan hingga besaran iuran yang disetorkan kepada dinas terkait. Mengenai iuran, kata salah satu pedagang yang enggan disebutkan namanya, disetorkan setiap bulan kepada pemerintah.</p>
<p>Plaza Kuliner sendiri dibangun pada tahun 2021 sebagai bagian dari program Pemkab Ende menata kawasan Pantai Kota Raja. Penataan Pantai Kota Raja rampung pada awal tahun ini dan telah dilakukan serah terima kepada pemerintah pada bulan Februari 2022. <strong>(ARA/EN)</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/jelang-peresmian-pedagang-mulai-tempati-plaza-kuliner-pantai-kota-raja/">Jelang Peresmian, Pedagang Mulai Tempati Plaza Kuliner Pantai Kota Raja</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sempat Terkendala Cuaca, Penataan Pantai Kota Raja Rampung</title>
		<link>https://endenews.com/sempat-terkendala-cuaca-penataan-pantai-kota-raja-rampung/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[EndeNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Feb 2022 13:34:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai Kota Raja]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai Ria Kota Ende]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://endenews.com/?p=4291</guid>

					<description><![CDATA[<p>Penataan Taman Wisata Pantai Kota Raja telah rampung dikerjakan Pemerintah Kabupaten Ende. Penataan spot wisata...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/sempat-terkendala-cuaca-penataan-pantai-kota-raja-rampung/">Sempat Terkendala Cuaca, Penataan Pantai Kota Raja Rampung</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Penataan Taman Wisata Pantai Kota Raja telah rampung dikerjakan Pemerintah Kabupaten Ende. Penataan spot wisata yang dikerjakan sejak tahun lalu ini sempat terkendala akibat cuaca ekstrim yang melanda Kabupaten Ende beberapa waktu lalu.</p>
<p>Penataan Taman Wisata Pantai Kota Raja dilakukan pemerintah untuk meningkatkan obyek wisata di Kota Ende sekaligus membuka ruang baru Pendapatan Asli Daerah atau PAD. Karena itu sejak tahun lalu Pemkab Kabupaten Ende melakukan penataan Taman Wisata Pantai Kota Raja dengan membangun plaza kuliner dan mempercantikan area tersebut.</p>
<p>Namun, penataan Taman Wisata Pantai Kota Raja sempat terkendala akibat cuaca ektrim pada awal tahun ini. Pihak pelaksana pekerjaan, PT Trisna Karya mengatakan, cuaca ekstrim yang melanda Kabupaten Ende mengakibatkan pengiriman material menjadi terhambat.</p>
<p>Material bangunan yang biasanya dikirim secara rutin setiap minggu tertunda jadi tertunda dua hingga tiga minggu. Pelaksana pekerjaan bahkan harus melakukan pengiriman material melalui jalur Labuan Bajo agar pekerjaan tidak terlalu terhambat.</p>
<p>“Awal tahun ini pekerjaan kami sempat terkendala cuaca sehingga menghambat pengiriman material. Kebutuhan material yang biasanya satu minggu sekali dikirim jadinya terhambat dua sampai tiga minggu,” kata Rikardus Riang Hetat, Kuasa Direktur PT Trisna Karya (20/2/22).</p>
<p>“Kami terpaksa lakukan pengiriman dari Labuan Bajo melalui jalur darat biar pekerjaan jangan tertunda terlalu lama,” sambungnya.</p>
<p>Sekarang ini, kata Rikardus, pekerjaan penataan Taman Wisata Pantai Kota Raja sudah rampung dan telah dilakukan serah terima.</p>
<p>Pantauan media ini di Pantai Kota Raja, lokasi yang menjadi salah satu spot wisata Kota Ende tersebut tertata rapih dan terlihat modern dengan adanya plaza kuliner, ornamen, dan lampu. Area pantai yang dulu dipenuhi rumput pun telah dipercantik dengan desain lantai.</p>
<p>Namun, beberapa warga di sekitar lokasi mengatakan, area Pantai Kota Raja sebaiknya segera digunakan sehingga menghindari pencurian atau aksi lain yang tidak bertanggung jawab lainnya. (ARA/EN)</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/sempat-terkendala-cuaca-penataan-pantai-kota-raja-rampung/">Sempat Terkendala Cuaca, Penataan Pantai Kota Raja Rampung</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Daftar 29 Motif Tenun di Ende yang Segera Miliki Hak Paten</title>
		<link>https://endenews.com/daftar-29-motif-tenun-di-ende-yang-segera-miliki-hak-paten/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[EndeNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Sep 2021 14:53:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Bapenda Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Ende Djafar Achmad]]></category>
		<category><![CDATA[Hak Paten Tenun Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Motif Tenun Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Nama-nama Motif Tenun Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Tenun Kelimara Ende]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://endenews.com/?p=3519</guid>

					<description><![CDATA[<p>Motif tenun di Kabaputen Ende sebagai salah satu Hak Kekayaan Inteletual (HAKI) sedang diproses untuk...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/daftar-29-motif-tenun-di-ende-yang-segera-miliki-hak-paten/">Daftar 29 Motif Tenun di Ende yang Segera Miliki Hak Paten</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Motif tenun di Kabaputen Ende sebagai salah satu Hak Kekayaan Inteletual (HAKI) sedang diproses untuk mendapat hak paten. Menurut Bupati Ende, Djafar Achmad, pihaknya tengah melakukan berbagai upaya melindungi kekayaan komunal masyarakat Ende tersebut.</p>
<p>Sejauh ini, sebagai Bupati, dirinya telah mengeluarkan Surat Keputusan tentang Pembentukan Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MIPG) dan telah melakukan pembicaraan dengan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementrian Hukum dan HAM, sebagai lembaga yang berwenang memberikan hak paten.</p>
<p>“Saya sudah menemui Kakanwil (Kepala Kantor Wilayah) Kementrian Hukum dan HAM Provinsi NTT. Kami berbicara tentang hak paten tenun Ende. Sekarang sedang kami proses,” kata Bupati Ende Djafar Achmad (21/09/21).</p>
<p>Lebih lanjut, menurut Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapeda) Kabupaten Ende, terdapat 29 motif tenun di Kabupaten Ende yang tengah diproses mendapatkan hak paten. Tenun motif Kelimara, Mangga, dan Soke Mata Lo’o termasuk didalamya.</p>
<p>Berikut ini daftar 29 motif tenun di Kabupaten Ende yang sedang diproses mendapatkan hak paten.</p>
<ol>
<li>Lawo Kelimara</li>
<li>Lawo Mangga</li>
<li>Lawo Mberhe atau Bele Kale</li>
<li>Lawo Soke Mata Lo’o</li>
<li>Mata Rote</li>
<li>Semba</li>
<li>Lawo Nggaja</li>
<li>Lawo Soke Mata Ria</li>
<li>Lawo Jara</li>
<li>Lawo Manu</li>
<li>Lawo Pundi</li>
<li>Lawo Nepa Mite</li>
<li>Lawo Nepa Tea</li>
<li>Lawo Pea</li>
<li>Lawo Pea Kanga</li>
<li>Lawo Tangga Kopo</li>
<li>Lawo Redu</li>
<li>Lawo Rote</li>
<li>Lawo Raga Kaju</li>
<li>Lawo Rati</li>
<li>Lawo Gami Tere Esa</li>
<li>Lawo Mata Anggo</li>
<li>Lawo Mite/Ragi Mite</li>
<li>Lawo Wea</li>
<li>Lawo Anadeo</li>
<li>Lawo Mogha</li>
<li>Lawo Mettu</li>
<li>Lawo Ine Pare</li>
<li>Mbanggo Te’e</li>
</ol>
<p>Mengenai proses hak paten terhadap motif tenun, Bapeda Kabupaten Ende mengonfirmasi bahwa sekarang ini telah sampai ke tahap validasi. Setelah itu baru didaftarkan di Kemenkum HAM.</p>
<p>Menurut Kepala Sub Bidang Penelitian dan Pengembangan Bapeda Ende, Albertus Valentinus Lama, rangkaian proses tersebut telah dimulai sejak bulan Mei tahun ini dan ditargetkan rampung sebelum akhir tahun. <strong>(ARA/EN)</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/daftar-29-motif-tenun-di-ende-yang-segera-miliki-hak-paten/">Daftar 29 Motif Tenun di Ende yang Segera Miliki Hak Paten</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Motif Tenun Kabupaten Ende Segera Miliki Hak Paten</title>
		<link>https://endenews.com/motif-tenun-kabupaten-ende-segera-miliki-hak-paten/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[EndeNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Sep 2021 12:42:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Bapenda Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Djafar Achmad]]></category>
		<category><![CDATA[Hak Paten Tenun Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Kanwil Kemenkum HAM NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Motif Tenun Ende]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://endenews.com/?p=3512</guid>

					<description><![CDATA[<p>Motif tenun di Kabaputen Ende sebagai salah satu Hak Kekayaan Inteletual (HAKI) sedang diproses untuk...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/motif-tenun-kabupaten-ende-segera-miliki-hak-paten/">Motif Tenun Kabupaten Ende Segera Miliki Hak Paten</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Motif tenun di Kabaputen Ende sebagai salah satu Hak Kekayaan Inteletual (HAKI) sedang diproses untuk mendapat hak paten. Menurut Bupati Ende, Djafar Achmad, pihaknya tengah melakukan berbagai upaya melindungi kekayaan komunal masyarakat Ende tersebut (21/09/21).</p>
<p>Sejauh ini, sebagai Bupati, dirinya telah mengeluarkan Surat Keputusan tentang Pembentukan Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MIPG). Sebuah forum yang akan menjamin keaslian, ciri, kualitas karakteristik dan memberikan perlindungan terhadap motif tenun Kabupaten Ende.</p>
<p>Selain itu, dirinya juga telah melakukan pembicaraan dengan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementrian Hukum dan HAM sebagai lembaga yang berwenang memberikan hak paten.</p>
<p>“Saya sudah menemui Kakanwil (Kepala Kantor Wilayah) Kementrian Hukum dan HAM Provinsi NTT. Kami berbicara tentang hak paten tenun Ende. Sekarang sedang kami proses,” kata Bupati Ende Djafar Achmad (21/09/21).</p>
<p>Terdapat 29 motif tenun di Kabupaten Ende yang sementara diproses mendapatkan hak paten. Jika tenun telah mendapatkan hak paten, lanjut Bupati Ende, dirinya berencana memproses hak paten untuk kekayaan daerah lain seperti pisang Barangan, ubi Nuabosi, dan Kopi.</p>
<p>“Itu mimpi besar saya. Saya ingin hak intelektual kita, warisan nenek-moyang, kita patenkan. Sehingga kalau orang luar tiru kita bisa gugat”.</p>
<p>Mengenai proses hak paten terhadap motif tenun, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapeda) Kabupaten Ende, mengonfirmasi bahwa sekarang ini telah sampai ke tahap validasi.</p>
<p>Menurut Kepala Sub Bidang Penelitian dan Pengembangan Bapeda Ende, Albertus Valentinus Lama, proses terhadap tenun telah dimulai sejak bulan Mei tahun ini. Secara garis besar terdapat tiga tahap yakni pembentukan forum Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MIPG), validasi lapangan, dan tahap terakhir pendaftaran di Kemenkum HAM.</p>
<p>Untuk tahap pertama, lanjut Valentinus, telah selesai dilakukan dengan dikeluarkan Surat Keputusan Bupati Ende tentang forum tersebut. MIPG merupakan forum yang terdiri dari kelompok-kelompok tenun ikat dan dinas terkait.</p>
<p>MIPG nantinya merupakan pemegang hak paten atau label beragam motif tenun Kabupaten Ende. Selain itu MIPG bertugas menjamin keaslian, kualitas, dan memberikan perlindungan terhadap motif tenun Kabupaten Ende.</p>
<p>Tahap kedua adalah validasi lapangan. Di tahap ini pemerintah menelusuri secara mendalam setiap motif tenun di Kabupaten Ende mulai dari asal, ciri, hingga narasi sejarah dari sebuah motif.</p>
<p>“Sekarang kami berada di tahap validasi. Cukup memakan waktu karena setiap motif mesti ditelusuri satu per satu. Apalagi menelusuri narasi sejarah suatu motif, tidak mudah,” jelas Valentinus. Setelah validasi selesai maka segera didaftarkan di Kemenkum HAM, tutupnya. <strong><em>(ARA/EN)   </em></strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/motif-tenun-kabupaten-ende-segera-miliki-hak-paten/">Motif Tenun Kabupaten Ende Segera Miliki Hak Paten</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Yuk, Kenal Putri Ekowisata NTT, Namanya Yalendini Evelin Nomleni</title>
		<link>https://endenews.com/yuk-kena-putri-ekowisata-ntt-namanya-yalendini-evelin-nomleni/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[EndeNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Sep 2021 13:59:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Regional NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Dekranasda NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Putri Ekowisata NTT 2021]]></category>
		<category><![CDATA[Taman Nasional Kelimutu]]></category>
		<category><![CDATA[Yalendini Evelin Nomleni]]></category>
		<category><![CDATA[Yudith Nomleni]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://endenews.com/?p=3495</guid>

					<description><![CDATA[<p>Yalendini Evelin Nomleni merupakan Putri Ekowisata Nusa Tenggara Timur tahun 2021. Gadis cantik kelahiran Kupang,...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/yuk-kena-putri-ekowisata-ntt-namanya-yalendini-evelin-nomleni/">Yuk, Kenal Putri Ekowisata NTT, Namanya Yalendini Evelin Nomleni</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Yalendini Evelin Nomleni merupakan Putri Ekowisata Nusa Tenggara Timur tahun 2021. Gadis cantik kelahiran Kupang, 19 Juni 2001 ini, akrab disapa Yudith. Yudith dipilih sebagai Putri Ekowisata tahun 2021 bersama Putra Ekowisata, Maurice Alberth Rihi.</p>
<p>Sekarang ini Yudith tengah menempuh pendidikan di Poltekes Kemenkes Kupang. Namanya tercatat di Program Studi Farmasi, semester V.</p>
<p>Baru-baru ini keduanya melakukan kunjungan di Kabupaten Ende. Kunjungan itu adalah bagian dari agenda pra event Pemilihan Putra-Putri Ekowisata Nasional yang sebentar lagi digelar di Ende.</p>
<p>Disela-sela kesibukannya Yudith meluangkan waktu berbagi pengalaman dengan media ini.</p>
<figure id="attachment_3496" aria-describedby="caption-attachment-3496" style="width: 2560px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-3496 size-full" src="https://endenews.com/wp-content/uploads/2021/09/SAVE_20210919_213342-scaled.jpg" alt="Putri Ekowisata NTT 2021, Yalendini Evelin &quot;Yudith&quot; Nomleni, melakukan pemotretan pra event di Taman Nasional Kelimutu (10/09/21, foto James Radar)" width="2560" height="1707" title="Yuk, Kenal Putri Ekowisata NTT, Namanya Yalendini Evelin Nomleni 11" srcset="https://endenews.com/wp-content/uploads/2021/09/SAVE_20210919_213342-scaled.jpg 650w, https://endenews.com/wp-content/uploads/2021/09/SAVE_20210919_213342-2048x1365.jpg 2048w, https://endenews.com/wp-content/uploads/2021/09/SAVE_20210919_213342-768x512.jpg 768w, https://endenews.com/wp-content/uploads/2021/09/SAVE_20210919_213342-1536x1024.jpg 1536w" sizes="auto, (max-width: 2560px) 100vw, 2560px" /><figcaption id="caption-attachment-3496" class="wp-caption-text">Putri Ekowisata NTT 2021, Yalendini Evelin &#8220;Yudith&#8221; Nomleni, melakukan pemotretan pra event di Taman Nasional Kelimutu (10/09/21, foto James Radar)</figcaption></figure>
<p>Cerita Yudith, dirinya telah mengenal dunia modeling sejak usia dini. Ketika masih di Sekolah Dasar, Yudith, diikutkan oleh orangtua di salah satu sanggar <em>Pageant</em> di Kota Kupang.</p>
<p>“Kenal dunia modeling dari kelas II Sekolah Dasar,” tuturnya. “Puji Tuhan itu karena dorongan mama”.</p>
<p>Dari sanggar itu Yudith melatih bakat dan keberaniannya di berbagai ajang. “Dari kecil sering lomba, di Kupang, Jakarta, sering ikut”.</p>
<figure id="attachment_3497" aria-describedby="caption-attachment-3497" style="width: 2560px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-3497 size-full" src="https://endenews.com/wp-content/uploads/2021/09/SAVE_20210919_213255-scaled.jpg" alt="Putri Ekowisata NTT 2021, Yalendini Evelin &quot;Yudith&quot; Nomleni, melakukan pemotretan pra event di Taman Nasional Kelimutu (10/09/21, foto James Radar)" width="2560" height="1707" title="Yuk, Kenal Putri Ekowisata NTT, Namanya Yalendini Evelin Nomleni 12" srcset="https://endenews.com/wp-content/uploads/2021/09/SAVE_20210919_213255-scaled.jpg 650w, https://endenews.com/wp-content/uploads/2021/09/SAVE_20210919_213255-2048x1365.jpg 2048w, https://endenews.com/wp-content/uploads/2021/09/SAVE_20210919_213255-768x512.jpg 768w, https://endenews.com/wp-content/uploads/2021/09/SAVE_20210919_213255-1536x1024.jpg 1536w" sizes="auto, (max-width: 2560px) 100vw, 2560px" /><figcaption id="caption-attachment-3497" class="wp-caption-text">Putri Ekowisata NTT 2021, Yalendini Evelin &#8220;Yudith&#8221; Nomleni, melakukan pemotretan pra event di Taman Nasional Kelimutu (10/09/21, foto James Radar)</figcaption></figure>
<p>Pada mulanya dunia modeling sekedar digunakan mengasah bakat dan kepercayaan diri. Semua berubah ketika dia mengikuti ajang Putra-Putri Tari tahun 2021. Dari sini Yudith merasa terpanggil ikut mempromosikan potensi daerah.</p>
<p>“Saya mulai serius sejak ikut ajang Putra-Putri Tari tahun 2021. Dari situ saya merasa terpanggil.”</p>
<p>Ajang itu benar-benar digunakan Yudith secara baik. “Saya ikuti semua rangkaian proses. Mulai dari karantina selama 3 hari, belajar, berbagi wawasan dengan teman, semuanya”.</p>
<p>Pada malam final, jerih-payah Yudith mulai memperlihatkan hasil. Yudith Nomleni meraih penghargaan kategori Putri Tari Best Performance di ajang itu.</p>
<figure id="attachment_3498" aria-describedby="caption-attachment-3498" style="width: 1707px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-3498 size-full" src="https://endenews.com/wp-content/uploads/2021/09/SAVE_20210919_213329-scaled.jpg" alt="Putri Ekowisata NTT 2021, Yalendini Evelin &quot;Yudith&quot; Nomleni, melakukan pemotretan pra event di Taman Nasional Kelimutu (10/09/21, foto James Radar)" width="1707" height="2560" title="Yuk, Kenal Putri Ekowisata NTT, Namanya Yalendini Evelin Nomleni 13" srcset="https://endenews.com/wp-content/uploads/2021/09/SAVE_20210919_213329-scaled.jpg 650w, https://endenews.com/wp-content/uploads/2021/09/SAVE_20210919_213329-1365x2048.jpg 1365w, https://endenews.com/wp-content/uploads/2021/09/SAVE_20210919_213329-768x1152.jpg 768w, https://endenews.com/wp-content/uploads/2021/09/SAVE_20210919_213329-1024x1536.jpg 1024w" sizes="auto, (max-width: 1707px) 100vw, 1707px" /><figcaption id="caption-attachment-3498" class="wp-caption-text">Putri Ekowisata NTT 2021, Yalendini Evelin &#8220;Yudith&#8221; Nomleni, melakukan pemotretan pra event di Taman Nasional Kelimutu (10/09/21, foto James Radar)</figcaption></figure>
<p>Beberapa waktu berselang dia dipilih oleh Dekranasda NTT mewakili Nusa Tenggara Timur di ajang Pemilihan Putri Ekowisata Nasional tahun 2021.</p>
<p>Sekarang ini, bersama Putra Ekowisata, keduanya terlibat dalam kampanye pariwisata berbasis ekosistem. Suatu budaya yang ingin dibangun kepada pelaku pariwisata agar mengedepankan aspek lingkungan.</p>
<p>Tak hanya itu Yudith juga dilibatkan dalam kampanye memerangi stunting dan gerakan menanam kelor. Semuanya, kata Yudith, bermanfat bagi kemajuan Nusa Tenggara Timur dan dia bahagia bisa ikut di dalam visi itu.</p>
<p>Yudith berharap ajang Pemilihan Putra-Putri Ekowisata di Ende nantinya dapat digunakan secara baik oleh seluruh pihak berkepentingan untuk mempromosikan potensi wisata di Kabupaten Ende. <strong>(ARA/EN)</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/yuk-kena-putri-ekowisata-ntt-namanya-yalendini-evelin-nomleni/">Yuk, Kenal Putri Ekowisata NTT, Namanya Yalendini Evelin Nomleni</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Neni, Pemilik Rumah Kopi, Pernah Ekspor 5 Ton Kopi ke Polandia</title>
		<link>https://endenews.com/neni-pemilik-rumah-kopi-pernah-ekspor-5-ton-kopi-ke-polandia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[EndeNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Sep 2021 11:28:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Cafe Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Cafe Rumah Kopi]]></category>
		<category><![CDATA[Florensia Reni Kumulasari]]></category>
		<category><![CDATA[Kopi Flores]]></category>
		<category><![CDATA[Kopi Watu Atu]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata Ende]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://endenews.com/?p=3483</guid>

					<description><![CDATA[<p>Geliat ekonomi kreatif di Kota Ende sedang mekar-mekarnya. Salah satu usaha yang kini marak adalah...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/neni-pemilik-rumah-kopi-pernah-ekspor-5-ton-kopi-ke-polandia/">Neni, Pemilik Rumah Kopi, Pernah Ekspor 5 Ton Kopi ke Polandia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Geliat ekonomi kreatif di Kota Ende sedang mekar-mekarnya. Salah satu usaha yang kini marak adalah café. Bagi warga Kota Ende, sekarang ini, mudah saja menemukan tempat ngopi dengan beragam proses dan aneka rasa.</p>
<p>Geliatnya, jika ditelusuri lebih dalam, ternyata tidak sebatas di Ende atau regional Nusa Tenggara Timur, melainkan telah menjangkau pasar di luar negeri. <em>Siapa nyana,</em> bidang usaha yang terlihat biasa-biasa saja justru memiliki daya pikat hingga manca negara.</p>
<p>Florensia Reni Kumalasari, akrab disapa Neni, bercerita bahwa dia pernah mengekspor 5 ton kopi ke Polandia. Neni adalah pemilik café “Rumah Kopi” yang terletak di Jalan Garuda, Kota Ende.</p>
<p>Pada tahun 2019, ia dihubungi dan diperkenalkan dengan seorang warga Polandia. Neni diminta memenuhi permintaan 5 ton kopi dari Flores.</p>
<p>“Saya punya bos (dulu) orang Polandia. Dia kenalkan saya dengan temannya, orang Polandia juga, dan dia mau ngambil banyak. 5 ton (kopi),” cerita Neni (17/09/21).</p>
<p>Neni kemudian mulai bekerja memenuhi pesanan. Proses mengumpulkan dilakukan di satu lahan kopi dan dia sendiri turun langsung mengecek kualitas. “Saya ambil dari satu lahan perkebunan dan itu memang sangat-sangat menguras tenaga,” tuturnya.</p>
<p>Apalagi kopi yang diminta jenis arabica yang <em>grade 1</em>. Maksud dari <em>grade 1</em>, jelas Neni, adalah kopi berkualitas dengan total kerusakan tidak lebih dari 5 persen. “Selain itu, ukurannya pun harus sama,” sambungnya.</p>
<p>Setelah bekerja selama dua minggu Neni akhirnya berhasil memenuhi permintaan.</p>
<p><strong>Dahulu Tak Mengerti Kopi</strong></p>
<p>Neni terlihat menikmati bisnis kopi yang tengah ia geluti. Lebih dari itu ia juga amat menguasai dunia kopi dari bibit, tanam, panen, hingga proses pengolahan.</p>
<p>Cerita Neni, dulunya dia tidak mengerti apa-apa tentang kopi. Sebelum menekuni bisnis ini Neni bekerja di Bali. Dia dipercayakan temannya mengurus Villa.</p>
<p>“Awal bekerja sebagai receptionist, terus lama-lama, <em>ya,</em> karena memang saya dilihat menguasai bahasa Inggris, saya diangkat sebagai manager”.</p>
<p>“Saya urus homestay yang lumayan besar di Sanur dengan 5 Villa,” lanjutnya.</p>
<p>Suatu ketika dia dikunjungi tamu dari Jerman. “Itu momen penting dalam hidup”. Lanjut Neni, si turis bertanya semua hal tentang kopi Flores yang dia sediakan di homestay. Neni tentu saja tidak bisa menjawab apa-apa. Si turis lalu berpesan agar dia mempelajarinya.</p>
<p>“Antara malu dan kepikiran. Dari situ saya kembali ke Bajawa”. Niatnya menguasai apapun mengenai kopi. Neni sering bolak-balik Bali-Bajawa setelah itu.</p>
<p>Di Bajawa Neni mengikuti alur kopi pada masa panen. Karena butuh waktu maka ia menginap di rumah warga. “Saya mencatat dari pagi sampai malam, mama (petani kopi) ini buat apa. Jadi kami ke kebun kopi, cara petiknya seperti apa, saya ikut pikul kopi”.</p>
<p>“Sampai proses pembuatan, <em>honey</em> bagaimana, <em>wine</em> bagaimana, <em>semi wash</em> kayak gimana, saya ikutin semua dan saya catat”.</p>
<p>Niat dan usahanya ternyata berbuah manis. Semua dimulai ketika bisnis perhotelan di Bali sepi akibat pandemi dan dia terpaksa berhenti. Pada saat yang sama, salah satu petani kopi di Bajawa, tempat dia belajar, membutuhkan uang dan hendak menjual lahan. Neni, tak lamban berpikir, dia membeli lahan itu dan dijadikannya kebun kopi.</p>
<p>Pada tahun 2020, merasa telah menguasai dunia kopi, Neni lantas membuka café di Jalan Garuda, Kota Ende, yang dia beri nama “Rumah Kopi”. Perlahan usahanya berkembang dan mulai dikenal orang. Saat ini dia telah menghasilkan <em>brand</em> yang dia beri nama, Watu Ata.</p>
<p>Neni bilang, usahanya sekarang benar-benar bikin betah. Bisnis ini dia nikmati seperti seseorang yang tengah menyeruput kopi.</p>
<p>“Saya urus kopi biarpun hasilnya kecil tapi saya menikmati. Beda dengan dulu, memang penghasilnya besar, tapi <em>yah</em> itu, tidak bisa menikmati”. <strong>(ARA/EN)</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/neni-pemilik-rumah-kopi-pernah-ekspor-5-ton-kopi-ke-polandia/">Neni, Pemilik Rumah Kopi, Pernah Ekspor 5 Ton Kopi ke Polandia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
