<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Ende &#8211; Ende News</title>
	<atom:link href="https://endenews.com/tag/gugus-tugas-penanganan-covid-19-kabupaten-ende/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://endenews.com</link>
	<description>Berita &#38; Budaya Kabupaten Ende</description>
	<lastBuildDate>Sat, 18 Jul 2020 04:16:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://endenews.com/wp-content/uploads/2023/10/cropped-512-100x75.png</url>
	<title>Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Ende &#8211; Ende News</title>
	<link>https://endenews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Laka Lena Bantu Ventilator Untuk 10 RS di NTT, Ini Daftarnya</title>
		<link>https://endenews.com/laka-lena-bantu-ventilator-untuk-10-rs-di-ntt-ini-daftarnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[EndeNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Jul 2020 03:56:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Melki Laka Lana Beri Bantuan di Kabupaten Ende]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Ende]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://endenews.com/?p=1162</guid>

					<description><![CDATA[<p>Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena, memberikan bantuan alat kesehatan untuk...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/laka-lena-bantu-ventilator-untuk-10-rs-di-ntt-ini-daftarnya/">Laka Lena Bantu Ventilator Untuk 10 RS di NTT, Ini Daftarnya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena, memberikan bantuan alat kesehatan untuk 52 rumah sakit dan 416 puskesmas di provinsi Nusa Tenggara Timur (18/7/20). Pemberian bantuan ini bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan RI.</p>
<p>Untuk Rumah Sakit, masing-masing mendapat bantuan Ventilator, APD Coverall 50 pcs, Masker 100 pcs dan Face Shield 6 pcs.</p>
<ul>
<li><span style="color: #333399;"><strong><span style="background-color: #ffffff;"><a style="background-color: #ffffff; color: #333399;" href="https://endenews.com/52-rumah-sakit-di-ntt-dapat-bantuan-dari-melki-laka-lena/"><em><span style="color: #000000;">BACA JUGA :</span> </em>52 Rumah Sakit di NTT Dapat Bantuan Dari Melki Laka Lena</a></span></strong></span></li>
</ul>
<p>Khusus untuk Ventilator, diberikan Laka Lena kepada 10 buah Rumah Sakit yang berada di NTT.</p>
<p>Ventilator merupakan alat yang menyediakan ventilasi mekanis dengan menggerakan udara, ke dalam dan ke luar paru-paru. Fungsinya sebagai alat bantu pernapasan amatlah berguna bagi pasien Covid-19, ketika mengalami gangguan pernapasan.</p>
<p>Harga Ventilator tak dapat dikatakan murah. Jika harga Alat Pelindung Diri (APD) dibandrol paling tinggi Rp 1 juta, maka Ventilator jauh melampaui itu. Harganya berkisar antara belasan hingga puluhan juta.</p>
<p>Barangkali karena harganya itu keberadaan alat ini di Rumah Sakit wilayah NTT masih dikatakan minim. Padahal, ketika pandemi Covid menyerang, alat Ventilator paling dibutuhkan.</p>
<ul>
<li><strong><span style="background-color: #ffffff; color: #333399;"><em><span style="color: #000000;">BACA JUGA :</span></em> <a style="background-color: #ffffff; color: #333399;" href="https://endenews.com/jenazah-tki-asal-kabupaten-ende-tiba-dari-malaysia/">Jenazah TKI Asal Kabupaten Ende Tiba Dari Malaysia</a></span></strong></li>
</ul>
<p>Pentingnya ketersediaan Ventilator dinilai Melki Laka Lena sebagai salah satu kebutuhan utama ditengah pandemi Covid-19. Karena itu Laka Lena berupaya mengirimkan Ventilator ke 10 Rumah Sakit yang berada di NTT.</p>
<p>Berikut ini daftar Rumah Sakit penerima bantuan Ventilator, berdasarkan rilis partai Golkar NTT.</p>
<ol>
<li>RSUD Waikabubak, Sumba Barat.</li>
<li>RSUD Pratama Reda Bolo, Sumba Barat Daya.</li>
<li>RSUD Umbu Rara Meha, Sumba Timur.</li>
<li>RSUD Naibonat, Kabupaten Kupang.</li>
<li>RSUD Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan.</li>
<li>RSUD Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara.</li>
<li>RSUD Mgr. Gabriel Manek, Kabupaten Belu.</li>
<li>RSU Penyangga Perbatasan Betun, Kabupaten Malaka.</li>
<li>RSUD Lewoleba, Kabupaten Lembata.</li>
<li>RSUD dr. Ben Mboi, Kabupaten Manggarai.</li>
</ol>
<p>Untuk diketahui, selain kepada 52 Rumah Sakit, Laka Lena juga memberi bantuan kepada 416 Puskemas di seluruh NTT. Setiap Puskesmas, masing-masing mendapat 10 pcs APD Coverall, Masker 50 pcs dan Face Shield 2 pcs. <strong><em>(ARA/EN)</em></strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/laka-lena-bantu-ventilator-untuk-10-rs-di-ntt-ini-daftarnya/">Laka Lena Bantu Ventilator Untuk 10 RS di NTT, Ini Daftarnya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>52 Rumah Sakit di NTT Dapat Bantuan Dari Melki Laka Lena</title>
		<link>https://endenews.com/52-rumah-sakit-di-ntt-dapat-bantuan-dari-melki-laka-lena/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[EndeNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Jul 2020 02:00:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Megy Sigasare]]></category>
		<category><![CDATA[Melki Laka Lana Beri Bantuan di Kabupaten Ende]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Ende]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://endenews.com/?p=1154</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ketua Komisi IX DPR RI yang juga Ketua DPD Partai Gorkar NTT, Emanuel Melkiades Laka...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/52-rumah-sakit-di-ntt-dapat-bantuan-dari-melki-laka-lena/">52 Rumah Sakit di NTT Dapat Bantuan Dari Melki Laka Lena</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Ketua Komisi IX DPR RI yang juga Ketua DPD Partai Gorkar NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena mengirimkan bantuan alat kesehatan kepad 52 Rumah Sakit di NTT. Bantuan tersebut diberikan bekerja sama Kementrian Kesehatan RI.</p>
<p>Selain 52 di Rumah Sakit, Laka Lena juga memberikan bantuan alat kesehatan kepada  416 Puskesmas yang ada di wilayah NTT.</p>
<ul>
<li><strong><span style="background-color: #ffffff; color: #003366;"><em><span style="color: #000000;">BACA JUGA :</span></em> <span style="color: #000080;"><a style="background-color: #ffffff; color: #000080;" href="https://endenews.com/gugus-tugas-siapkan-rapid-test-massal-warga-ende-tak-perlu-khawatir/">Gugus Tugas Siapkan Rapid Test Massal, Warga Ende Tak Perlu Khawatir</a></span></span></strong></li>
</ul>
<p>Bantuan tersebut diberikan guna membantu Rumah Sakit dan Puskesmas dalam menghadapi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung.</p>
<p>Terhadap 52 Rumah Sakit, Laka Lena memberi bantuan berupa Ventilator, APD Coverral 50 pc, Masker 100 pcs, dan Face Shield sebanyak 6 pcs.</p>
<p>Sedangkan, kepada 416 Puskesmas, masing-masing mendapat 10 pcs APD Coverall, Masker 50 pcs, dan Face Shield 2 pcs.</p>
<ul>
<li><strong><span style="background-color: #ffffff; color: #000080;"><em><span style="color: #000000;">BACA JUGA :</span></em> <a style="background-color: #ffffff; color: #000080;" href="https://endenews.com/angka-kematian-akibat-covid-19-ri-peringkat-6-dunia-nomor-1-di-asean/">Angka Kematian Akibat Corona: RI: Peringkat 6 Dunia, Nomor 1 di ASEAN</a></span></strong></li>
</ul>
<p>Untuk wilayah Kabupaten Ende, penyerahan bantuan dari Melki Laka Lena diwakili oleh anggota DPRD dari partai Golkar, Megy Sigasare.</p>
<p>Perempuan yang juga koordinanator Yayasan Tunas Muda NTT wilayah Ende ini, mengawali pemberian bantuan di RSUD Ende (18/7/20). Bantuan diterima langsung oleh Direktur RSUD Ende, dokter Aries Dwi Lestari.</p>
<p>Pada kesempatan tersebut, Megi Sigasare mengatakan, penyerahan bantuan tersebut merupakan wujud perhatian partai Golkar kepada para medis di Kabupaten Ende.</p>
<ul>
<li><strong><span style="background-color: #ffffff; color: #000080;"><em><span style="color: #000000;">BACA JUGA :</span></em> <a style="background-color: #ffffff; color: #000080;" href="https://endenews.com/profil-kapolres-ende-akbp-albertus-andreana/">Profil Kapolres Ende, AKBP Albertus Andreana</a></span></strong></li>
</ul>
<p>Tambah Megy, kendati Kabupaten Ende bukan merupakan Daerah Pemilihan (Dapil) dari Melki Laka Lena, perhatiannya tetaplah sama. Menurut Megy, Melki Laka Lena melihat NTT secara utuh dan tanpa memilah-milah.</p>
<p>‘Pak Melki tidak sekedar peduli dengan Daerah Pemilihannya saja, tetapi dia memikirkan NTT,” kata Megy.</p>
<p>Selesai memberikan bantuan di RSUD Ende,  Megy, didampingi Wakil Ketua I DPD Partai Goklar, Kasmirus Bhara Beri mengelilingi Puskemas-puskemas di Kota Ende. <strong><em>(ARA/EN)</em></strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/52-rumah-sakit-di-ntt-dapat-bantuan-dari-melki-laka-lena/">52 Rumah Sakit di NTT Dapat Bantuan Dari Melki Laka Lena</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Angka Kematian Akibat Covid 19: RI Peringkat 6 Dunia, Nomor 1 di ASEAN</title>
		<link>https://endenews.com/angka-kematian-akibat-covid-19-ri-peringkat-6-dunia-nomor-1-di-asean/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[EndeNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Jul 2020 05:16:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Covid 19]]></category>
		<category><![CDATA[Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Ende]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://endenews.com/?p=1127</guid>

					<description><![CDATA[<p>Angka kematian akibat Covid-19 di Indonesia terus meningkat. beberapa hari lalu, pada 15 Juli 2020,...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/angka-kematian-akibat-covid-19-ri-peringkat-6-dunia-nomor-1-di-asean/">Angka Kematian Akibat Covid 19: RI Peringkat 6 Dunia, Nomor 1 di ASEAN</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Angka kematian akibat Covid-19 di Indonesia terus meningkat. beberapa hari lalu, pada 15 Juli 2020, angka kematian akibat Covid-19 memecah rekor, dengan 87 korban meninggal hanya dalam satu hari.</p>
<p>Tingginya angka kematian amat memprihatikan, penelitian oleh salah satu organisasi bahkan menemukan, angka kematian akibat Covid-19 di Indonesia menempati urutan ke 6 di dunia.</p>
<ul>
<li><strong><span style="background-color: #ffffff; color: #003366;"><em><span style="color: #000000;">BACA JUGA :</span></em> <a style="background-color: #ffffff; color: #003366;" href="https://endenews.com/jenazah-tki-asal-kabupaten-ende-tiba-dari-malaysia/">Jenazah TKI Asal Kabupaten Ende Tiba Dari Malaysia</a></span></strong></li>
</ul>
<p>Tingkat kematian dalam persen biasa disebut sebagai Case Fatality Rate (CFR). CFR biasa dihitung dengan membagi angka kematian dengan total kasus positif, kemudian dikalikan 100.</p>
<p>Perbandingan CFR antarnegara yang dikeluarkan oleh <em>Our World in Data</em>, mendapati Indonesia termasuk jawara dalam kasus kematian. Berdasarkan situs nirlaba yang bermarkas di Inggris itu, Indonesia menempati urutan 6 dunia, diakses pada 13 Juli 2020.</p>
<ul>
<li><strong><span style="background-color: #ffffff; color: #003366;"><em><span style="color: #000000;">BACA JUGA :</span></em> <a style="background-color: #ffffff; color: #003366;" href="https://endenews.com/profil-kapolres-ende-akbp-albertus-andreana/">Profil Kapolres Ende, AKBP Albertus Andreana</a></span></strong></li>
</ul>
<p>Dari hitungan organisasi <em>Our World in Data</em>, kasus kematian akibat Covid-19 di Indonesia bahkan mengalahkan Amerika Serikat, Jerman, dan Jepang. Berikut data urutan angka kematian tertinggi di seluruh dunia.</p>
<ol>
<li>Prancis : 17, 57 %</li>
<li>Inggris : 15, 48 %</li>
<li>Italia : 14, 38 %</li>
<li>China : 5, 45 %</li>
<li>Iran : 4, 99 %</li>
<li>Indonesia 4, 76 %</li>
</ol>
<p>Di Asia Tenggara (ASEAN), CFR Indonesia paling tinggi. CFR Indonesia mengalahkan Filipina dan Brunai. Dan berikut ini data urutan CFR di ASEAN pada 13 Juli 2020.</p>
<ol>
<li>Indonesia : 4, 76 %</li>
<li>Filipina : 2, 73 %</li>
<li>Brunai : 2,13 %</li>
<li>Malaysia : 1, 4 %</li>
<li>Singapura : 0,06 %</li>
<li>Vietnam : 0</li>
</ol>
<ul>
<li><span style="background-color: #ffffff;"><strong><span style="color: #003366;"><em><span style="color: #000000;">BACA JUGA : </span></em><a style="background-color: #ffffff; color: #003366;" href="https://endenews.com/medan-ekstrim-pengerjaan-jalan-reka-wolokota-sempat-cederai-1-prajurit-kodim/">Medan Ekstrim, Pengerjaan Jalan Reka-Wolokota Sempat Cederai 1 Prajurit Kodim</a></span></strong></span></li>
</ul>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/angka-kematian-akibat-covid-19-ri-peringkat-6-dunia-nomor-1-di-asean/">Angka Kematian Akibat Covid 19: RI Peringkat 6 Dunia, Nomor 1 di ASEAN</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gugus Tugas Siapkan Rapid Test Massal, Warga Ende Tak Perlu Khawatir</title>
		<link>https://endenews.com/gugus-tugas-siapkan-rapid-test-massal-warga-ende-tak-perlu-khawatir/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[EndeNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Jun 2020 13:19:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Ende Djafar Ahmad]]></category>
		<category><![CDATA[Dokter Muna Fatma]]></category>
		<category><![CDATA[Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Gugus Tugas Siapkan Rapid Test Massal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://endenews.com/?p=928</guid>

					<description><![CDATA[<p>Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Ende tengah merencanakan mengadakan Rapid Test massal kepada warga Kabupaten...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/gugus-tugas-siapkan-rapid-test-massal-warga-ende-tak-perlu-khawatir/">Gugus Tugas Siapkan Rapid Test Massal, Warga Ende Tak Perlu Khawatir</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Ende tengah merencanakan mengadakan Rapid Test massal kepada warga Kabupaten Ende. Hal tersebut terungkap dalam rapat Gugus Tugas yang digelar di ruangan Bupati Ende, hari ini, 25 Juni 2020.</p>
<ul>
<li><strong><span style="background-color: #ffffff; color: #003366;"><em><span style="color: #000000;">BACA JUGA : </span></em><a style="background-color: #ffffff; color: #003366;" href="https://endenews.com/belum-dua-bulan-menjabat-kapolres-ende-dimutasi-menjadi-kapolres-demak/">Belum Dua Bulan Menjabat, Kapolres Ende Dimutasi Menjadi Kapolres Demak</a></span></strong></li>
</ul>
<p>Rapat yang dipimpin langsung oleh Bupati Ende Djafar Ahmad, membicarakan kesiapan Gugus Tugas menjelang dilaksanakan Rapid Test massal. Sekarang ini Gugus Tugas tengah mengupayakan sosialisasi guna mempersiapkan masyarakat.</p>
<p>Sosialisasi akan digelar dengan melibatkan beberapa instansi termasuk Polres Ende dan Kodim 1602. Dengan adanya sosialisasi diharapkan masyarakat tak perlu cemas atau khawatir secara berlebih.</p>
<p><strong>Proses Rapid Massal</strong></p>
<p>Juru bicara Gugus Tugas, dokter Muna Fatma yang diwawancarai usai rapat mengatakan, proses Rapid Test massal akan dilakukan di beberapa kecamatan.</p>
<p>Di kecamatan-kecamatan itu akan diambil beberapa sampel secara acak guna memastikan bahwa Kabupaten Ende benar-benar telah menjadi zona hijau. Atau tanpa kasus positif covid-19.</p>
<p>&#8220;Secara data, pasien positif memang kita sudah nol. Tetapi pemerintah Kabupaten Ende harus betul-betul memastikan bahwa covid-19 di Kabupaten Ende bisa dikendalikan,” jelas dokter Muna.</p>
<ul>
<li><strong><span style="background-color: #ffffff; color: #003366;"><em><span style="color: #000000;">BACA JUGA :</span></em> <a style="background-color: #ffffff; color: #003366;" href="https://endenews.com/cerita-haru-para-pejuang-kemanusiaan-di-ende/">Cerita Haru Para Pejuang Kemanusiaan di Ende</a></span></strong></li>
</ul>
<p>Dalam proses memastikan Kabupaten Ende bersih dari pasien covid-19 diperlukan sampel-sampel yang diambil secara acak. Ini demi menjauhkan kekhawatiran warga akan adanya Orang Tanpa Gejala (OTG).</p>
<p>Karena itu Rapid Test massal yang tengah direncanakan akan dilakukan di lebih dari satu kecamatan. Menurut dokter Muna Fatma, Rapid Test Massal mulanya akan dilakukan di beberapa kecamatan yang sebelumnya terdapat pasien covid-19.</p>
<p>“Kita melakukan pengambilan Rapid tetapi secara acak. Terutama di wilayah-wilayah yang kemarin sempat terkonfirmasi adanya pasien positif,” jelasnya.</p>
<p><strong>Tidak Perlu Dikarantina</strong></p>
<p>Dokter Muna menambahkan, proses Rapid kepada warga akan dilaksanakan sesederhana mungkin. Masyarakat Ende akan dimudahkan dalam proses Rapid nantinya.</p>
<p>Dirinya mencontohkan, jika ditemukan adanya hasil reaktif maka terbuka kemungkinan tidak dilakukan karantina. Para pasien reaktif bisa melakukan karantina mandiri di rumah apabila hanya ditemukan gejala ringan.</p>
<p>“Bahwa tidak harus kita karantina secara terpusat, kalau dia tanpa gejala. Yang harus kita karantina atau isolasi kalau yang gejalanya berat,” kata dokter Muna.</p>
<p>Mengenai waktu pelaksanaan Rapid Test massal dirinya belum dapat memastikan. Dokter Muna sekedar menjelaskan pelaksanaan Rapid akan dilakukan setelah proses sosialisasi dirasa telah optimal. <strong><em> (ARA/EN) </em></strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/gugus-tugas-siapkan-rapid-test-massal-warga-ende-tak-perlu-khawatir/">Gugus Tugas Siapkan Rapid Test Massal, Warga Ende Tak Perlu Khawatir</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cerita Haru Para Pejuang Kemanusiaan di Ende</title>
		<link>https://endenews.com/cerita-haru-para-pejuang-kemanusiaan-di-ende/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[EndeNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 May 2020 05:06:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Ende]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Kabupaten Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala BPBD Ende Sebastianus Bele]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://endenews.com/?p=891</guid>

					<description><![CDATA[<p>Malam hari, Kota Ende nampak lengang. Warga Kota agak cemas kalau keluar rumah. Takut kena...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/cerita-haru-para-pejuang-kemanusiaan-di-ende/">Cerita Haru Para Pejuang Kemanusiaan di Ende</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Malam hari, Kota Ende nampak lengang. Warga Kota agak cemas kalau keluar rumah. Takut kena corona.</p>
<p>Disaat lengang, ternyata ada aktivitas di kantor BPBD. Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kabupaten Ende. Belasan orang berkumpul di situ. Mereka dipanggil mendadak oleh pimpinan.</p>
<p>“Sekarang juga harap berkumpul di kantor,” kira-kira begitu bunyi arahan. Si pemberi arahan adalah atasan mereka. Namanya, Ida Muda Mite, sekretaris BPBD.</p>
<p>Pukul 21.00 Wita, arahan berikutnya muncul. Mereka diminta menjemput pasien reaktif di Numba. Beberapa dari mereka lantas kenakan APD. Yang lain siap kelengkapan.</p>
<p>Satu orang diantara mereka tiba-tiba kasih berita buruk. Antiseptik tinggal sedikit. Tidak cukup membersihkan mereka semua, setelah bersentuhan dengan pasien reaktif &#8211; sesuai protap. Raut wajah mendadak gelisah. Khawatir. Takut pulang rumah bawa penyakit.</p>
<p>Akhirnya mereka putuskan keliling Kota cari antiseptik. Satu apotik di Jalan Melati bilang antiseptik habis. Begitupun yang lain. Semua mengaku kehabisan antiseptik. Disaat sama pesan <em>Watsapp</em> dari pimpinan berdatangan. Tanyakan posisi mereka.</p>
<p>Mereka dilema. Antara tetap berangkat atau batal.</p>
<p>Untuk menenangkan situasi mereka berunding sejenak. Gelisah memang masih nampak. Dan di dalam perasaan itulah, mereka berdiri melingkar, berdoa.</p>
<p>“Waktu itu kami sudah pasrah. Kalau niat kami baik, Tuhan pasti bantu,” kata Ito Wadhi, salah satu personil BPBD (22/5/20).</p>
<p>Benar kata orang bijak, niat tulus dan usaha pasti didengar Tuhan. Saat menaiki mobil, salah satu personil tiba-tiba melihat ada antiseptik di <em>joke</em> mobil. Kaget! Mereka senang bukan main. Penjemputan akhirnya dilakukan.</p>
<p><strong>Personil TRC – BPBD</strong></p>
<p>Itulah salah satu kisah haru personil Tim Reaksi Cepat (TRC) di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kabupaten Ende.</p>
<p>TRC merupakan tim tanggap darurat. Sebelum pandemi corona, mereka bertugas menangani bencana alam. Banjir, pohon tumbang, tanah longsor, adalah beberapa yang sering ditangani.</p>
<p>Ketika masa pandemi dan dikeluarkan keputusan pembentukan Tim Gugus Tugas, pekerjaan mereka dialihkan. Tetap tangani bencana tapi dalam bentuk lain. Yang pasti, lebih berat dari sebelumnya.</p>
<p>Menurut Kepala BPBD, Sebastianus Bele (27/5/20), di kantornya, tim ini berjumlah 21 orang. Sebanyak 18 orang bertugas dilapangan, sedang 3 sisanya bantu administrasi di Posko Gugus Tugas.</p>
<p>18 orang petugas di lapangan terdiri atas 12 tenaga honorer dan 6 orang ASN. Dalam melaksanakan tugas mereka dibagi dalam dua divisi. Kedaruratan dan Logistik. Kendati di lapangan nantinya, mereka sulit dibedakan karena selalu saling membantu, lintas divisi.</p>
<p><strong>Sulit di Lapangan</strong></p>
<p>Setelah masuk dalam Tim Gugus Tugas, pada mulanya personil BPBD melakukan pekerjaan ringan. Menyemprot disinvektan di obyek vital, seperti Rumah Ibadah salah satunya. Itupun tidak setiap hari.</p>
<p>Namun, setelah ditentukan Stadion Marilonga sebagai lokasi observasi, tensi kerjaan perlahan naik. Inilah penanda bagi momen super sibuk yang sekarang tengah dijalani. Sejak penentuan lokasi observasi panggilan darurat datang silih berganti. Serba emergency.</p>
<p>Mulanya mereka melakukan penyemprotan kepada pelaku perjalanan di lokasi observasi. Setiap hari pasti ada warga datang dari luar yang ditangani. Mereka bekerja dari pagi hingga sore. Kadang sampai malam hari.</p>
<p>Tak lama berselang, datang puluhan orang klaster Lambelu. Pekerjaan bertambah. Kali ini tak hanya penyemprotan. Mereka juga ditugaskan menyiapkan lokasi karantina di Rujab Bupati Ende.</p>
<p>Cerita Beni Soladopo, salah satu personil BPBD, tensi kerjaan memuncak ketika menangani klaster Gowa dan Magetan.</p>
<p>Tanggal 2 Mei 2020 klaster Gowa jalani <em>rapid test</em> di Stadion Marilonga. Ditanggal itu, personil BPBD sudah ada di sana sejak pukul 15.00 Wita. Mereka bersiap lakukan penyemprotan disinvektan.</p>
<p>Selesai penyemprotan warga klaster Gowa diminta menunggu, ada <em>rapid test</em> setelah itu. Sambil menunggu, mereka dipersilahkan menikmati hidangan buka puasa.</p>
<p>Lanjut Beni, kira-kira pukul 18.00 Wita, salah seorang warga klaster Gowa naik pitan. Dia tiba-tiba marah dan menolak <em>rapid test</em>. Alasanya, dia sudah melewati masa inkubasi dan tidak menunjukan gejala.</p>
<p>Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, dan Kepolisian coba menenangkannya. Tapi tidak dipedulikan. Adu mulut jadi tak terhindarkan. “Waktu itu pak Yulius sempat suara keras,” kata Beni (23/5/20). Yulius, anggota Kodim 1602 Ende, adalah penanggung jawab lokasi observasi. Yulius bentak, minta klaster Gowa taati protap.</p>
<p>Kira-kira pukul 21.00 hasil rapid telah diketahui. 5 orang dinyatakan reaktif. Personil BPBD ditugasi lakukan pemindahan ke RSUD. Selesai pemindahan, pukul 22.30 WITA, personil kembali ke Stadion Marilonga. Tugas baru telah menanti.</p>
<p>Di Stadion Marilonga, sekretaris BPBD, Ida Muda Mite, minta para personil siapkan lokasi karantina di Rujab. Ida tahu personil capek, dia minta pembersihan dilakukan pagi hari. Personil menolak. Lebih cepat lebih baik, kata mereka.</p>
<p>Pembersihan dilakukan malam itu juga. Selesai sekitar pukul 02.30 Wita.</p>
<p>Beratnya beban kerja dan kesulitan ketika di lapangan kerap menerjang mereka. Contoh lain, saat hendak membersihan Pustu Paunda, sebagai lokasi karantina.</p>
<p>Saat itu personil BPBD sempat dicegat warga. ‘Sekitar 20 orang,” ingat Beni. Warga datang menolak Pustu di daerah mereka itu dijadikan tempat karantina. Syukur, salah satu personil BPDB berasal dari Paupanda. Si personil berhasil menenangkan warga.</p>
<p>Lain contoh ketika datang perintah lakukan pembersihan di Balai Latihan Ketenagakerjaan (BLK). Mereka bekerja secara marathon. Dari bersih-bersih hingga siapkan 30 tempat tidur.</p>
<p>“Tapi itu tempat (BLK) sudah lama tidak dirawat. Susah membersihkan seluruh, apalagi waktu cuma 1 hari,” kata Beni.</p>
<p>Akan tetapi, itu adalah kesalahan fatal menurut beberapa pihak. Dua hari berselang DPRD Ende dan orangtua warga karantina mengamuk di Posko Gugus Tugas. Tempat karantina jorok, tidak layak ditempati, kritik mereka.</p>
<p>Di luar itu, beberapa pekerjaan lain juga ditimpali kepada mereka. Ketika diinformasikan adanya penemuan mayat di Stadion Marilonga, tanggal 14 Mei, personil BPBD dipanggil mendadak. Mereka diminta melakukan penyemprotan disinvektan dan mengevakuasi jenazah ke RSUD.</p>
<p>“Kami diminta karena waktu itu penyebab kematian belum diketahui,” kata Ida Muda Mite, sekretaris BPBD Ende (25/5/20).</p>
<p><strong>Kerja Berat, Gaji Kecil</strong></p>
<p>Siang hari, tanggal 13 Mei, datang informasi dari Kupang. Isinya, 1 orang  warga Ende terkonfirmasi terpapar covid 19.</p>
<p>Informasi mengejutkan itu tentu saja diikuti dering di <em>handphone </em>mereka masing-masing. Ada panggilan mendadak, lagi. Mereka diperintahkan siang itu juga lakukan penyemprotan di gedung DPRD Ende.</p>
<p>Ketua DPRD Ende, Fransiskus Taso memantau langsung jalannya proses. Ketika selesai, dia tanya personil soal gaji. Para personil BPBD (honorer/non ASN) lantas menjawab secara polos. Jawaban mereka bikin ketua dewan kaget.</p>
<p>Menurut ketua Fransiskus Taso, besaran gaji yang mereka sebutkan, lebih kecil ketimbang gaji yang diterima honorer di kantor DPRD. Padahal beban kerja lebih berat dihadapi personil BPBD.</p>
<p>Ketika dikonfimasi <em>Ende News</em> soal gaji, beberapa personil BPBD menolak menjawab. Mereka hanya mengatakan diluar itu ada uang lembur yang dibayar per hari.</p>
<p>Lagipula, masih menurut para honorer di BPBD, mereka akan tetap berjuang demi Kabupaten Ende, meskipun tidak ada kenaikan gaji. “Demi kemanusiaan,” kata salah satu personil bernama Arman.</p>
<p>Para pejuang kemanusiaan ini hanya berharap warga Kabupaten Ende mengikuti protokol kesehatan dan mempermudah pekerjaan mereka di lapangan. <strong><em>(ARA/EN)</em></strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/cerita-haru-para-pejuang-kemanusiaan-di-ende/">Cerita Haru Para Pejuang Kemanusiaan di Ende</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gugus Tugas Kirim 15 Sampel Swab:  6 Untuk Pastikan Negatif Corona</title>
		<link>https://endenews.com/gugus-tugas-kirim-15-sampel-swab-6-untuk-pastikan-negatif-corona/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[EndeNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 May 2020 06:21:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Dokter Muna Fatma]]></category>
		<category><![CDATA[Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Klaster Gowa di Kabupaten Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Klaster Magetan di Kabupaten Ende]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://endenews.com/?p=871</guid>

					<description><![CDATA[<p>Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Ende telah mengirimkan 15 sampel, untuk uji swab di Kupang...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/gugus-tugas-kirim-15-sampel-swab-6-untuk-pastikan-negatif-corona/">Gugus Tugas Kirim 15 Sampel Swab:  6 Untuk Pastikan Negatif Corona</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Ende telah mengirimkan 15 sampel, untuk uji <em>swab</em> di Kupang (20/5/20). Pengiriman ini tercatat mengalami kenaikan. Sebelumnya, dikonfirmasi pada tanggal 18 Mei, Gugus Tugas merencakan <span style="background-color: #ffffff; color: #003366;"><a style="background-color: #ffffff; color: #003366;" href="https://endenews.com/gugus-tugas-segera-kirim-7-sampel-swab-ke-kupang/">akan mengirim 7 sampel swab ke Kupang</a></span>.</p>
<p>Dengan pengiriman ini maka total sampel yang dikirim pada tahap ketiga, bukan lagi 7 melainkan sebanyak 15 sampel.</p>
<p>Dokter Muna Fatma yang diwawancara tanggal 21 Mei 2020, mengatakan, pengiriman tersebut bukan hanya untuk memastikan positif corona. Melainkan, diantara 15 sampel itu terdapat sampel untuk uji negatif. Artinya, sampel tersebut berasal dari pasien positif corona.</p>
<ul>
<li><strong><span style="background-color: #ffffff; color: #003366;"><em><span style="color: #000000;">BACA JUGA :</span></em> <a style="background-color: #ffffff; color: #003366;" href="https://endenews.com/sholat-idul-fitri-di-lapangan-pancasila-ende-tidak-diselenggarakan/">Sholat Idul Fitri di Lapangan Pancasila Ende Tidak Diselenggarakan</a></span></strong></li>
</ul>
<p>Dirinya merincikan, dari 15 sampel, terdapat 9 sampel yang akan uji positif covid-19. Ke 9 sampel dimaksud, dipastikan dokter Muna, merupakan sampel pengembangan klaster Gowa. “Yang lebih banyak berasal dari Nangpanda,” tambahnya.</p>
<p>Lalu, sisanya sebanyak 6 sampel, dikirim untuk mengetahui apakah mereka telah negatif covid-19. Sampel-sampel itu milik 6 pasien yang kini diisolasi di RSUD Ende.</p>
<p>Terkait 6 sampel itu, jelas dokter Muna, untuk mengetahui apakah pasien masih terinveksi atau tidak, perlu dipastikan melalui uji <em>swab</em>. Itulah sebabnya sampel para pasien kembali dikirim ke Kupang.</p>
<ul>
<li><strong><span style="background-color: #ffffff; color: #003366;"><em><span style="color: #000000;">BACA JUGA :</span></em> <a style="background-color: #ffffff; color: #003366;" href="https://endenews.com/gugus-tugas-pastikan-eks-lambelu-di-ende-tidak-diperiksa-ulang/">Gugus Tugas Pastikan, Eks Lambelu di Ende Tidak Diperiksa Ulang</a></span></strong></li>
</ul>
<p>Untuk diketahui, pengiriman 15 sampel tersebut tercatat sebagai pengiriman tahap ketiga.</p>
<p>Sebelumnya, pada tahap pertama Gugus Tugas mengirim 6 sampel. Dan pada tahap kedua, dikirim 16 sampel untuk uji <em>swab. </em></p>
<p>Seperti diketahui, 6 sampel pada tahap pertama, terdiri atas 5 sampel klaster Gowa dan 1 sampel hasil pengembangan klaster Gowa. Hasil uji <em>swab</em> menemukan 1 sampel positif terinveksi covid-19.</p>
<p>Lalu, 16 sampel yang dikirim pada tahap kedua, terdiri dari 5 sampel klaster Magetan, 4 sampel reaktif dari Laboratorium Mahardhika, dan sisanya adalah sampel pengembangan klaster Gowa.</p>
<p>Hasil uji <em>swab</em> untuk pengiriman tahap kedua juga telah dikeluarkan. Uji <em>swab</em> ini menemukan 5 sampel positif covid-19. Dengan rincian, 3 sampel dari pengembangan Klaster Gowa, dan 2 sampel klaster Magetan. <strong><em>(ARA/EN)</em></strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/gugus-tugas-kirim-15-sampel-swab-6-untuk-pastikan-negatif-corona/">Gugus Tugas Kirim 15 Sampel Swab:  6 Untuk Pastikan Negatif Corona</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gugus Tugas Segera Kirim 7 Sampel Swab ke Kupang</title>
		<link>https://endenews.com/gugus-tugas-segera-kirim-7-sampel-swab-ke-kupang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[EndeNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 May 2020 05:02:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Dokter Muna Fatma]]></category>
		<category><![CDATA[Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Klaster Gowa di Kabupaten Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Klaster Magetan di Kabupaten Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Sampel Swab Kabupaten Ende]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://endenews.com/?p=858</guid>

					<description><![CDATA[<p>Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Ende, segera mengirim 7 sampel swab untuk dilakukan tes di...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/gugus-tugas-segera-kirim-7-sampel-swab-ke-kupang/">Gugus Tugas Segera Kirim 7 Sampel Swab ke Kupang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Ende, segera mengirim 7 sampel <em>swab</em> untuk dilakukan tes di Kupang. Pengiriman ini menyusul telah selesainya tes <em>swab</em> terhadap 16 sampel yang dikirim sebelumnya.</p>
<ul>
<li><span style="color: #003366;"><strong><span style="background-color: #ffffff;"><em><span style="color: #000000;">BACA JUGA :</span></em> <a style="background-color: #ffffff; color: #003366;" href="https://endenews.com/6-kasus-positif-corona-di-ende-nangapanda-terbanyak/">6 Kasus Positif Corona di Ende, Nangapanda Terbanyak</a></span></strong></span></li>
</ul>
<p>Menurut juru bicara Gugus Tugas, dokter Muna Fatma (19/5/20), sebenarnya pengiriman terhadap 7 sampel <em>swab</em> sudah dilakukan. Namun, pihaknya terpaksa menunda pengiriman lantaran angkutan Feri belum beroparasi.</p>
<p>“Untuk sementara Feri belum bisa berlayar mengingat faktor cuaca,” kata dokter Muna.</p>
<p>Dirinya memastikan 7 sampel yang akan dikirim ini, semuanya berasal dari pengembangan klaster Gowa. Sampel dikirim setelah <em>rapid test</em> sebanyak dua kali menunjukan hasil reaktif.</p>
<ul>
<li><strong><span style="background-color: #ffffff; color: #003366;"><em><span style="color: #000000;">BACA JUGA :</span></em> <a style="background-color: #ffffff; color: #003366;" href="https://endenews.com/gugus-tugas-pastikan-eks-lambelu-di-ende-tidak-diperiksa-ulang/">Gugus Tugas Pastikan, Eks Lambelu di Ende Tidak Diperiksa Ulang</a></span></strong></li>
</ul>
<p>Jika telah dikirim, maka 7 sampel ini akan tercatat sebagai pengiriman tahap ketiga. Sebelumnya, pada tahap pertama Gugus Tugas mengirim 6 sampel. Dan pada tahap kedua, telah dikirim 16 sampel untuk uji <em>swab.</em></p>
<p>Seperti diketahui, 6 sampel <em>swab</em> pada tahap pertama, terdiri atas 5 sampel klaster Gowa dan 1 sampel hasil pengembangan klaster Gowa. Hasil uji <em>swab</em> menemukan 1 sampel positif terinveksi covid-19.</p>
<p>Lalu, 16 sampel yang dikirim pada tahap kedua, terdiri dari 5 sampel klaster Magetan, 4 sampel dari Laboratorium Mahardhika, dan sisanya adalah sampel hasil pengembangan klaster Gowa.</p>
<p>Hasil uji <em>swab</em> terhadap 16 sampel itupun telah dikeluarkan. Uji <em>swab</em> menemukan 5 sampel positif covid-19. Dengan rincian 3 sampel dari pengembangan Klaster Gowa, dan 2 sampel klaster Magetan.</p>
<ul>
<li><strong><span style="background-color: #ffffff; color: #003366;"><em><span style="color: #000000;">BACA JUGA : </span></em><a style="background-color: #ffffff; color: #003366;" href="https://endenews.com/sholat-idul-fitri-di-lapangan-pancasila-ende-tidak-diselenggarakan/">Sholat Idul Fitri di Lapangan Pancasila Ende Tidak Diselenggarakan</a></span></strong></li>
</ul>
<p>Mengenai kapan 7 sampel <em>swab </em>tahap ketiga  akan dikirim, dokter Muna Fatma tidak dapat memastikan. “Kami masih menunggu, transportasi tercepat mana yang bisa kita pakai untuk mengirim sampel <em>swab</em> ke Provinsi,” jelas dokter Muna. <strong><em>(ARA/EN)</em></strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/gugus-tugas-segera-kirim-7-sampel-swab-ke-kupang/">Gugus Tugas Segera Kirim 7 Sampel Swab ke Kupang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>TKI Akan Tiba di Ende, Gugus Tugas: Rata-rata Dari Malaysia</title>
		<link>https://endenews.com/tki-akan-tiba-di-ende-gugus-tugas-rata-rata-dari-malaysia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[EndeNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 May 2020 14:56:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala RSUD Ende Dokter Aries Dwi Lestari]]></category>
		<category><![CDATA[Pekerja Migran Asal Kabupaten Ende]]></category>
		<category><![CDATA[TKI Asal Kabupaten Ende]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://endenews.com/?p=842</guid>

					<description><![CDATA[<p>Gugus Tugas Penangan Covid-19 Kabupaten Ende, mengonfirmasi bahwa Kabupaten Ende akan kedatangan Tenaga Kerja Indonesia...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/tki-akan-tiba-di-ende-gugus-tugas-rata-rata-dari-malaysia/">TKI Akan Tiba di Ende, Gugus Tugas: Rata-rata Dari Malaysia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Gugus Tugas Penangan Covid-19 Kabupaten Ende, mengonfirmasi bahwa Kabupaten Ende akan kedatangan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dari luar negeri. Menurut dokter Muna Fatma (19/5/20), pihaknya telah melakukan rapat guna menyiapkan kedatangan para TKI.</p>
<p>“Kami baru bahas di rapat hari Jumat (15/4) terkait dengan rencana kedatangan pekerja migran,” kata dokter Muna.</p>
<ul>
<li><strong><span style="background-color: #ffffff; color: #003366;"><em><span style="color: #000000;">BACA JUGA :</span></em> <a style="background-color: #ffffff; color: #003366;" href="https://endenews.com/gugus-tugas-pastikan-eks-lambelu-di-ende-tidak-diperiksa-ulang/">Gugus Tugas Pastikan, Eks Lambelu di Ende Tidak Diperiksa Ulang</a></span></strong></li>
</ul>
<p>Kepulangan para pekerja migran terjadi secara besar-besaran sejak pertengahan bulan April. Dirangkum media ini, hingga tanggal 9 Mei, Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), melaporkan sebanyak 126.742 pekerja migran telah kembali ke Indonesia.</p>
<p>Menurut juru bicara Gugus Tugas, dokter Muna Fatma, dalam waktu para TKI akan tiba di Nusa Tenggara Timur. “Mereka rata-rata berasal dari Malaysia,” jelasnya.</p>
<p>Ditanyai mengenai berapa jumlah pekerja migran asal Kabupaten Ende, dokter Muna belum dapat memastikan. Sekarang ini pihaknya masih berkoordinasi dengan beberapa instansi terkait guna melakukan pendataan.</p>
<p>Selain pendataan, pihak Gugus Tugas juga menyiapkan penyesuaian terhadap protokol kesehatan. Misalnya <em>rapid test</em> dan lokasi karantina.</p>
<p>“Malaysia juga sudah merupakan zona merah untuk covid-19, sehingga nanti kita akan siapkan untuk <em>rapid test</em>nya,” kata dokter Muna.</p>
<p>Lalu, terkait lokasi karantina, hasil rapat pada hari Jumat telah menentukan 3 lokasi karantina.</p>
<ul>
<li><strong><span style="background-color: #ffffff; color: #003366;"><span style="color: #000000;"><em>BACA JUGA : </em></span><a style="background-color: #ffffff; color: #003366;" href="https://endenews.com/6-kasus-positif-corona-di-ende-nangapanda-terbanyak/">6 Kasus Positif Corona di Ende, Nangapanda Terbanyak</a></span></strong></li>
</ul>
<p>Di RSUD Ende akan menjadi tempat isolasi atau karantina, bagi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan orang terkonfirmasi positif.</p>
<p>Sedangkan Rujab Bupati Ende dan Stadion Marilonga akan menjadi tempat karantina bagi orang yang didapati reaktif hasil <em>rapid test</em>.</p>
<p>“Jadi kami baru berbicara (dalam rapat) terkait data dan apa yang kami harus siapkan untuk protokol kesehatan. Terkait dengan kebijakan, apa yang akan dilakukan Pemerintah Kabupaten Ende, nanti kita dengar sendiri dari bapak Bupati,” pungkasnya. <strong><em>(ARA/EN)</em></strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/tki-akan-tiba-di-ende-gugus-tugas-rata-rata-dari-malaysia/">TKI Akan Tiba di Ende, Gugus Tugas: Rata-rata Dari Malaysia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gugus Tugas Pastikan, Eks Lambelu di Ende Tidak Diperiksa Ulang</title>
		<link>https://endenews.com/gugus-tugas-pastikan-eks-lambelu-di-ende-tidak-diperiksa-ulang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[EndeNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 May 2020 13:19:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Dokter Muna Fatma]]></category>
		<category><![CDATA[Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Klaster Gowa di Kabupaten Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Klaster Lambelu di Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Klaster Magetan di Kabupaten Ende]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://endenews.com/?p=836</guid>

					<description><![CDATA[<p>Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Ende memastikan bahwa penumpang eks KM Lambelu di Kabupaten Ende...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/gugus-tugas-pastikan-eks-lambelu-di-ende-tidak-diperiksa-ulang/">Gugus Tugas Pastikan, Eks Lambelu di Ende Tidak Diperiksa Ulang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Ende memastikan bahwa penumpang eks KM Lambelu di Kabupaten Ende tidak diperiksa ulang. Hal tersebut disampaikan juru bicara Gugus Tugas, dokter Muna Fatma (19/5/20), menjawab desakan publik yang kini merebak<em>.</em></p>
<ul>
<li><strong><span style="background-color: #ffffff; color: #003366;"><em><span style="color: #000000;">BACA JUGA :</span></em> <a style="background-color: #ffffff; color: #003366;" href="https://endenews.com/6-kasus-positif-corona-di-ende-nangapanda-terbanyak/">6 Kasus Positif Corona di Ende, Nangapanda Terbanyak</a></span></strong></li>
</ul>
<p>Untuk diketahui, di Kabupaten Ende tengah merebak desakan agar Gugus Tugas melakukan uji <em>swab</em> terhadap eks Lambelu. Desakan muncul pertama kali ketika Gugus Tugas mengonfirmasi 1 orang positif covid-19 dari pengembangan klaster Gowa.</p>
<p>Terhadap permintaan ini Gugus Tugas memiliki penjelasan medis. Menurut dokter Muna, pihaknya telah melakukan penanganan sesuai protokol kesehatan.</p>
<p>Jelasnya, penumpang Lambelu telah dipantau bahkan sebelum tiba di Kabupaten Sikka. Ketika turun dari kapal, mereka dibatasi dan tidak dibiarkan berbaur dengan publik.</p>
<p>Pemda Ende bahkan mengirim angkutan khusus ke Kabupaten Sikka guna menjemput penumpang asal Ende.</p>
<ul>
<li><strong><span style="background-color: #ffffff; color: #003366;"><em><span style="color: #000000;">BACA JUGA :</span></em> <a style="background-color: #ffffff; color: #003366;" href="https://endenews.com/simak-cara-rsud-ende-menangani-pasien-positif-covid-19/">Simak, Cara RSUD Ende Menangani Pasien Positif Covid-19</a></span></strong></li>
</ul>
<p>Perlakuan terhadap mereka tidak berubah ketika tiba di Ende. Para penumpang eks Lambelu tetap dibatasi dari publik. Mereka langsung di observasi di Stadion Marilonga lalu menjalani karantina di Rujab Bupati Ende setelahnya.</p>
<p>Dalam masa karantina, penumpang eks Lambelu menjalani <em>rapid test</em> sebanyak dua kali. Hasilnya, dari 22 orang, 1 orang dinyatakan reaktif sedang sisanya, non reaktif. 1 orang reaktif tersebut kemudian diisolasi di RSUD Ende.</p>
<p>Mengenai 21 orang yang dinyatakan negatif hasil <em>rapid test</em>, kata dokter Muna, mengacu pada stadart pemeriksaan yang berlaku, tidak perlu dilakukan tes <em>swab</em>. Atau dengan kata lain, telah dipastikan tidak terpapar covid-19, sesuai acuan medis.</p>
<p>“Kami menggunakan protokol kesehatan yang dikeluarkan WHO (World Health Organization) dan Kementrian Kesehatan. Kalau kita mengambil <em>rapid test</em> dengan hasil reaktif, maka kita lakukan lanjutannya yaitu (tes) <em>swab</em>. Tapi Kalau <em>rapid</em>nya non reaktif, maka tidak perlu dilakukan tes <em>swab</em>,” jelas dokter Muna.</p>
<ul>
<li><strong><span style="background-color: #ffffff; color: #003366;"><em><span style="color: #000000;">BACA JUGA :</span></em> <a style="background-color: #ffffff; color: #003366;" href="https://endenews.com/21-eks-penumpang-lambelu-di-ende-dipulangkan-1-masih-dikarantina/">21 Eks Penumpang Lambelu di Ende Dipulangkan, 1 Masih Dikarantina</a></span></strong></li>
</ul>
<p>Karena itu terhadap 1 orang reaktif hasil <em>rapid test</em> ditindak lanjuti dengan tes <em>swab</em>. Hasil uji <em>swab</em> menyatakan negatif covid-19.</p>
<p>“Setelah hasil <em>swab</em>nya kita terima, kita lepas dari ruang isolasi Rumah Sakit. Dengan Surat Keterangan yang menyatakan bahwa, sudah dilakukan <em>swab</em> dengan hasil negatif,” ujarnya.</p>
<p>Dokter Muna juga kembali menekankan bahwa pihaknya hanya melayani <em>rapid test</em> dan <em>swab</em> sesuai dengan kebutuhan. Bukan karena keinginan. <strong><em>(ARA/EN)</em></strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/gugus-tugas-pastikan-eks-lambelu-di-ende-tidak-diperiksa-ulang/">Gugus Tugas Pastikan, Eks Lambelu di Ende Tidak Diperiksa Ulang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>6 Kasus Positif Corona di Ende, Nangapanda Terbanyak</title>
		<link>https://endenews.com/6-kasus-positif-corona-di-ende-nangapanda-terbanyak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[EndeNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 May 2020 09:04:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[6 Kasus Positif Corona di Ende Nangapanda Terbanyak]]></category>
		<category><![CDATA[Dokter Muna Fatma]]></category>
		<category><![CDATA[Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Klaster Gowa di Kabupaten Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Klaster Magetan di Kabupaten Ende]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://endenews.com/?p=822</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kabupaten Ende kembali menambah jumlah pasien terkonfirmasi positif covid-19. Hari ini, Selasa 19 Mei 2020,...</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/6-kasus-positif-corona-di-ende-nangapanda-terbanyak/">6 Kasus Positif Corona di Ende, Nangapanda Terbanyak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kabupaten Ende kembali menambah jumlah pasien terkonfirmasi positif covid-19. Hari ini, Selasa 19 Mei 2020, tercatat penambahan sebanyak 2 orang dinyatakan positif. Hal tersebut disampaikan juru bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Ende, dokter Muna Fatma.</p>
<ul>
<li><strong><span style="background-color: #ffffff; color: #003366;"><em><span style="color: #000000;">BACA JUGA : </span></em><a style="background-color: #ffffff; color: #003366;" href="https://endenews.com/4-kasus-positif-corona-di-ende-3-berasal-dari-satu-rumah/">4 Kasus Positif Corona  di Ende, 3 Berasal Dari Satu Rumah</a></span></strong></li>
</ul>
<p>Dengan pembahan tersebut maka total pasien positif covid-19 di Kabupaten Ende menjadi 6 orang. Setelah sehari sebelumnya berjumlah 4 orang.</p>
<p>2 orang yang dikonfirmasi positif hari ini, menurut dokter Muna Fatma berasal dari klaster Magetan. Dan, masih termasuk dalam 16 sampel yang dikirim ke Kupang pada 10 Mei 2020.</p>
<p>Untuk diketahui, rincian 16 sampel yang dikirim ke Kupang guna uji <em>swab </em>terdiri dari, 4 sampel reaktif <em>rapid test</em> dari Laboratorium Mahardhika, 5 sampel klaster Magetan, dan 7 sampel dari klaster Gowa.</p>
<p>Hasil uji <em>swab </em>16 sampel tersebut dikeluarkan oleh Gugus Tugas Provinsi NTT secara bertahap. Pada Senin, 18 Mei 2020, dikeluarkan hasil <em>swab</em> bagi 14 sampel. Hasilnya terdapat 3 terkonfirmasi positif.</p>
<p>Hari ini, Selasa 19 Mei 2020 dikeluarkan lagi 2 sampel sisanya. Hasilnya, ke 2 sampel tersebut dinyatakan positif covid-19.</p>
<p><strong>Peta Sebaran Kecamatan</strong></p>
<p>Menurut juru bicara Gugus Tugas, dokter Muna Fatma, sebaran peta asal kecamatan pasien positif, ada di luar dan di dalam Kota Ende.</p>
<p>Dirinya merincikan, sebanyak 4 pasien positif terdahulu berasal dari kecamatan Nangapanda.</p>
<p>Lalu, 2 orang pasien positif yang terkonfirmasi hari ini berasal dari dalam Kota Ende. “Satu pasien positif berasal dari kecamatan Ende Selatan, satu pasien lagi berasal dari kecamatan Ende Timur,” jelas dokter Muna.</p>
<ul>
<li><strong><span style="background-color: #ffffff; color: #003366;"><em><span style="color: #000000;">BACA JUGA :</span></em> <a style="background-color: #ffffff; color: #003366;" href="https://endenews.com/simak-cara-rsud-ende-menangani-pasien-positif-covid-19/">Simak, Cara RSUD Ende Menangani Pasien Positif Covid-19</a></span></strong></li>
</ul>
<p>Lanjutnya, perkembangan terkini dari 2 orang yang terkonfirmasi positif hari ini, telah dipindahkan ke ruangan isolasi RSUD Ende. <strong><em>(ARA/EN)</em></strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://endenews.com/6-kasus-positif-corona-di-ende-nangapanda-terbanyak/">6 Kasus Positif Corona di Ende, Nangapanda Terbanyak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://endenews.com">Ende News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
